Advertisement
Source : unsplash.com/@dtbosse

6 Contoh Kerangka Karangan Ilmiah Sederhana dan Cara Menyusunnya

Suatu kerangka diperlukan untuk memudahkan proses penulisan karangan ilmiah. Bagaimana cara menyusun kerangka karangan? Simak artikel ini.

30 Juni 2024 Lailla

7. Uraian bab

Karangan ilmiah yang kamu buat pastinya terdiri dari beberapa bab.

Dengan membagi bab tersebut, kamu bisa mencantumkan hal-hal yang perlu ditulis pada suatu bagian agar tidak tumpang tindih dengan bagian yang lainnya. Uraikan secara rinci hal-hal yang akan kamu bahas.

8. Kesimpulan

Buatlah kerangka kesimpulan dengan melihat pembuktian dan uraian lainnya yang sudah kamu tulis.

Jika pada karya ilmiahmu terdapat hipotesis, bagian kesimpulan perlu dibuat relevan dengan hipotesis dan diberi bukti.

Hindari membuat kesimpulan dari hal yang tidak dibahas pada karangan ilmiah.

9. Bibliografi

Cantumkan sumber-sumber pustaka yang kamu gunakan untuk menulis karangan ilmiah.

Jika referensi yang kamu gunakan cukup banyak, lakukan pembagian berdasarkan kategori sumber, nama penulis, atau klasifikasi lainnya.

10. Apendiks

Apendiks memungkinkan pembaca untuk memahami seluruh karangan ilmiah yang kamu buat tanpa membuat karangan tersebut terlalu tebal.

11. Indeks

Indeks memuat petunjuk yang berupa nama dan pokok masalah yang dinilai penting. Indeks disusun sesuai abjad.

12. Daftar riwayat hidup

Riwayat hidup atau curriculum vitae merupakan keterangan tambahan tentang diri penulis.

Pada bagian tersebut, dapat dicantumkan nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, riwayat pendidikan, riwayat pekerjaan, dan daftar prestasi serta karya tulis jika ada.

Jangan lupa untuk mengumpulkan bahan-bahan dan referensi pendukung penulisan. Kamu bisa menggunakan buku, jurnal, hasil penelitian, laporan, dan sumber lainnya yang relevan.

Cara Membuat Kerangka Karangan yang Baik dan Benar

Dalam membuat kerangka karangan, ada beberapa teknik yang perlu diterapkan oleh penulis, seperti:

  1. Pemilihan topik karangan harus jelas
  2. Setiap unit mempunyai satu gagasan dan jika ada gagasan lain yang ingin disampaikan, maka dirinci pada bagian berbeda
  3. Penyusunan pokok kerangka karangan harus logis, sehingga bisa didapatkan gambaran secara jelas
  4. Gunakan simbol yang konsisten agar tidak membingungkan

Contoh Kerangka Karangan Ilmiah

Berikut ini adalah contoh-contoh kerangka karangan ilmiah yang akan membantumu dalam menyusun suatu karya.

Tentunya kerangka ini bisa kamu modifikasi sesuai kebutuhan dan sesuai jenis karya tulis.

Halaman:

Advertisement