Advertisement
Source : disdikbud.acehtengahkab.go.id

Contoh Biografi Ki Hajar Dewantara Lengkap dari Lahir Sampai Wafat

Dalam artikel berikut, Mamikos akan memberi kamu informasi tentang biografi lengkap tentang Ki Hajar Dewantara. Yuk, cek selengkapnya dalam artikel berikut!

27 Maret 2024 Zuly Kristanto

Ki Hajar Dewantara pernah bergabung dengan BO (Boedi Oetomo) yang merupakan organisasi pertama di Indonesia yang berusaha memberikan kesadaran nasional untuk menggalang persatuan dan kesatuan.

Di BO (Boedi Oetomo)  Ki Hajar Dewantara berperan sebagai anggota yang aktif dalam melakukan propaganda dalam menggugah kesadaran masyarakat Indonesia (utamanya Jawa) untuk lebih mengenal persatuan dan kesatuan dalam berbangsa dan bernegara.

Selain ikut menyuarakan persatuan dan kesatuan, Ki Hajar Dewantara juga menyuarakan pentingnya pendidikan bagi kaum pribumi.

Dalam perjalannya Ki Hajar Dewantara membentuk suatu partai yang bernama Indische Partij (Partai Hindia) yang merupakan partai politik pertama di Hindia Belanda.

Partai ini didirikan pada 25 Desember 1912 dan berkantor pusat di Bandung. Pendiri dari partai ini antara lain Ki Hajar Dewantara, Douwes Dekker, dan dr. Tjipto Mangunkusumo.

Latar belakang berdirinya partai ini adalah adanya diskriminasi yang dilakukan oleh pemerintah kolonial terhadap mereka yang berdarah asli Belanda, berdarah campuran Belanda-pribumi, dan pribumi asli.

Di waktu itu nasib campuran Belanda-Pribumi tidak lebih baik dibandingkan dengan pribumi asli. Baik mereka yang berdarah campuran dan pribumi asli sering mendapat kesulitan dan dirampas hak-haknya.

Hal inilah yang membuat tiga pendiri IP atau yang kemudian dikenal sebagai tiga serangkai ini berusaha memperjuangkan tentang kesetaraan yang seharusnya dimiliki semua kalangan.

3 Contoh Biografi Tokoh Indonesia yang Menginspirasi dan Memotivasi Singkat

Masa Pengasingan

Ki Hajar Dewantara dikenal sebagai sosok yang keras dalam mengkritik kebijakan pemerintah kolonial Belanda yang dianggap membuat rakyat semakin sengsara.

Banyak kritikan Ki Hajar Dewantara kepada pemerintah kolonial Belanda yang dituliskannya dalam sejumlah surat kabar.

Diantara sekian banyak kritikan yang pernah ditulis oleh Ki Hajar Dewantara.

Artikelnya yang berjudul Als ik een Nederlander was atau yang artinya Andai Aku Seorang Belanda) merupakan tulisannya yang sangat keras yang mengkritik kebijakan pemerintah kolonial.

Tulisan itu sendiri lahir dari keputusan pemerintah kolonial Belanda yang hendak meminta sumbangan kepada warga tanah jajahan untuk peringatan ulang tahun kerajaan Belanda.

Bagi Ki Hajar Dewantara meminta sumbangan dari warga jajahan untuk melakukan pesta ulang tahun dari kerajaan yang tengah melakukan penjajahan dianggap sungguh tidak pantas.

Halaman:

Advertisement