Advertisement
Source : smandasingaraja.sch.id

Contoh Kalimat Prefiks, Infiks, Sufiks, dan Konfiks Beserta Pengertiannya

Pemahaman terhadap penggunaan prefiks, sufiks, dan konfiks akan lebih mendalam apabila melihat contohnya di sini.

29 Oktober 2023 Fajar Laksana

Berikut ini beberapa contoh kalimat yang menggunakan sufiks.

  1. Tolong kirimkan paket ini ke alamat yang tertulis di amplop. (kirim-kan)
  2. Lemparkan bola itu ke tengah lapangan. (lempar-kan)
  3. Pukulan petinju kelas berat itu sangat keras. (pukul-an)
  4. Tanami lahan kosong itu dengan sayuran yang bermanfaat. (tanam-i)
  5. Awali kegiatan hari ini dengan olahraga ringan. (awal-i)
  6. Semuanya berlalu dengan cepat hingga kamu tidak menyadari. (semua-nya)
  7. ara wartawan kompak menghadiri rapat anggota dewan di salah satu gedung di Jakarta. (warta-wan)
  8. Ilmuwan itu mengembangkan sebuah serum yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh manusia. (ilmu-wan)
100+ Contoh Kata Ejaan dan Tanda Baca Bahasa Indonesia yang Benar

Pengertian dan Contoh Kalimat Konfiks

Konfiks adalah suatu bentuk afiksasi dalam bahasa Indonesia yang terdiri dari kombinasi antara prefiks dan sufiks. 

Penempatan imbuhan ini terdapat di awal dan akhir sebuah kata dasar. Dalam pembentukan kata, konfiks memiliki fungsi yang serupa dengan prefiks dan sufiks. 

Fungsinya yaitu untuk mengubah makna dari kata dasarnya. Contoh-contoh konfiks yang umumnya Anda temui dalam bahasa Indonesia antara lain ke- -an, pe- -an, dan se- -nya.

Dalam penggunaannya, konfiks memberikan fleksibilitas dalam pembentukan kata-kata baru dalam bahasa Indonesia. 

Penting untuk memahami contoh kalimat prefiks, infiks, sufiks, dan konfiks secara tepat. 

Dengan demikian kita dapat mengungkapkan makna yang lebih spesifik dan kaya dalam percakapan sehari-hari maupun tulisan formal.

Berikut ini beberapa contoh kalimat yang menggunakan konfiks.

  1. Kemerdekaan Republik Indonesia jatuh pada 17 Agustus 1945. (ke-merdeka-an)
  2. Keanggotaan di kelompok ini telah dibekukan untuk sementara waktu. (ke-anggota-an)
  3. Kami dapat merasakan apa yang beliau rasakan. (me-rasa-kan)
  4. Apa yang telah dia perbuat sangat merugikan orang lain. (me-rugi-kan)
  5. Es ini harus didinginkan terlebih dahulu sebelum dapat kamu makan. (di-dingin-kan)
  6. Kolam itu merupakan tempat penangkaran ikan. (pe-tangkar-an)
  7. Pandemi mengakibatkan penurunan pendapatan tiap perusahaan. (pe-turun-an)
  8. Banyak tempat peribadatan di wilayah tersebut. (per-ibadat-an)
  9. Budi masih berhubungan baik dengan teman lamanya. (ber-hubung-an)
  10. Sebaiknya jangan berjualan di tempat itu. (ber-jual-an)
  11. Dia seharusnya berperilaku santun pada keluarga korban. (se-harus-nya)

Halaman:

Advertisement