11 Contoh Konjungsi Penerang beserta Pengertian dan Ciri-Cirinya dalam Bahasa Indonesia
Ada yang menyebutkan bahwa konjungsi penerang digunakan untuk menjelaskan suatu peristiwa atau hal pada suatu kalimat, frasa atau klausa.
4. Contoh Kalimat dengan Konjungsi Penerang Jenis Disjungtif
Dalam konjungsi ini juga dikenal jenis kata sambung disjungtif, yakni digunakan untuk menghubungkan dua unsur yang sederajat, tapi fungsinya untuk memilih salah satu dari dua hal tersebut.
Kalimat yang memakai kata sambung biasanya ada kata atau, ataupun, maupun, entah…entah. Untuk lebih jelasnya, berikut kami berikan contoh kalimat konjungsi penerang yang memakai kata sambung disjungtif:
- Kalau disuruh memilih, kamu akan ikut komunitas bola atau badminton?
- Lebih baik kita makan di restoran atau lesehan pinggir jalan?
- Kamu lebih menyukai film Indonesia atau Korea?
- Sampai hari ini dia masih bingung memilih ikut les matematika atau bahasa Inggris.
- Dia masih saja bingung harus berkata jujur atau berbohong.
- Contoh konjungsi penerang selanjutnya. Laki-laki itu masih tidak tahu harus pergi atau tetap tinggal di sana.
- Hari ini aku akan memberikan kue untuk ibu maupun ayah.
- Entah diterima entah tidak, aku masih setia menunggu pengumuman dari perusahaan itu.
- Aku akan berusaha menerima keputusan orang tua baik sesuai keinginanku maupun tidak.
- Dina memang selalu berbuat baik kepada setiap orang baik yang ia kenal maupun tidak.
- Aku bingung harus membeli yang mana, warna merah atau biru.
- Dia dikenal sebagai pedagang kaya karena rumahnya mewah semua, baik di kota maupun di kampung.
- Budi bersikeras melamar pekerjaan di perusahaan itu, baik diterima maupun ditolak.
- Kita langsung pulang ke rumah atau singgah dulu ke restoran.
- Entah karena suaminya, entah karena hal lain, dia terlihat murung sejak pagi tadi.
- Entar pulang entah tidak, istrinya memang sudah tidak memperdulikannya.
- Tante Rita memang sangat dermawan, baik kepada keluarganya maupun tetangga.
- Beruntungnya orang tua itu karena memiliki dua anak sama-sama pintar, baik IPA maupun IPS.
5. Contoh Kalimat dengan Konjungsi Penerang Jenis Pertentangan
Sesuai dengan namanya, jenis konjungsi ini bertujuan untuk menghubungkan dua kalimat yang bertentangan. Biasanya identik dengan kata sambung “sedangkan”, “tetapi”, “sebaliknya”, “sementara itu”.
Contoh frasa atau kalimat yang memakai jenis konjungsi penerang ini diantaranya sebagai berikut:
- Sebenarnya saya ingin datang ke pesta ulang tahunmu kemarin, tetapi sayangnya saya berada di luar kota.
- Dulu kita teman sekelas saat SMA, tetapi dia berpura-pura tidak mengenalku ketika berpapasan.
- Kakaknya selalu terlihat bahagia, sementara adiknya tampak sering murung dan terlihat depresi sepanjang waktu.
- Dina masih saja terlambat masuk kerja walaupun sudah mencoba datang lebih awal.
- Vita belajar memasak nasi goreng, tetapi rasanya sangat asin.
- Saya memang punya tabungan cukup banyak, tetapi akan saya gunakan untuk biaya melanjutkan S2.
- Ayahnya seorang penjual kain di Tanah Abang sementara ibunya bekerja sebagai karyawan swasta.
- Rencananya aku ingin memberikan hadiah jam tangan saat ulang tahunnya, tetapi hingga saat ini tabungan ku belum cukup.
- Nova sangat menyukai kucing, sementara Novi alergi dengan bulu kucing.
- Aku sudah merencanakan akan liburan ke Bali pekan depan, tetapi niat tersebut harus ku batalkan karena kesehatan ayah tiba-tiba menurun.
- Istrinya sudah bekerja dari pagi hingga malam, sedangkan suaminya hanya tidur seharian.
- Setiap hari dia pulang bawa durian, sedangkan ibunya tidak menyukai aroma durian.
- Rina harus bekerja setiap hari, sementara itu anaknya dititipkan ke orang tuanya.
Halaman:

