Contoh Kaidah Kebahasaan Teks Ceramah, Jenis-jenis dan Tujuannya
Teks ceramah berbeda dengan teks lainnya dalam bahasa Indonesia. Ada kaidah-kaidah kebahasaan khusus yang menjadikannya unik. Yuk, cari tahu di sini!
- Sebuah teks ceramah biasanya kerap menggunakan kata ganti orang pertama (tunggal) dan juga kata ganti orang kedua (jamak), sebagai kata sapaan. Yang termasuk kata ganti orang pertama adalah saya dan aku. Bisa juga menggunakan kata kami bila penceramah mewakili satu kelompok. Sangat mudah dalam teks ceramah untuk menemukan kata-kata seperti teman-teman, ibu-ibu, bapak-bapak, para santri, para hadirin, dan hadirin sekalian.
- Satu teks ceramah juga kerap memakai kata-kata yang bersifat teknikal atau istilah khusus dalam satu topik. Dengan memakai istilah khusus seperti ini, pendengar tentunya jadi percaya karena dinilai penceramah menguasai apa yang sedang disampaikannya. Misal bila sedang berbicara tentang kesehatan, maka penceramah akan sering mengungkapkan kata olahraga, kalori, energi, stamina, endurance, dll.
- Satu teks ceramah juga sering menggunakan kata atau frasa yang menunjukan sebuah keterkaitan argumentasi. Kata atau frasa tersebut misalnya jika demikian maka akan demikian, kalau begini maka begitu, seandainya seperti ini tentu seperti itu, dia begitu karena begini, dia mengatakan itu akibatnya dia seperti itu, dia seperti itu karenanya dia seperti ini, dll.
- Contoh kaidah teks ceramah lainnya adalah ditemukannya kata kerja mental. Kata-kata kerja mental yang dimaksud tersebut adalah seperti mengkhawatirkan, mengagumkan, menduga, memprihatinkan, memusingkan, merenungkan, menerka, mengasumsikan, dll.
- Sebuah teks ceramah juga sering menggunakan kata kerja persuasif seperti wajib, harus, mandatori, sebaiknya, perlu, mesti, kudu, penting, prioritas tinggi, kritikal, dll.
Kesimpulan
Itulah contoh kaidah kebahasaan teks ceramah yang memang memiliki kata-kata favoritnya untuk menyampaikan pesan kepada para pendengar. Mulai dari kata bapak-bapak, ibu-ibu hingga kata hubungan argumentatif seperti jika-maka, bila-maka, karena-makanya.
Demikianlah contoh kaidah kebahasaan teks ceramah, jenis, dan tujuannya. Teks ceramah ternyata memiliki ciri khasnya sendiri tergantung dari jenis ceramahnya.
Selain itu, ada juga strukturnya yang sederhana untuk diikuti saat ingin menulis teks ceramah. Semoga artikel ini bisa memperkaya wawasanmu, ya!
Halaman:
