Advertisement
Source : unsplash.com/@dtbosse

6 Contoh Kerangka Karangan Ilmiah Sederhana dan Cara Menyusunnya

Suatu kerangka diperlukan untuk memudahkan proses penulisan karangan ilmiah. Bagaimana cara menyusun kerangka karangan? Simak artikel ini.

30 Juni 2024 Lailla

Unsur Kerangka Karangan Ilmiah

Ketika kamu menulis suatu kerangka karangan ilmiah, perhatikan unsur-unsur yang ada di dalamnya.

  1. Judul
  2. Abstrak
  3. Kata Pengantar
  4. Daftar isi
  5. Daftar tabel
  6. Daftar gambar
  7. Uraian bab
  8. Kesimpulan
  9. Saran
  10. Bibliografi
  11. Apendiks
  12. Indeks
  13. Tanggal penerbitan
  14. Penerbit
  15. Daftar riwayat hidup

Sebagai tambahan informasi, unsur kerangka karangan ilmiah berikut di atas dimodifikasi sesuai kebutuhan, baik ditambahkan komponen lain maupun dihilangkan.

Misalnya saja kerangka penulisan karangan ilmiah paper akan lebih sederhana jika dibandingkan karangan ilmiah skripsi.

Cara Menyusun Kerangka Karangan Ilmiah

Setelah memahami unsur kerangka karangan ilmiah di atas, kini saatnya kamu mencari tahu cara menyusun kerangka karangan ilmiah.

1. Menentukan judul karangan ilmiah

Judul suatu karya tulis merupakan gambaran singkat inti tulisan. Sebaiknya judul karangan ilmiah tidak terlalu panjang tetapi juga tidak terlalu pendek.

2. Membuat abstrak atau ringkasan

Bagian abstrak memuat uraian singkat pada pembaca terkait semua hal yang dibahas pada karangan ilmiah.

Biasanya abstrak ditulis dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.

3. Menulis kata pengantar

Bagian kata pengantar akan membawa pembaca lebih siap memahami tulisan yang lain.

Berikan gambaran umum masalah yang akan kamu bahas dan latar belakang penulisan karangan ilmiah secara umum.

Kata pengantar juga bisa memuat ucapan terima kasih dari penulis pada para pihak yang sudah membantu penyelesaian karta.

4. Membuat daftar isi

Daftar isi suatu karangan ilmiah berisi bagian pokok tulisan, bab yang ada di dalamnya, dan bagian penting lainnya.

Dengan membaca daftar isi, pembaca bisa menebak hal-hal yang akan dibahas pada karangan tersebut.

5. Membuat daftar tabel

Pembuatan tabel pada suatu karya ilmiah tidak bersifat wajib.

Namun, untuk memudahkan pembaca menelusuri tabel yang disajikan, kamu bisa membuat halaman daftar tabel yang berisi nomor, nama, dan keterangan tabel.

6. Membuat daftar gambar

Jika pada karangan ilmiah yang kamu buat terdapat beberapa gambar, cantumkan penjelasan gambar tersebut pada bagian ‘daftar gambar’.

Tuliskan penomoran gambat secara urut, judul setiap gambar, dan nomor halaman tempat gambar tersebut berada.

Halaman:

Advertisement