18 Contoh Kalimat Berimbuhan Man Wan dan Wati dalam Bahasa Indonesia
Kalimat dengan imbuhan man, wan, dan wati biasanya merujuk pada subjek hidup. Seperti apa jelasnya? Simak di artikel ini.
18 Contoh Kalimat Berimbuhan Man Wan dan Wati dalam Bahasa Indonesia — Di dalam bahasa Indonesia terdapat beberapa kata imbuhan yang pasti sudah pernah kamu dengar atau bahkan pelajari secara spesifik.
Kata imbuhan ini dapat mengubah makna suatu kata, sehingga perlu dipelajari dengan saksama.
Pada kesempatan ini Mamikos punya bahasan terkini seputar contoh kalimat berimbuhan man, wan, dan wati dalam bahasa Indonesia yang bisa kamu jadikan bahan belajar atau berdiskusi nantinya. 📖😊✨
Daftar Isi
Mengenal Kalimat Berimbuhan Man, Wan dan Wati

Dalam artikel Mamikos kali ini, kamu akan mengetahui info menarik seputar contoh-contoh kalimat berimbuhan man, wan, dan wati dalam bahasa Indonesia.
Kata berimbuhan merupakan kata yang memiliki bubuhan atau imbuhan, yang bisa berupa awalan, sisipan, akhiran, pada kata dasar untuk membentuk sebuah kata atau kalimat baru.
Imbuhan serapan -man, -wan, -wati ini adalah tiga jenis imbuhan serapan yang ada dan lazim digunakan dalam bahasa Indonesia. Ketiga imbuhan tersebut merupakan serapan yang berasal dari bahasa Sansekerta.
Di dalam artikel kali ini, kamu akan menyimak beberapa contoh kalimat dengan imbuhan man, wan, dan wati yang mungkin saja akan bermanfaat di kemudian hari.
Oleh sebab itu simak bahasan contoh kalimat berimbuhan man, wan, dan wati dalam bahasa Indonesia di sini sampai selesai agar tidak ketinggalan info pentingnya.
Mengenal Imbuhan Serapan Man, Wan, dan Wati
Makna imbuhan serapan -man, -wan, -wati sendiri memiliki makna ‘orang yang bersifat (memiliki sifat)’, ‘orang yang ahli/pakar’, atau ‘orang yang memiliki profesi tertentu’.
Nah, agar dapat lebih memahami lagi seperti apa contoh kalimat dari ketiga imbuhan tersebut, berikut Mamikos lampirkan beberapa contoh kalimat berimbuhan man, wan, dan wati dalam format kalimat sebagai berikut:
Contoh Kalimat Berimbuhan Man Wan dan Wati I
1. Pak Fajri kini sudah mendulang sukses sebagai seorang wirausahawan.
Wirausahawan: kata dasar wirausaha ditambah imbuhan serapan -wan, maka jadi memiliki makna: orang yang berwirausaha.
2. Diana merupakan seorang seniman grafis yang sangat piawai di bidangnya.
Seniman: kata dasar seni ditambah imbuhan serapan -man, maka jadi memiliki makna: orang yang ahli di bidang seni.
3. Sejumlah peragawati tampil elegan di pagelaran busana Internasional tadi malam.
Peragawati: kata dasar peraga ditambah imbuhan wati atau diberi imbuhan serapan: -wati, maka jadi memiliki makna: seorang perempuan yang memeragakan suatu model busana di atas pentas.
4. Pak Dadan terkenal sebagai sosok yang sangat dermawan di desa ini.
Dermawan: berasal dari derma ditambah imbuhan wan, atau diberi imbuhan serapan: -wan, maka jadi memiliki makna: orang yang suka berderma atau bersedekah (murah hati).
Halaman:


