Contoh Kalimat Tanda Petik Ganda dan Tunggal beserta Pengertianya dalam Bahasa Indonesia
Apakah kamu sedang mempelajari tata kebahasaan dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar? Simak kumpulan beberapa contoh kalimat tanda petik ganda dan tunggal yang ada di bawah ini.
Berikut ini merupakan beberapa contoh dari kalimat yang menggunakan tanda petik tunggal dengan tepat dan baik diantaranya:
- Saya mendengar ada seseorang yang membisikkan, ‘Jangan berangkat sekarang juga.’
- Buku yang Ibu sedang baca memiliki judul ‘Menu Masakan Tradisional yang Hampir Jarang Terdengar.’
- Dina berkata, ‘Saya akan berangkat dari rumah pukul 5 pagi.’
- Film kesukaan saya saat merasa sedih adalah ‘Dua Garis Biru.’
- Kucing milik Rani mengenakan kalung yang bertuliskan ‘Milo.’
- Ibu Rina bertanya kepadaku, “Kamu juga mendengar ada teriakan ‘kebakaran!’ tadi pagi?”
- Ibu berkata, “Saat aku pulang ke rumah, aku selalu mendengar anak-anakku berteriak, ‘ibu sudah pulang!’ dengan begitu kencang, seketika semua rasa lelahku lenyap begitu saja.”
- Doni yang sedang merasa penuh dengan ketakutan bertanya, “Kalian dengar suara bunyi sepeda ‘kring-kring’ dari jalan itu?”
- “Saya akan membacakan puisi dengan judul ‘Ibu Pertiwi’ dari Nisrina,” kata Dino kepada hadirin di acara menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia.
- “Kamu merasa bangga bahwa lagu ‘Indonesia Raya’ dapat dikumandangkan pada kesempatan ini,” ujar ketua delegasi olahraga basket dari Indonesia.
- Mata Ayah mengalami kerusakan pada bagian retina ‘dinding mata sebelah dalam’.
- Budi tertular virus COVID-19 saat dirinya sedang bepergian ke luar negeri, sekarang dia harus mengikuti proses self quarantine ‘karantina mandiri’ selama dua minggu.
- Para penari dihimbau untuk mengikuti jadwal dress rehearsal ‘gladi resik’ pada pukul 4 sore di gedung utama.
- Divisi acara sedang menantikan feedback ‘umpan balik’ dari seluruh panitia yang bertugas.
Penutup
Nah, itu tadi merupakan beberapa contoh kalimat tanda petik ganda dan tunggal yang bisa kamu jadikan sebagai referensi. Dari contoh tersebut, kamu bisa mencoba untuk melihat apakah sudah sesuai dengan penjelasan yang diberikan sebelumnya.
Tidak hanya dengan tanda petik, tetapi masih ada banyak kaidah kebahasaan dalam Bahasa Indonesia lainnya yang perlu untuk dipahami dengan baik. Kamu bisa mencari tahu kaidah tersebut dengan lengkap melalui situs blog Mamikos.
FAQ
Tanda petik tunggal adalah petik yang digunakan saat diperlukan untuk mengapit petikan yang ada di dalam petikan lain. Contohnya seperti “Ayah berteriak, ‘Mari, masuk!’ dan semua mengikuti ucapannya.”
Tanda petik ganda atau dua merupakan tanda petik yang digunakan untuk mengapit jenis petikan langsung yang asalnya dari pembicaraan serta naskah maupun jenis bahan tertulis yang lainnya.
Huruf pertama yang ditulis atau digunakan setelah adanya tanda petik dua yaitu menggunakan huruf kapital. Kemudian, nantinya diakhiri menggunakan tanda baca menyesuaikan dengan jenis kalimat yang digunakan.
Tanda petik tunggal digunakan saat diperlukan dalam mengutip kata, klausa, frasa, maupun kalimat yang ada di dalam kalimat lain.
Tanda petik tunggal digunakan saat diperlukan untuk menandai jika terdapat makna, terjemahan, atau juga penjelasan yang diberikan dari sebuah kata maupun ungkapan.
Halaman:

