104 Contoh Asesmen Diagnostik Non Kognitif Jenjang SD, Lengkap!
Dapatkan referensi contoh asesmen diagnostik non kognitif jenjang SD pada artikel berikut ini.
Contoh Asesmen Diagnostik Non Kognitif Stimulasi Imajinatif
Pada asesmen diagnostik non kognitif berupa stimulasi imajinatif, tujuannya adalah meningkatkan empati siswa sekaligus sebagai refleksi.
- Bayangkan jika kamu adalah kapten tim basket dan melihat temanmu tidak semangat bermain. Apa yang kamu lakukan?
- Jika kamu punya kekuatan super, strategi apa yang akan kamu lakukan untuk membantu temanmu belajar?
- Kamu punya teman baru. Namun, belum punya banyak teman. Apa yang akan kamu lakukan?
- Jika kamu melihat dua teman bertengkar dan tidak ada yang melerai, kamu akanโฆ
- Bayangkan jika kamu bisa menjadi guru selama satu hari. Materi apa yang akan kamu ajarkan?
Contoh Asesmen Diagnostik Non Kognitif untuk Guru dan Orang Tua
Asesmen berupa checklist perilaku sosial berikut dapat diberikan untuk guru atau orang tua.
- Mau mendengarkan teman saat bicara. (ya/tidak)
- Tidak memotong pembicaraan teman. (ya/tidak)
- Mengajak teman yang pendiam ikut belajar bersama. (ya/tidak)
- Tidak mudah tersinggung jika perilakunya dikoreksi. (ya/tidak)
- Berani meminta tolong saat merasa kesulitan. (ya/tidak)
- Menunjukkan tanggung jawab terhadap tugas kelompok dengan menyelesaikannya. (ya/tidak)
- Bisa menyampaikan pendapat dengan baik. (ya/tidak)
- Menyapa guru dan teman dengan sopan. (ya/tidak)
- Mau bergantian saat bermain dan belajar. (ya/tidak)
- Tidak menyalahkan teman saat mengalami masalah di sekolah. (ya/tidak)
Contoh Asesmen Diagnostik Non Kognitif Observasi Guru
Pada asesmen diagnostik non kognitif observasi guru, instrumen penilaiannya didasarkan pengamatan oleh guru. Hal yang diobservasi meliputi emosi, tingkah laku, dan hubungan sosial murid.
Instruksi: Gunakan checklist atau catatan untuk memantau perilaku murid.
- Murid berinisiatif saat mengerjakan tugas kelompok. (ya/tidak)
- Murid dapat menyampaikan pendapat secara sopan di kelas. (ya/tidak)
- Murid menunjukkan empati saat melihat teman yang mengalami kesulitan. (ya/tidak)
- Murid mampu menyelesaikan tugas tanpa harus terus diingatkan guru. (ya/tidak)
- Murid menunjukkan perubahan emosi (senang, sedih, cemas) yang konsisten selama seminggu. (ya/tidak)
- Murid bersedia mengantre tanpa diminta. (ya/tidak)
- Murid tidak memotong pembicaraan guru atau teman saat berbicara. (ya/tidak)
- Murid konsisten hadir di kelas tepat waktu dan tidak terlambat selama seminggu. (ya/tidak)
- Murid menunjukkan rasa keingintahuan yang tinggi saat pelajaran. (ya/tidak)
- Murid menunjukkan kemampuan memimpin dalam kelompok kecil. (ya/tidak)
- Murid menghadapi konflik dengan cara yang baik. (ya/tidak)
- Murid menunjukkan ekspresi antusias saat belajar. (ya/tidak)
- Murid mampu menenangkan diri saat mengalami masalah. (ya/tidak)
- Murid dapat menyelesaikan konflik tanpa bantuan guru. (ya/tidak)
Penutup
Demikian informasi terkait 104 contoh asesmen diagnostik non kognitif jenjang SD lengkap yang bisa kamu jadikan referensi. Tentunya kamu masih bisa mengembangkan pernyataan-pernyataan di atas sesuai kebutuhan.
Dapatkan informasi terkait asesmen seperti contoh soal asesmen diagnostik kognitif, contoh asesmen formatif-sumatif, dan informasi penting lainnya untuk pelajar di blog Mamikos. Semoga bermanfaat.
Referensi:
Asesmen Diagnostik Pendukung Pembelajaran Berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka [Ebook]. Tautan:https://eprints.uad.ac.id/51651/1/Asesmen%20Diagnostik_Ika%20Maryani%2C%20dkk.pdf
45 Contoh Asesmen Diagnostik Kognitif dan Non Kognitif Tingkat SD, SMP, SMA [Daring].Tautan:https://www.detik.com/sulsel/berita/d-7421386/45-contoh-asesmen-diagnostik-kognitif-dan-non-kognitif-tingkat-sd-smp-sma.
45 Contoh Asesmen Diagnostik Non Kognitif SD, Pembelajaran Asyik![Daring].Tautan:https://www.twinkl.com.sg/blog/contoh-asesmen-diagnostik-non-kognitif-sd
Halaman:

