13 Contoh Bioteknologi Bidang Pertanian, Tanaman, Peternakan dan Penjelasannya
Penggunaan Bioteknologi dalam beberapa bidang memiliki tujuan untuk mengatasi kebutuhan pangan. Tahukah kamu apa saja contoh Bioteknologi ini?
Contohnya seperti ini. Jika kamu mau membuat tempe atau tahu, maka kamu dapat langsung menggunakan bakteri Lactobacillus plantarum, L. casei secara utuh.
Contoh lain yang dapat dengan mudah kamu pahami adalah pembuatan nata de coco yang dapat kamu tambahkan Acetobacter xylinum di dalamnya.
Lantas, bagaimana jika hanya memanfaatkan bagian-bagiannya saja? Mudahnya seperti ini, untuk menghasilkan produk tertentu yakni bagian dari makhluk hidup tersebut, maka yang hanya akan diambil adalah DNA atau enzimnya saja.
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, meskipun tempe, tahu dan nata de coco menggunakan mikroorganisme bakteri dalam proses pembuatannya, tapi kamu tak perlu khawatir soal keamanannya.
Sebab penggunaan bakteri tersebut tentu sudah melalui penelitian dan diuji terlebih dulu sehingga bisa dipastikan akan aman untuk kesehatan dan bisa kamu konsumsi dengan tenang.
Contoh-contoh Bioteknologi dari Bidang Pertanian, Tanaman, Peternakan
1. Contoh Bioteknologi: Kultur jaringan
Kultur jaringan merupakan sebuah proses membiakkan jaringan tanaman yang nantinya ditumbuhkan dalam media buatan, agar dapat menjadi tanaman yang sempurna.
Secara prinsip, cara satu ini tidak jauh berbeda dengan perkembangbiakan vegetatif seperti menyetek. Kultur jaringan ini sering digunakan karena mengandung beberapa keuntungan.
2. Contoh Bioteknologi: Hidroponik
Hidrodponik jadi contoh bioteknologi berikutnya yang Mamikos jabarkan. Hidroponik merupakan salah satu cara bercocok tanam menggunakan media air.
Hidroponik menjadi sistem pertanian modern sebab dalam praktiknya kamu tak memerlukan lahan atau tanah.
Tanaman yang ditanam secara hidroponik bakal mendapat zat hara melalui pipa air atau bisa juga dengan cara disiramkan.
3. Contoh Bioteknologi: Padi Transgenik
Tanaman padi transgenik jadi contoh bioteknologi berikutnya yang perlu kamu tahu. Padi transgenik ini didapatkan dari DNA rekombinan.
Teknik satu ini telah sering diterapkan pada tanaman padi sepertu rojolele transgenik.
Para ahli di bidang bioteknologi memakai gen tahan dingin yang diambil dalam hewan yang mampu bertahan di tempat dingin. Kemudian, gen tersebut ditambahkan pada kromosom tanaman padi tadi.
Halaman:

