4 Contoh Komunikasi Massa yang Sering Digunakan beserta Fungsinya
Dalam artikel berikut, Mamikos akan memberikan beberapa contoh komunikasi massa yang dilengkapi dengan fungsinya. Yuk, baca artikel ini supaya kamu mampu memahaminya!
3. Linkage (Pertalian)
Fungsi lain dari media massa adalah sebagai media pemersatu, yang mengacu pada peran media massa dalam menyatukan anggota masyarakat yang beragam.
Media massa membantu membentuk pertalian antara individu atau kelompok dengan kepentingan dan minat yang sama.
Misalnya, media massa dapat menghubungkan kelompok-kelompok yang memiliki kepentingan yang serupa meskipun terpisah secara geografis.
Hal ini tentu memudahkan seseorang untuk membangun komunitas tertentu dan mampu memfasilitasi pertukaran informasi serta ide di antara mereka yang saling menjalin hubungan.
4. Transmission of Values (Penyebaran Nilai-Nilai)
Komunikasi massa juga berperan dalam penyebaran nilai-nilai sosial, yang disebut sebagai sosialisasi.
Proses sosialisasi mengacu pada cara individu mengadopsi perilaku dan nilai-nilai dari kelompok di sekitarnya.
Media massa memainkan peran penting dalam sosialisasi dengan menyajikan gambaran masyarakat yang dapat diamati, didengar, dan dibaca.
Melalui media massa, kita dapat melihat bagaimana masyarakat bertindak dan aspirasi apa yang mereka harapkan.
Dengan demikian, media massa tidak hanya mencerminkan kita sebagai individu, tetapi juga mempengaruhi harapan dan perilaku kita dengan memperlihatkan model peran yang bisa kita tiru.
5. Entertainment (Hiburan)
Media massa juga dapat memiliki peran sebagai penyedia hiburan yang diperuntukkan bagi masyarakat luas.
Contohnya, program-program televisi menawarkan variasi hiburan yang dapat dinikmati oleh pemirsa dari berbagai kalangan.
Selain itu, surat kabar juga memiliki peran dalam menyediakan hiburan, seperti cerita pendek, komik, dan berita yang mengangkat aspek-aspek kemanusiaan (human interest).
Karakteristik Media Massa
Media massa memiliki karakteristik yang unik yang membedakannya dari media lainnya.
Pertama, media massa bersifat melembaga, yang berarti proses pengelolaannya melibatkan banyak orang dari pengumpulan hingga penyajian informasi.
Kedua, media massa bersifat satu arah, sehingga dialog antara pengirim dan penerima pesan cenderung terbatas.
Ketiga, media massa meluas dan serempak, memungkinkan informasi disampaikan kepada banyak orang secara bersamaan dan dalam waktu yang relatif singkat.
Keempat, media massa bersifat terbuka, di mana pesannya dapat diterima oleh siapa saja tanpa memandang usia, jenis kelamin, atau suku bangsa.
Kelima, media massa menggunakan peralatan teknis seperti radio, televisi, dan surat kabar dalam proses penyebaran pesan.
Halaman:
