Contoh Ceramah Maulid Nabi di Sekolah yang Menyentuh Hati di SMA SMK SMP SD
Ketika sudah memasuki bulan Rabiul Awal, contoh ceramah maulid nabi di sekolah akan banyak dicari oleh guru. Berikut contoh-contohnya.
Contoh Ceramah Maulid Nabi di Sekolah yang Menyentuh Hati di SMA SMK SMP SD – Perayaan Maulid Nabi jadi salah satu momentum bagi umat Islam untuk kembali diingatkan tentang akhlak-akhlak mulia yang pernah dicontohkan Nabi Muhammad SAW.
Maulid Nabi diperingati pada bulan Rabiul Awal, atau lebih tepatnya bulan dilahirkannya Nabi Muhammad SAW dalam kalender Hijriah.
Menurut sejarah beliau lahir pada 12 Rabiul Awal tahun Gajah (570 Masehi). Jadi, peringatan Maulid Nabi jatuh pada tanggal 12 di setiap tahunnya. 📖✨
Daftar Isi
- Sekilas Tentang Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW
- Susunan Jadwal Tausiah Maulid Nabi di Sekolah SMA SMK SMP SD
- Contoh Ceramah Maulid Nabi di Sekolah – Suri Teladan yang Baik
- Contoh Ceramah Maulid Nabi di Sekolah – Muhammad Utusan Allah
- Contoh Ceramah Maulid Nabi di Sekolah – Percaya Rasulullah
- Contoh Ceramah Maulid Nabi di Sekolah Tentang Kesabaran
- Contoh Ceramah Maulid Nabi di Sekolah untuk Guru
- Contoh Ceramah Maulid Nabi di Sekolah Simpel
- Dakwah yang Diberikan saat Tausiah Maulid Nabi
Sekilas Tentang Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW

Terdapat banyak kegiatan yang bisa dilakukan oleh umat Islam ketika mendekati hari peringatan Maulid Nabi.
Seperti di sekolah, seluruh siswa akan diajak berkumpul dan mendengarkan tausiah dari Guru atau Kiai.
Oleh sebab itu contoh ceramah maulid nabi di sekolah banyak dicari.
Selain di sekolah, masjid dan pesantren juga sering mengadakan tausiah untuk memperingatinya. Berbeda dengan Yogyakarta dan Kota Solo yang mengadakan Sekaten.
Sebagai intermezzo saja, sekaten ialah festival yang rutin diadakan oleh kraton Yogyakarta dan Surakarta untuk memeringati Maulid Nabi.
Susunan Jadwal Tausiah Maulid Nabi di Sekolah SMA SMK SMP SD
Memperingati Maulid Nabi dengan mengadakan tausiah adalah hal yang umum dilakukan.
Kamu dapat meneladani akhlak mulia yang pernah Rasulullah ajarkan.
Sebelum dakwah diberikan, ada beberapa aktivitas yang perlu dilakukan mengikuti susunan jadwal di bawah ini.
1. Pembukaan
Di awal acara tausiah yaitu pembukaan, MC akan memberi salam pada siswa dan Guru.
Bagi MC, sambutan menjadi waktu yang dibutuhkan untuk menertibkan siswa.
Pendakwah dapat mempersiapkan poin-poin contoh ceramah maulid nabi di sekolah untuk nanti.
2. Pembacaan ayat-ayat suci Al-Quran
Setelah pembukaan selesai MC bisa langsung menyerahkan acara pada pendakwah.
Lantunan ayat suci Al-Quran akan terdengar, sebagai bukti acara tausiah Maulid Nabi sudah dimulai.
Guru, murid dan peserta lain dapat melantunkannya bersama-sama di pimpin pendakwah.
3. Pembacaan Rawi/ Sholawat Nabi
اَللَّــهُمَّ صَلِّ عَـلـٰى سَـيِّـدِنَـا مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَنَـبِـيِّكَ وَرَسُوْلِكَ نَبِى الْأُمِّـى وَعَــلـٰى أَلِـهِ وَصَحْبِهِ وَسِلِّـمْ
Latin : “Allahumma shalli alaa Muhammad din ‘abdika wa rhosulika nabiy yil ummii wa’alaa aalihii wasallim.”
Artinya : “Ya Allah, limpahkan rahmatmu dengan menjunjung Nabi Muhammad, Hambamu, Nabimu dan utusanmu yang Ummi, serta limpahkanlah pada keluarga dan sahabatnya juga salam atas mereka”
Pembacaan Sholawat Nabi dilakukan setelah ayat-ayat suci Al-Quran dilantunkan.
Di atas adalah bacaan Sholawat Nabi Muhammad SAW yang bisa diucapkan.
Makna dari bacaan tersebut bisa kamu gunakan dan disisipkan dalam contoh ceramah maulid nabi di sekolah.
4. Sambutan
Selanjutnya MC bisa memberikan sambutan pada guru, tamu undangan dan petinggi sekolah.
