Advertisement
Source : unsplash.com/@lucassankey

6 Contoh Karangan Narasi Pendek Berbagai Topik Lengkap & Cara Membuatnya

Narasi adalah salah satu jenis tulisan yang di dalamnya akan terdapat penjelasan dari sebuah peristiwa secara berurutan dari waktu ke waktu tertentu.

29 Oktober 2023 Mamikos

2. Contoh Karangan Narasi tentang Pendidikan

Jika kamu ingin memahami contohnya secara lebih jelas lagi, maka kamu bisa menyimak contoh karangan narasi tentang pendidikan yang berjudul Bapak Pendidikan Nasional berikut ini:

7 Jenis-Jenis Paragraf Bahasa Indonesia beserta Pengertian dan Penjelasannya Lengkap

Sampai saat ini, dunia pendidikan Indonesia tidak pernah berhenti berterima kasih terhadap jasa tokoh pelopor pendidikan di Indonesia sejak jaman penjajahan Belanda. Tokoh pelopor pendidikan di Indonesia yang sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda ini adalah Ki Hajar Dewantara.Perjuangan dan usaha yang sudah dilakukan salah satu pahlawan Indonesia ini sangatlah besar. Beliau tidak pernah berhenti berupaya untuk membantu rakyat pribumi agar bisa mendapatkan hak pendidikan seperti hak para priyayi maupun orang-orang Belanda lainnya.

Dengan upaya keras dan perjuangannya inilah yang akhirnya membuat beliau bisa dinobatkan sebagai Bapak Pendidikan Nasional dan bahkan hari kelahirannya pun juga sampai saat ini diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Ki Hajar Dewantara lahir di kota Yogyakarta dan di tanggal 2 Mei 1889. Sementara itu, untuk nama kecil beliau adalah Raden Mas Soewardi Soeryaningrat, dan nama ini sangat khas dengan nuansa Jawa.

Sejak masih muda, beliau selalu memberikan sosialisasi kepada masyarakat Indonesia dengan tujuan menggugah kesadaran para warga ini akan pentingnya persatuan dan kesatuan berbangsa bernegara.

Kemudian, ketika Ki Hajar Dewantara sedang diasingkan di Belanda, beliau semakin gencar untuk mengedepankan pendidikan masyarakat Indonesia. Selama masa pengasingannya, beliau belajar ilmu pendidikan yang lebih dalam, bahkan hingga memperoleh gelar Europeesche Akte.

Gelar ini bukanlah sebuah gelar yang patut diremehkan, karena dengan adanya gelar ini beliau bisa berlatih menjadi guru ketika sudah kembali ke Indonesia. Kemudian usaha kerasnya ini akhirnya membuahkan hasil yang positif, yaitu Ki Hajar Dewantara berhasil mendirikan sekolah Perguruan Nasional Taman Siswa.

Sekolah ini didirikan pada tanggal 3 Juli 1992, dan sejak sekolah tersebut berdiri semakin banyak halangan serta rintangan yang harus dilewati Ki Hajar Dewantara. Sebab, pemerintah Belanda sangat menentang akan hal itu.

Namun, meskipun halangan dan rintangan menyerang beliau, beliau tidak pernah menyerah untuk memperjuangkan pendidikan masyarakat Indonesia.

Sampai akhirnya, beliau menciptakan sebuah semboyan yang sampai saat ini masih dikenal oleh masyarakat Indonesia, yaitu Tut Wuri Handayani, Ing Madya Mangun Karsa, Ing Ngarsa Sung Tuladha.

Arti dari semboyan ini adalah di belakang memberi dorongan, di tengah menciptakan peluang untuk berprakarsa, dan di depan memberi teladan. Dengan artinya yang sangat berpengaruh ini, akhirnya membuat semboyan ini dijadikan sebagai slogan Kementerian Pendidikan Nasional.

Halaman:

Advertisement