Advertisement
Source : canva.com/@gettyimages/.shock

Contoh Diagram Garis beserta Penjelasannya Lengkap

Diagram garis merupakan salah satu jenis diagram yang sering kita jumpai di kehidupan sehari-hari. Yuk, pelajari contoh dan cara membuatnya!

9 November 2023 Evita

2. Pilih Data yang Akan Diplot

Seleksi data yang ingin kamu plot pada diagram garis. 

Cara ini bisa dilakukan dengan mengklik dan menyorot sel-sel data di spreadsheet.

3. Buka Menu Grafik

Pada Excel, pilih data yang telah kamu seleksi, kemudian buka tab “Insert” dan pilih “Line Chart” atau “Line Graph”. 

Sementara itu, jika kamu membuatnya di Google Sheets, klik kanan pada data yang telah kamu seleksi, setelah itu pilihlah “Chart”.

4. Pilih Jenis Diagram Garis

Kamu akan diberi opsi untuk memilih jenis diagram garis, seperti garis polos, garis dengan marker titik data, atau garis melengkung. 

Pilihlah jenis yang sesuai dengan data yang kamu miliki.

5. Sesuaikan Diagram Garis

Sesuaikan diagram garismu dengan kebutuhan. 

Kamu dapat menambahkan judul, label-sumbu, atau legenda jika diperlukan. 

Pastikan grafik tersebut memberikan informasi yang jelas dan dapat dimengerti.

6. Simpan atau Bagikan Diagram

Setelah selesai membuat diagram garis, kamu dapat menyimpannya sebagai file gambar atau berbagi langsung dari perangkat lunak spreadsheet yang kamu gunakan.

Membuat Diagram Garis Menggunakan Kertas dan Pensil

1. Siapkan Kertas

Ambil selembar kertas kosong atau kertas grafik, yang memiliki kotak-kotak kecil yang membentuk grid untuk membantu menggambar diagram dengan akurat.

Contoh-Contoh Algoritma Perulangan dalam Kehidupan Sehari Hari

2. Gambar Sumbu X dan Y

Di selembar kertas, gambar sumbu horizontal (X) dan sumbu vertikal (Y). Beri label pada sumbu-sumbu tersebut sesuai dengan data yang kamu miliki.

3. Tandai Titik Data

Di sumbu X, tandai nilai-nilai variabel independen yang sesuai. Di sumbu Y, tandai nilai-nilai variabel dependen.

4. Gambar Garis

Menggunakan pensil atau pena, gambar garis yang menghubungkan titik-titik data yang kamu tandai. Pastikan untuk mengikuti pola data milikmu.

5. Tandai Poin Kunci

Jika ada poin kunci dalam data, tandai mereka dengan tanda khusus seperti lingkaran atau bintang.

6. Label dan Judul

Tambahkan label-sumbu, judul, atau legenda jika diperlukan untuk menjelaskan data.

7. Selesaikan dan Simpan

Setelah selesai menggambar diagram garis, pastikan diagram tersebut jelas dan mudah dimengerti. 

Kamu dapat menyimpannya atau menggunakan untuk berbagi informasi.

Halaman:

Advertisement