Contoh Kesimpulan Hasil Wawancara beserta Cara Membuatnya, Gampang Kok!
Sebelum membahas lebih jauh tentang contoh membuat kesimpulan hasil wawancara, kamu harus mengetahui pengertian wawancara dan persiapan untuk melakukannya.
5. Mengatur Janji Wawancara
Jika sudah menentukan siapa narasumbermu, hubungi dan tanyakan jadwal luangnya untuk wawancara.
Sepakati waktu dan tempat wawancaranya, serta sampaikan juga tema dan poin-poin pertanyaan, agar narasumber bisa mempersiapkan jawaban.
Contoh Kesimpulan Hasil Wawancara dan Cara Membuatnya
Kesimpulan adalah bagian dari laporan wawancara. Kamu akan menulis atau membuat laporan berdasarkan hasil wawancara yang telah kamu lakukan.
Untuk membuat laporan wawancara yang baik dan benar kamu bisa mengikuti sistematika penulisan laporan.
Nah, berikut ini langkah-langkah menulis contoh kesimpulan laporan hasil wawancara yang biasa diterapkan:
1. Menuliskan Latar Belakang Wawancara
Dalam sebuah wawancara, tentunya ada topik yang pewawancara bahas dengan narasumber.
Untuk membuat laporan wawancara yang pertama adalah menulis latar belakang permasalahan atau alasan mengangkat sebuah topik.
Tuliskan juga keadaan dan suasana sekitar saat wawancara berlangsung.
2. Menuliskan Tujuan Wawancara
Pewawancara melakukan wawancara untuk tujuan tertentu.
Contohnya kamu melakukan wawancara untuk keperluan tugas sekolah, menyusun makalah, karya tulis dan lain sebagainya.
Kemukakan tujuan kamu melakukan wawancara dengan menulis poin-poin atau paragraf.
3. Menuliskan Topik Wawancara
Pada bagian ini, kamu tulis topik atau tema bahasan wawancara yang akan dilakukan.
Susun topik wawancara dengan sistematis, sehingga pembaca mudah mendapatkan gambaran wawancara yang berlangsung.
4. Menuliskan Waktu dan Tempat Wawancara
Selanjutnya adalah menuliskan deskripsi waktu dan tempat kamu melakukan wawancara.
Waktu dan tempat wawancara harus kamu cantumkan dalam laporan wawancara. Hal ini berfungsi sebagai informasi bagi pembaca laporan.
Selain itu, bisa menjadi bukti bahwa memang benar terjadi wawancara, sehingga informasi dari hasil wawancara dapat narasumber pertanggungjawabkan.
Dewasa ini, tidak sedikit media yang terlalu mengada-ada hasil wawancara.
5. Menuliskan Hasil Sebuah Wawancara
Setelah menulis waktu dan tempat, tulislah hasil dari wawancara yang telah kamu lakukan.
Bagian ini merupakan isi dari laporan wawancara. Isinya meliputi informasi tentang narasumber, pewawancara, dan transkrip hasil wawancara yang telah kamu lakukan.
Kamu bisa menuliskan transkrip hasil wawancara dengan gaya tanya jawab (Q & A) atau gaya naratif.

