Contoh Cerita Fantasi 4 Paragraf dan Strukturnya yang Benar, Lengkap!

Dalam pelajaran bahasa Indonesia, biasanya kamu akan diajarkan mengenai contoh cerita fantasi 4 paragraf dan strukturnya. Simak penjelasannya di sini.

23 Agustus 2023 Fajar Laksana

Dalam bagian komplikasi biasanya terdapat perasaan campur aduk dan sejenisnya.

Namun tidak mungkin tidak ada penyelesaian atas konflik tersebut, kecuali pada karya yang memiliki akhir menggantung atau tidak diselesaikan. Penyelesaian konflik tersebut tentu terletak pada struktur berikutnya.

3. Evaluasi

Dalam contoh cerita fantasi 4 paragraf dan strukturnya biasanya terdapat evaluasi.

Evaluasi adalah struktur dalam cerita berisi tentang ide penyelesaian masalah. Biasanya terletak pada paragraf ketiga atau bagian selanjutnya setelah komplikasi.

Namun biasanya evaluasi tidak berdiri sendiri. Bagiannya dicampur dengan kisah bagaimana para tokoh mulai melakukan sesuatu untuk memecahkan masalah. Tentunya menggunakan ide evaluasi sebelumnya.

Saat menuliskan bagian evaluasi, pastikan kamu sudah memahami apakah ide pemecahan masalah tersebut sudah sesuai dengan masalahnya.

Serta dapat menyelesaikan konflik dengan baik. Jangan sampai evaluasinya melenceng.

4. Resolusi

Bagian evaluasi biasanya dicampur atau menjadi satu paragraph dengan resolusi pada contoh cerita fantasi 4 paragraf dan strukturnya.

Hal ini karena ide pemecahan masalah biasanya langsung dilaksanakan dalam bentuk tindakan penyelesaian masalah.

Ketika sudah mencapai bagian resolusi maka ceritanya sudah hampir berakhir.

Resolusi atau cara penyelesaian masalah bisa jadi memiliki akhir positif atau negative.

Namun karena karya ini merupakan fiksi, maka sudah pasti pembaca akan menerima akhirnya.

5. Koda 

Jika sudah mencapai paragraph akhir dalam contoh cerita fantasi 4 paragraf dan strukturnya, maka bagian tersebut merupakan koda atau kesimpulan.

Koda atau kesimpulan merupakan penutup bagi kisah yang sudah dituliskan oleh penulis.

Biasanya dalam koda terdapat kesimpulan mengenai akhir dari ceritanya, terdapat juga pesan moral yang bisa diambil dari kisah tersebut.

Jangan sampai kamu menuliskan sebuah karya imajinatif tanpa adanya kesimpulan atau koda di bagian akhirnya.

Setelah memahami bagaimana strukturnya, kamu harus mencoba sendiri membuat cerita tersebut.

Agar lebih dalam lagi pemahamannya, coba perhatikan contoh berikut.

Close