Advertisement
Source : ik.trn.asia

5 Contoh Ancaman Kerusakan Keanekaragaman Hayati dan Cara Melestarikannya

Keanekaragaman hayati perlu dirawat agar ekosistem tetap terjaga, namun ada ancaman yang tetap membanyangi. Apa saja itu? Baca di sini.

23 Juli 2024 Fajar Laksana

3. Penggunaan Pestisida secara Berlebihan

Selanjutnya yang menjadi contoh ancaman kerusakan keanekaragaman hayati adalah penggunaan pestisida yang secara berlebihan.

Penggunaan pestisida umumnya digunakan di sektor-sektor pertanian atau perikanan.

Pestisida digunakan sebagai media pencegah munculnya hama, atau upaya untuk mematikan hama.

Hanya saja, apabila digunakan secara berlebihan maka akan menimbulkan kerusakan pada ekosistem, tanah yang menjadi beracun, air yang menjadi beracun, hingga hewan-hewan menjadi mati akibat tidak dapat beradaptasi, padahal penggunaan pestisida tidak ditujukan pada hewan tersebut.

4. Datangnya Spesies Asing

Salah satu contoh ancaman kerusakan keanekaragaman hayati yang bisa jadi tidak disadari adalah faktor datangnya spesies asing.

Munculnya spesies asing artinya adalah adanya suatu spesies yang sebenarnya tidak berasal dari ekosistem tersebut, dan entah bagaimana caranya spesies tersebut tiba di ekosistem yang dimaksud.

Kasus paling nyata dari ancaman datangnya spesies asing adalah sempat viralnya kasus kemunculan ikan Arapaima pada beberapa tahun yang lalu.

Munculnya ikan Arapaima menyebabkan banyak spesies ikan lokal mati, bahkan sebagian berpindah jauh akibat ikan Arapaima yang memang mengancam ekosistem sungai lokal.

Usut punya usut, ikan Arapaima tersebut ternyata sengaja dilepaskan oleh sekelompok masyarakat yang beranggapan bahwa ikan Arapaima tidak akan merusak ekosistem.

5. Industrialisasi

Contoh ancaman kerusakan keanekaragaman hayati terakhir yang diulas di dalam artikel ini adalah industrialisasi.

Mengakui atau tidak, industrialisasi memang mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar, namun memiliki risiko berupa rusaknya lingkungan sekitar apabila luaran atau limbah industrinya tidak terkelola dengan baik.

Industri yang ilegal, pengelolaan limbah yang buruk, hingga pemerintah yang abai bisa menjadi pokok masalah bahwa industrialisasi tidak selamanya mendatangkan manfaat positif untuk masyarakat.

Bahkan, bisa jadi dampak negatifnya punya rasio yang lebih besar daripada manfaat positif yang diberikan oleh industri.

Cara Melestarikan Keanekaragaman Hayati

Di atas telah disebutkan berbagai contoh ancaman kerusakan keanekaragaman hayati, selanjutnya yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana caranya mengantisipasi agar ancaman yang ada di atas tidak sampai terjadi.

Hal-hal yang bisa dilakukan dapat dilakukan dari sektor kebijakan politik, pengawasan yang lebih ketat, keterlibatan masyarakat dan komunitas, hingga penerapan sanksi secara tegas.

Halaman:

Advertisement