Advertisement
Source : pexels.com

20 Contoh Kegiatan Literasi di Sekolah beserta Penjelasannya Lengkap

Kecintaan seseorang pada buku akan senantiasa tercermin pada kemampuan literasi dan perilakunya, simak contoh kegiatan literasi di sekolah berikut ini.

26 Oktober 2025 Bella Carla

Apa Saja Komponen Literasi Sekolah?

Literasi sekolah terdiri dari enam komponen. Adapun komponen literasi sekolah yang dimaksud adalah sebagai berikut.

1. Komponen literasi usia dini

Pada komponen literasi usia dini, pihak yang harus ikut aktif berperan adalah orang tua, keluarga, guru PAUD, dan pengasuh (jika ada).

2. Komponen literasi dasar

Pada komponen literasi dasar, pihak yang harus ikut aktif berperan adalah pendidikan formal.

3. Komponen literasi perpustakaan

Pada komponen literasi perpustakaan, pendidikan formal adalah pihak yang harus ikut aktif berperan.

4. Komponen literasi teknologi

Di era digital seperti sekarang ini, arus teknologi tidak dapat dibendung. Kemampuan literasi setiap anak harus selalu ditingkatkan agar tidak mudah terjerumus dalam hal-hal yang tidak benar.

Oleh karena itu, komponen literasi teknologi harus melibatkan peran pendidikan formal dan keluarga.

5. Komponen literasi media

Arus informasi yang disampaikan melalui media tidak bisa diterima mentah-mentah begitu saja.

Seringkali, Bapak/Ibu mendapatkan berita hoax yang menyesatkan. Oleh karena itu, komponen literasi media ini harus melibatkan pendidikan formal, keluarga, dan lingkungan sosial.

6. Literasi visual

Komponen literasi visual membutuhkan peran aktif pendidikan formal dan lingkungan sosial.

Apa Saja Contoh Kegiatan Literasi di Sekolah?

Berikut adalah beberapa contoh kegiatan literasi di sekolah beserta penjelasannya yang perlu kamu ketahui.

1. Membaca senyap

Contoh kegiatan literasi di sekolah beserta penjelasannya yang pertama mengajak siswa secara sadar untuk mengambil buku sesuai dengan keinginannya di pojok buku dalam kelas.

Setiap siswa dapat memilih topik atau judul buku yang berbeda.

Nantinya, seluruh siswa dapat membaca senyap atau membaca dalam hati (diam) selama sekitar 10 menit.

Setelah itu, siswa dapat merangkum bacaan tersebut dalam durasi waktu 5 menit.

2. Membaca dan mendengarkan bersama

Contoh kegiatan literasi di sekolah beserta penjelasannya yang kedua adalah membaca dan mendegarkan bersama.

Ini artinya akan ada perwakilan seorang siswa untuk membaca dan kemudian disimak oleh siswa lainnya.

Topik dan bahan bacaan yang didengar sama, namun siswa diminta untuk dapat menyimpulkan cerita yang didengar dengan kalimat berbeda.

3. Mendengarkan guru bercerita

Contoh kegiatan literasi di sekolah beserta penjelasannya yang ketiga adalah mendengarkan guru bercerita.

Peran seorang guru memang berperan penting di dalam kegiatan literasi di sekolah.

Kegiatan literasi yang ketiga adalah mendengarkan guru bercerita di muka kelas dengan nada nyaring.

Setelah mendengarkan guru bercerita, siswa diminta untuk merangkum cerita tersebut.

4. Mendengarkan siswa bercerita

Contoh kegiatan literasi di sekolah beserta penjelasannya yang keempat adalah mendengarkan siswa bercerita.

Kegiatan literasi keempat ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa di dalam kelas.

Dimana ada perwakilan siswa yang membaca cerita secara lisan di muka kelas, kemudian siswa lainnya bertugas untuk meresume. Cerita yang dibaca bersifat faktual atau cerita fiksi.

5. Menyimak video pembelajaran

Kegiatan literasi kelima adalah menyimak video pembelajaran yang ditampilkan oleh guru melalui LCD proyektor.

Seluruh siswa menyimak video tersebut dan kemudian merangkumnya dengan bahasa sendiri.

6. Menyimak berita audio visual

Kegiatan literasi keenam adalah menyimak berita aktual dan faktual secara online atau memutar rekaman ulang berita di muka kelas.

Setelah menyimak, siswa diminta untuk meresume terkait dengan konteks terjadinya peristiwa yang ada dalam berita tersebut. Ketika meresume, siswa wajib menjelaskan menggunakan rumus 5W+1H.

7. Menyimak berita radio

Kegiatan literasi ketujuh adalah menyimak berita radio dalam bentuk audio.

Setelah menyimak, siswa diminta untuk meresume. Sama halnya dengan kegiatan literasi keenam tadi, siswa wajib meresume dengan memuat beberapa pertanyaan konteks peristiwa menggunakan rumus 5W+1H.

8. Meresume kegiatan di hari libur

Kegiatan literasi kedelapan adalah siswa meresume kegiatan selama hari libur sekolah yang biasanya dalam bentuk cerita liburan.

Siswa diminta untuk menuliskan pengalaman selama berlibur, mengingat setiap siswa tentu memiliki pengalaman berbeda dalam berlibur.

9. Siswa menulis predikasi cerita

Kegiatan literasi selanjutnya adalah menulis predikasi cerita. Dimana guru menampilkan gambar, sedangkan siswa bertugas untuk menuliskan prediksi cerita dari gambar tersebut.

Satu gambar diceritakan secara tertulis oleh siswa dan melanjutkan ceritanya sampai akhir.

10. Siswa menulis prediksi berita

Kegiatan literasi selanjutnya adalah menulis prediksi berita.

Dimana guru menampilkan contoh kasus dalam bentuk gambar, sedangkan siswa bertugas untuk menuliskan prediksi beritanya termasuk latar dan konteks peristiwanya.

11. Menulis cerita pendek berdasarkan pengalaman

Kegiatan literasi yang satu ini mengajak siswa untuk membuat cerita pendek sebanyak tiga paragraf.

Siswa dapat menulis cerita pendek berdasarkan pengalaman masing-masing.

Melalui tiga paragraf yang ditulis dapat memberikan kesan unik pada setiap tulisan masing-masing siswa.

12. Menciptakan puisi

Kegiatan literasi selanjutnya adalah menciptakan puisi. Seperti yang kita ketahui, puisi juga menjadi bagian dari literasi.

Siswa dapat menulis puisi secara bebas sesuai dengan kesukaan masing-masing.

Halaman:

Advertisement