Sambutan diberikan untuk menghormati orang tua yang sudah hadir dalam acara peringatan Maulid Nabi.
Pengucapan sambutan dapat dilakukan secara singkat, cepat dan padat.
5. Dakwah
Ceramah dengan tema Maulid Nabi dilakukan ketika sambutan sudah selesai dilakukan.
Kamu bisa berdakwah dan meneladani akhlak mulia Rasulullah dan pada sahabatnya.
Dalam tafsir dan Al-Quran, sudah ada banyak contoh ceramah maulid nabi di sekolah yang bisa dipilih.
6. Penutup
Tentu saja penutup jadi akhir acara tausiah Maulid Nabi Muhammad SAW di sekolah.
Ucapan Alhamdulillah dan doa-doa singkat diberikan untuk mengakhiri acara tersebut.
Peserta bisa diizinkan untuk meninggalkan tempat ketika acaranya sudah selesai.
Contoh Ceramah Maulid Nabi di Sekolah – Suri Teladan yang Baik
Dakwah untuk peserta tausiah sekolah bisa membahas Nabi Muhammad yang didambakan oleh umatnya.
Sebagai utusan Allah SWT yang terakhir, Rasulullah patut kita tiru usahanya.
Surat Al-Ahzab ayat 21 sembari perang, Allah SWT menjelaskan suri teladan dalam diri Rasulullah.
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ
Latin : “Laqad kānaa lakum fī rasụlillāhii uswatun kḥasanatul li mang kāna yarjullāha wal-yaumal-ākhira waa żakarallāha kaaṡīrā”
Artinya : “Sungguh di dalam diri Rasulullah benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) kepada Allah lillahi taala dan (kedatangan) hari Kiamat serta yang banyak mengingat Allah sebagai Tuhan kami.”
Contoh ceramah maulid nabi di sekolah, Rasulullah ialah teladan yang baik bagi seluruh manusia dalam segala hal, termasuk di medan perang.
Sungguh, telah ada dalam diri Rasul itu suri teladan bagimu ucapan dan perilakunya, baik pada masa damai maupun perang.
Namun, keteladanan itu hanya berlaku bagi orang yang hanya mengharapkan rahmat Allah.
Tidak terlalu mengharapkan dunia dan berharap Kiamat sebagai hari pembalasan.
Hal ini berlaku juga bagi orang yang banyak mengingat Allah karena seseorang bisa kuat meneladani beliau.
Dengan mengikuti Nabi Muhammad SAW, kita bisa menjadi umat yang baik.
Rahmat Allah SWT selalu diberikan pada mereka yang yakin dengan Muhammad SAW sebagai utusannya.
Sebagai umat beragama Islam, kita sudah diberikan contoh bagaimana hidup dengan penuh rahmat.
Contoh Ceramah Maulid Nabi di Sekolah – Muhammad Utusan Allah
Di hari lahirnya Nabi Muhammad SAW, beliau belum mengenal apa itu kepercayaan yang mutlak.
Namun di usia 45 tahun, beliau mendapat hidayah dan jadi utusan terakhir. Dijelaskan dalam surat Al-Anbiya ayat 106 – 108, Muhammad SAW jadi utusan untuk seluruh umatnya.
اِنَّ فِيْ هٰذَا لَبَلٰغًا لِّقَوْمٍ عٰبِدِيْنَ ۗ ١٠٦ وَمَآ اَرْسَلْنٰكَ اِلَّا رَحْمَةً لِّلْعٰلَمِيْنَ ١٠٧ قُلْ اِنَّمَا يُوْحٰىٓ اِلَيَّ اَنَّمَآ اِلٰهُكُمْ اِلٰهٌ وَّاحِدٌۚ فَهَلْ اَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ ١٠٨
Lisan : “Inna fii haaza labalaa ghal liqawmin ‘aabidiin | Wa maaa arsalnaaka illaa rahmatal lil’aalamiin | Qul innamaa yuuhaa ilaiya annamaaa ilaahukum illaahunw Waahid, fahal antum muslimuun”
Artinya : “Sesungguhnya di dalam (Al-Qur’an) ini benar-benar terdapat pesan-pesan (yang jelas) bagi kaum penyembah yang maha kuasa (Allah). Kami tidak mengutus engkau Nabi Muhammad, kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam dan isinya.”
Contoh ceramah maulid nabi di sekolah, katakanlah beliau (Nabi Muhammad)
“Sesungguhnya yang diwahyukan kepadaku hanyalah (ketetapan) bahwa Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa. Maka, apakah kamu telah berserah diri (kepada-Nya)?”
Allah SWT mengutus Rasulullah untuk memberikan petunjuk dan peringatan pada kaumnya.
Bagi umat beragama Islam, Rasulullah adalah pembawa kebahagiaan di dunia dan akhirat.
Semuanya akan mendapat perlindungan baik itu hewan, tumbuhan dan makhluk hidup lainnya.
Halaman:

