Contoh Konflik Vertikal di Indonesia beserta Penjelasannya Lengkap
Sudah tahu apa saja contoh-contoh konflik vertikal di Indonesia? Simak ulasan lengkapnya di artikel ini.
Contoh Konflik Vertikal di Indonesia beserta Penjelasannya Lengkap – Dalam kehidupan masyarakat bisa dipastikan akan timbul konflik sosial di lingkungan.
Sebagai masyarakat Indonesia, pasti kamu juga sudah pernah mendengar dan melihat konflik di sebuah negara termasuk Indonesia.
Contoh konflik vertikal juga dapat dilihat dari lingkungan keluarga sekalipun. Agar lebih jelas berikut ini ada beberapa penjelasan tentang konflik dan contohnya. Yuk, simak! 📖✨
Daftar Isi
- Contoh Konflik Vertikal di Indonesia beserta Penjelasannya
- 1. Kasus OPM (Organisasi Papua Merdeka)
- 2. Konflik Buruh dengan PT Megariamas Sentosa
- 3. Penembakan Mahasiswa Trisakti Tahun 1998
- 4. Konflik Aceh
- 5. Konflik Buruh dengan PT Tjiwi Kimia Sidoarjo
- 6. Konflik Maluku
- 7. Konflik Lapindo Brantas di Sidoarjo
- Ciri-ciri Konflik Vertikal
Contoh Konflik Vertikal di Indonesia beserta Penjelasannya

Sebenarnya untuk konflik di Indonesia sendiri sudah cukup banyak. Salah satunya konflik sosial yang ada di negara ini, yaitu konflik vertikal. Konflik vertikal biasanya terjadi antara dua golongan berbeda.
Kondisi ini bisa saja terjadi di mana saja. Konflik vertikal akan sering terjadi dilingkungan masyarakat majemuk. Konflik vertikal cukup mudah untuk ditemui sehingga kamu akan lebih mudah untuk memahaminya.
Biasanya konflik vertikal terjadi antara individu yang memiliki status dan peran berbeda. Sehingga, dalam konflik ini setidaknya ada 2 pihak memiliki kedudukan lebih kuat dan ada yang lemah.
Berbeda dengan contoh konflik horizontal. Dengan adanya perbedaan kedudukan inilah, yang memicu munculnya konflik dan biasanya untuk penyelesaian konfliknya ada salah satu pihak yang dirugikan.
Agar lebih jelas, berikut ini ada beberapa contoh konflik vertikal yang sering muncul di indonesia lengkap dengan pembahasannya.
1. Kasus OPM (Organisasi Papua Merdeka)
Indonesia maupun negara-negara lain tentu memiliki konflik yang berbeda-beda.
Di Indonesia sendiri konflik vertikal cukup mudah ditemukan. Contoh konflik vertikal di Indonesia salah satunya adalah kasus OPM.
Gerakan separatisme yang satu ini bertujuan ingin melepas diri dari NKRI. OPM menjadi organisasi gerakan pro kemerdekaan Papua. Reaksi masyarakat Papua terhadap sikap pemerintah sejak tahun 1963.
Perlawanan bersenjata yang pertama kali terjadi sejak tanggal 26 Juli 1965 di Manokwari.
Ada banyak akibat yang ditimbulkan dari terjadinya konflik, salah satunya yaitu terbunuhnya seorang polisi yang tertembak di Mimika pada bulan November 2017.
2. Konflik Buruh dengan PT Megariamas Sentosa
Contoh konflik vertikal di Indonesia selanjutnya ini sudah terjadi pada tahun 2008. Tepatnya berada di tanggal 23 September. Konflik ini terjadi di Kantor Sudin Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Jakarta Utara.
Konflik ini terjadi akibat para buruh yang menuntut untuk pemerintah agar mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan PT Megariamas Sentosa.
Perusahaan telah mangkir untuk memberikan THR atau Tunjangan Hari Raya pada semua karyawan.
Padahal pemerintah sendiri mengatakan jika pemberian THR untuk para karyawan adalah kewajiban perusahaan.
Seperti hanya yang sudah tercatat pada ketentuan Peraturan Menteri, Negara Kerja No.4 tahun 1994 tentang THR.
Setiap konflik yang terjadi tentu diakibatkan oleh beberapa faktor sehingga di lingkungan masyarakat pun sering tidak dalam satu kesatuan.
Hal ini yang mengakibatkan beberapa contoh konflik vertikal dan horizontal terjadi.
Halaman:



