9 Contoh Teks Cerita Sejarah Pribadi Singkat beserta Struktur dan Cara Membuatnya
Ini contoh teks cerita sejarah pribadi singkat yang bisa dijadikan referensi untuk mengerjakan tugas. Cari tahu beberapa contohnya di sini.
9 Contoh Teks Cerita Sejarah Pribadi Singkat beserta Struktur dan Cara Membuatnya — Cerita sejarah pribadi merupakan cerita historis nonfiksi yang benar-benar terjadi.
Teks cerita sejarah merupakan jenis teks yang mengisahkan tentang fakta dan kejadian tentang manusia dengan mengolah kebenaran sejarah sebagai latar belakang peristiwa.
Yuk, simak ulasan lengkap tentang teks cerita sejarah beserta contohnya di bawah ini! 📖😊✨
Daftar Isi
Pengertian Teks Cerita Sejarah Pribadi Singkat

Teks sejarah pribadi adalah teks yang bergantung dari pengalaman manusia dan fokus pada penceritaan di masa lampau.
Teks ini memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat karena dapat digunakan untuk mengamati, mempelajari, dan mengambil hikmah atas peristiwa yang telah terjadi.
Teks cerita sejarah pribadi juga bisa digunakan untuk mendeskripsikan atau memaparkan peristiwa dari kehidupan di masa kecil hingga sekarang yang dibuat sendiri oleh orang yang bersangkutan.
Umumnya, jenis teks ini menerapkan kosa kata lampau dan memiliki tokoh dalam penulisannya.
Seperti halnya cerita pada umumnya, cerita sejarah pribadi juga memiliki latar waktu, latar tempat, dan unsur penting lainnya yang membangun isi cerita.
Agar dapat membuat teks ini dengan benar, sebaiknya kamu mengetahui contoh cerita sejarah pribadi singkat beserta strukturnya. Hal ini sangat penting karena dapat memberi wawasan baru untuk kamu.
9 Contoh Teks Cerita Sejarah Pribadi
Ada beberapa contoh teks cerita sejarah pribadi singkat yang dapat kamu simak. Contoh tersebut cukup bervariasi, di antaranya sebagai berikut:
Contoh 1
Contoh teks cerita sejarah pribadi tentang sekolah yang pertama mengisahkan tentang perjuangan seorang anak dalam meraih mimpinya di tengah keterbatasan fisiknya.
Seperti apa ceritanya?
Menjadi Orang Sukses adalah Impianku
Aku adalah seorang gadis yang lahir di Trenggalek, Jawa Timur pada tahun 1999. Aku dibesarkan dalam keluarga yang sederhana, namun berkecukupan.
Ayahku adalah seorang montir yang bekerja di salah satu bengkel di kotaku. Sedangkan ibuku berjualan soto ayam.
Meskipun berasal dari keluarga yang sederhana, tetapi aku memiliki mimpi yang tinggi untuk menjadi orang sukses.
Aku ingin membahagiakan kedua orang tuaku dengan menjadi orang yang dapat membantu orang lain. Masalahnya adalah aku memiliki keterbatasan fisik.
Aku terlahir sebagai anak yang buta warna, sehingga memiliki kesulitan dalam mengenali jenis-jenis warna melalui indra penglihatanku.
Semuanya terlihat seperti hitam putih, sehingga aku merasa bahwa hidupku sangat membosankan dan menyedihkan.
Keterbatasanku ini juga berdampak pada lingkungan sosialku yang membuat aku minder. Saat teman-teman membicarakan warna saat memilih baju, aku hanya bisa diam saja.
Tidak hanya itu, saat di kelas pun aku juga sering salah dalam menyebutkan warna ketika ditanya oleh guru.
Akhirnya, aku berkata jujur bahwa aku memiliki mata yang buta warna. Teman-teman seperti tidak percaya dengan apa yang aku katakan. Mereka terlihat seperti iba sekaligus merasa bersalah.
Guruku pun akhirnya memaklumi kekuranganku dan tidak bertanya apapun kepadaku tentang warna suatu benda atau objek.
Meskipun demikian, aku tetap merasa pesimis karena menganggap bahwa masa depanku akan terasa suram dengan kekuranganku ini.
Aku tidak akan bisa menjadi profesi apapun yang memiliki martabat yang dapat mengangkat derajat orang tuaku.
Suatu hari, guru Bimbingan Konseling (BK) memberikan konseling dan sesi diskusi untuk setiap anak. Saat tiba giliranku, aku diminta untuk bercerita mengenai kesulitan dalam mengikuti proses belajar.
Aku pun menceritakan apa adanya semua yang aku rasakan. Aku juga mengungkapkan keresahanku tentang masa depanku. Akhirnya, guruku memberikan solusi atas permasalahan yang aku hadapi.
Beliau berkata bahwa aku bisa bekerja di perusahaan asuransi asalkan aku ikut kuliah terlebih dahulu.
Ada salah satu kampus swasta di kotaku yang memberikan beasiswa untuk mahasiswa berprestasi.
Singkat cerita, aku kuliah dengan mengambil jurusan akuntansi sesuai dengan arahan guru BK. Aku memang memiliki beberapa kesulitan dalam belajar, namun para dosen selalu bersedia membantuku.
Sekarang, aku sangat bersyukur bisa bekerja di salah satu perusahaan asuransi ternama di kotaku.
Meskipun memiliki keterbatasan, aku dapat membuktikan kepada orang lain bahwa aku bisa meraih cita-citaku dan membahagiakan orang tuaku.
Contoh 2
Contoh teks cerita sejarah pribadi yang selanjutnya mengisahkan tentang kehidupan seorang anak yang miskin dan ingin menempuh pendidikan tinggi. Kisah selengkapnya yakni di bawah ini:
Bersyukur Bisa Kuliah
Aku adalah seorang anak yang tumbuh dengan serba kekurangan. Ayahku sudah meninggal sejak usiaku 9 tahun, sedangkan ibuku bekerja sebagai buruh laundry.
Penghasilan yang pas-pasan membuat hidup kami sangat sederhana. Hingga akhirnya, kakakku memutuskan untuk bekerja sebagai TKW di Taiwan.
Semenjak itu, kehidupan keluarga kami lebih baik dari sebelumnya. Ibu tetap bekerja, namun penghasilannya ditabung untuk biaya sekolahku.
Kami makan untuk sehari-hari dengan uang yang kakakku kirimkan. Beberapa tahun kemudian, aku duduk di bangku kelas 12.
Pada masa ini, banyak siswa dihadapkan pada kebimbangan dalam memilih jalan hidup. Entah itu bekerja, kuliah, atau bahkan menikah.
Ibuku menyuruh untuk bekerja sebagai TKW seperti kakakku karena gajinya cukup besar jika dirupiahkan. Namun, aku tidak ingin bekerja kasar.
Aku sadar bahwa rantai kemiskinan diawali karena minimnya ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, aku memilih untuk kuliah.
Ibu sempat sedih mendengar keinginanku. Mengingat, kuliah membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Apalagi jika kuliah di luar kota, maka harus mempertimbangkan biaya kos, makan, dan sebagainya.
Namun, aku meyakinkan ibuku bahwa aku tidak akan membutuhkan biaya besar dalam kuliah. Aku akan mencari beasiswa untuk meringankan beban beliau.
Beruntungnya, aku benar-benar mendapatkan beasiswa Bidik misi yang membantuku untuk memenuhi biaya UKT dan biaya hidupku di tanah rantau.
Aku memilih jurusan akuntansi di Universitas Brawijaya. Sesekali, aku juga mengikuti Lomba Karya Ilmiah dan Kontes Debat.
Pengalaman-pengalaman tersebut membentuk pribadiku menjadi lebih berani dan percayalah diri. Kuliah memang dapat mengubah mindset seseorang seperti halnya yang aku rasakan saat ini.
Singkat cerita, aku lulus kuliah 3,5 tahun dengan predikat cumlaude dan akhirnya bekerja di Kementerian Keuangan.
Pengalaman sebagai orang yang serba kekurangan semasa hidup telah mengantarkanku menjadi pribadi yang tahan banting dan tidak mudah menyerah meraih mimpi. Ibu dan kakakku sangat bangga denganku.
Contoh 3
Contoh teks cerita sejarah pribadi tentang persahabatan yang selanjutnya bercerita tentang pengalaman mistis berkunjung ke pantai. Jika penasaran, simak cerita lengkapnya di bawah ini:
Berkunjung ke Pantai Mistis
Pada tahun 2016, aku pernah berkunjung ke salah satu pantai di Jawa Timur. Pantai tersebut sangat indah. Langit sedang berwarna biru cerah yang dihiasi dengan kumpulan awan cumulonimbus.
Hal ini membuat suasana di pantai semakin berkesan, apalagi ombak yang datang silih berganti semakin membuat aku antusias untuk bermain air.
Aku tidak sendirian, tetapi bersama dua orang temanku. Temanku yang bernama Luna sangat suka bermain air, sementara temanku yang bernama Irene tidak suka bila bajunya basah.
Apalagi, kami juga tidak membawa baju ganti. Namun, pada akhirnya kami tidak peduli karena matahari perlahan semakin meninggi, sehingga baju kami akan lebih cepat kering.
Setelah bosan bermain air di pantai, kami segera menuju ke area kedai pantai untuk membeli makan dan minum. Setelah itu, kami ingin mengeksplor ke spot lain, mengingat pantai ini sangat luas.
Halaman:


