Advertisement
Source : pexels.com/@thirdman/

9 Contoh Kalimat Langsung dalam Teks Negosiasi yang Baik dan Benar

Yuk, simak pengertian, ciri-ciri, dan contoh dari kalimat langsung secara lengkap di dalam artikel berikut.

22 Desember 2025 Asrul A

4. Negosiasi Tidak Sepakat

Dea: “Bu, aku ingin meminta izin untuk menginap di rumah Saras akhir pekan ini.”

Ibu: “Ada acara apa, kok mau menginap di rumah Saras?”

Dea: “Tidak ada acara apa-apa, sih, bu. Kebetulan kami memang ingin menginap saja di rumah Saras.” ungkap Dea kepada Ibunya.

Ibu: “Siapa saja yang akan ikut menginap?”

Dea: “Aku, Dina, Brenda, dan Saras.”

Ibu: “Hmm… Sebaiknya kamu dan teman-teman menginapnya lain kali saja, Dea.”

Dea: “Wah, kenapa begitu, bu?”

Ibu: “Ibu dengar beberapa waktu lalu ayah Saras barusan selesai operasi. Jadi ibu rasa ayahnya Saras masih butuh banyak istirahat. Kalau banyak yang menginap di rumah Saras, nantinya ayah Saras bisa terganggu.”

Dea: “Tapi Saras bilang tidak apa-apa menginap di rumahnya, bu.”

Ibu: “Ibu rasa lain kali saja, ya. Jadi akhir pekan ini kamu tetap di rumah saja.”

Dea: “Benar tidak boleh menginap di rumah Saras, bu?”

Ibu: “Iya, untuk kali ini tidak boleh. Mungkin minggu depan atau dua minggu lagi boleh.”

Dea: “Baiklah kalau begitu, bu.” Tutup Dea.

7 Contoh Teks Negosiasi 2, 3, 4, 5 Orang Berbagai Tema Singkat dan Strukturnya

5. Teks Negosiasi Penyewaan Sepeda Motor

Penyewa: “Permisi, Pak. Apakah di sini menyewakan motor?”

Pemilik: “Iya, Mas. Mau sewa harian atau mingguan?”

Penyewa: “Harian saja, Pak. Berapa harga sewanya?”

Pemilik: “Kalau harian Rp100.000, sudah termasuk helm.”

Penyewa: “Apakah bisa kurang, Pak? Saya cuma pakai sampai sore.”

Pemilik: “Kalau begitu, saya kasih Rp90.000, Mas. Tapi bensin isi sendiri.”

Penyewa: “Baik, Pak. Kalau Rp85.000 bagaimana? Saya janji motornya dijaga.”

Pemilik: “Hmm, ya sudah. Rp85.000 saja, tapi KTP ditinggal, ya.”

Penyewa: “Siap, Pak. Ini KTP saya.”

Pemilik: “Baik, Mas. Motornya silakan dipakai.”

Penyewa: “Terima kasih, Pak.”

6. Teks Negosiasi Penyewaan Lapangan Futsal

Penyewa: “Permisi, Mas. Apakah lapangan futsal masih kosong malam ini?”

Pengelola: “Masih ada jam delapan sampai jam sepuluh malam.”

Penyewa: “Berapa biaya sewanya untuk dua jam?”

Pengelola: “Untuk dua jam harganya Rp300.000.”

Penyewa: “Bisa kurang tidak, Mas? Kami langganan di sini.”

Pengelola: “Kalau langganan, saya bisa beri Rp270.000.”

Penyewa: “Baik, kami setuju.”

Pengelola: “Oke, lapangan saya catat atas nama siapa?”

Penyewa: “Atas nama Andi.”

7. Teks Negosiasi Membeli Handphone Bekas

Pembeli: “Mas, HP yang ini masih normal semua, kan?”

Penjual: “Masih normal, Kak. Tidak ada minus sama sekali.”

Pembeli: “Harganya berapa?”

Penjual: “Rp1.800.000.”

Pembeli: “Kalau Rp1.500.000 boleh tidak?”

Penjual: “Wah, belum bisa Kak. Paling murah Rp1.700.000.”

Pembeli: “Bagaimana kalau Rp1.650.000?”

Penjual: “Baiklah, saya lepas Rp1.650.000.”

Pembeli: “Oke, saya ambil.”

8. Teks Negosiasi Izin Mengikuti Kegiatan Sekolah

Anak: “Bu, saya mau bicara sebentar.”

Ibu: “Iya, ada apa?”

Anak: “Besok sekolah mengadakan kemah pramuka. Saya mau izin ikut.”

Ibu: “Kegiatannya berapa hari?”

Anak: “Dua hari satu malam, Bu.”

Ibu: “Apakah aman dan ada guru pendampingnya?”

Anak: “Ada, Bu. Semua siswa juga diwajibkan ikut.”

Ibu: “Kalau begitu ibu izinkan, tapi jaga kesehatan.”

Anak: “Iya Bu, terima kasih.”

Halaman:

Advertisement