Advertisement
Source : Getty Images Signature/bns124

Contoh Cerita Hikayat Si Miskin beserta Strukturnya dalam Bahasa Indonesia

Cerita Hikayat Si Miskin adalah salah satu cerita hikayat yang penuh dengan pelajaran moral. Simak contoh ceritanya di sini.

2 Oktober 2025 Fajar Laksana

Koda

Setelah tiba di istana, Si Miskin bergegas untuk menghadap sang raja. Beruntungnya, ia tidak menemukan kesulitan dalam melakukan niatnya tersebut.

Si Miskin menyampaikan salam dan menghaturkan sembah. Dengan penuh hati-hati, Si Miskin menyampaikan maksud kedatangannya, yakni ingin meminta buah mangga yang ada di taman raja.

Mendengar permintaan Si Miskin, Raja Indra Dewa merasa sangat iba. Ia pun bertanya akan digunakan apa buah mangga itu.

Kemudian, akhirnya Sang Raja meminta prajuritnya untuk mengambil buah mangga yang ada di pepohonan untuk diserahkan kepada Si Miskin

Para prajurit bergegas untuk melaksanakan perintah Sang Raja. Mereka memetik buah mangga setangkai, lalu memberikannya kepada Si Miskin.

Ia pun pulang dengan hati suka cita karena berhasil menuruti kemauan istrinya. Tidak lupa, Si Miskin banyak mengucapkan terimakasih kepada baginda raja.

Saat melihat suaminya pulang membawa buah mangga, hati sang istri sangat merasa senang. Dengan lahap, ia menyantap buah tersebut untuk dinikmati bersama buah hatinya yang ada di perut.

Unsur Intrinsik Hikayat Si Miskin

Contoh cerita Hikayat Si Miskin mengandung unsur intrinsik dan ekstrinsik yang membangun isi cerita.

Adapun unsur intrinsik dari cerita hikayat tersebut yaitu sebagai berikut:

Cerita Hikayat Bayan Budiman beserta Unsur Intrinsik dan Ekstrinsiknya

Tema

Tema adalah ide atau gagasan yang mendasari suatu cerita. Berangkat dari sebuah tema, maka sebuah hikayat dapat terangkai dan tersaji dengan lengkap.

Tema pada contoh cerita Hikayat Si Miskin adalah sepasang suami istri yang mengalami kesulitan hidup karena hidup miskin dan serba kekurangan.

Tokoh

Tokoh merupakan karakter atau pemeran dalam suatu cerita. Adapun tokoh cerita dalam contoh Hikayat Si Miskin adalah suami, istrinya, dan Raja.

Penokohan

Penokohan merupakan gambaran watak atau sifat yang dimiliki oleh para tokoh. Adapun watak dari Si Miskin adalah baik, rela berkorban, dan sabar.

Penokohan istrinya adalah baik, keras kepala, dan sedikit egois. Sedangkan baginda raja awalnya bersifat kejam, namun akhirnya dermawan.

Latar

Latar terdiri dari tiga jenis, yakni latar waktu, tempat, dan suasana. Latar tempat di dalam hikayat Si Miskin adalah istana, hutan, dan pasar.

Latar waktunya adalah terjadi pada semua waktu, baik pagi, sore, siang, dan malam. Latar waktu ini tidak disebutkan secara jelas.

Sedangkan latar suasananya adalah sedih dan haru karena menampakkan kesengsaraan dari tokoh.

Sudut pandang

Sudut pandang ialah teknik penceritaan yang dipilih oleh pencerita dalam mengungkapkan ide dan gagasan ceritanya.

Sudut pandang hikayat Si Miskin menggunakan sudut pandang orang ketiga karena pencerita berada di luar kisah. Selain itu, ia juga menyebutkan kata ganti ia, dia, mereka, dan lainnya.

Alur

Alur merupakan rangkaian kejadian atau peristiwa yang terdapat di dalam cerita hikayat.

Alur dibedakan menjadi tiga, yakni alur maju, alur mundur, dan alur maju-mundur.

Adapun alur yang digunakan dalam cerita hikayat Si Miskin dalam Bahasa Indonesia adalah alur maju karena ceritanya berorientasi pada masa depan.

Ringkasan Cerita Hikayat Jaya Lengkara beserta Nilai-nilai yang Terkandung

Amanat

Amanat merupakan pesan moral atau hikmah yang ingin disampaikan penulis di dalam sebuah cerita. Amanat yang terkandung di dalam hikayat Si Miskin adalah sebagai berikut:

  • Jangan menuduh dan menyakiti orang lain tanpa mengetahui latar belakang permasalahan yang dialaminya.
  • Tetaplah berlaku jujur dan baik walaupun dalam kondisi miskin dan menderita.
  • Sesama manusia harus saling tolong menolong tanpa membedakan status sosialnya.
  • Seorang pemimpin harus bisa mengayomi warganya dan membawa mereka pada jalan kebenaran.

Unsur Ekstrinsik Hikayat Si Miskin

Unsur ekstrinsik adalah unsur yang membangun cerita dari luar. Walaupun ikut andil dalam membangun cerita, namun unsur ekstrinsik tidak memberikan pengaruh secara langsung terhadap karya sastra.

Unsur ekstrinsik pada hikayat Si Miskin adalah berkaitan dengan nilai moral. Nilai moralnya yaitu:

  • Suami dan istri harus senantiasa bersama dalam suka dan duka.
  • Menuduh dan menganiaya orang lain adalah perbuatan tidak manusiawi yang harus dihindari.
  • Sesama manusia harus saling memberi dan menolong jika ada yang kesusahan.

Contoh cerita Hikayat Si Miskin beserta struktur dan unsur-unsur penting lainnya bisa dijadikan bahan pembelajaran yang berharga.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa contoh cerita Hikayat Si Miskin merupakan cerita yang tidak hanya menghibur, tetapi juga penuh dengan nilai-nilai edukasi bagi pembacanya.


Halaman:

Advertisement