11 Contoh Konjungsi Penerang beserta Pengertian dan Ciri-Cirinya dalam Bahasa Indonesia
Ada yang menyebutkan bahwa konjungsi penerang digunakan untuk menjelaskan suatu peristiwa atau hal pada suatu kalimat, frasa atau klausa.
6. Contoh Kalimat dengan Konjungsi Final
Konjungsi final juga termasuk jenis konjungsi penerang yakni menghubungkan 2 kalimat yang mengandung unsur “agar”, “untuk” dan “supaya”.
Contoh-contoh frasa atau klausa yang menggunakan konjungsi ini diantaranya sebagai berikut:
- Vanessa belajar mati-matian dari pagi sampai malam agar bisa masuk perguruan tinggi negeri impiannya.
- Besok aku akan datang sepagi mungkin agar tidak terlambat masuk kerja di hari pertama.
- Semua orang tua tentunya akan memberikan yang terbaik agar anaknya bisa menjadi orang sukses.
- Seharusnya dia dihukum seberat-beratnya agar jera dan tidak mengulangi perbuatannya.
- Dia sengaja berbuat seperti itu untuk menarik perhatian lawan jenisnya.
- Kakak harus pergi ke bengkel motor besok untuk memperbaiki kendaraannya.
- Rencananya aku akan pergi ke kantor penduduk besok pagi untuk mengurus kartu keluarga baru.
- Setidaknya aku akan segera mencari pekerjaan untuk meringankan beban orang tua.
- Kamu harus segera datang ke rumah sakit supaya lekas sembuh.
- Berangkat saja sekarang, supaya tidak tertinggal kereta.
- Dia memang sudah berencana mengundurkan diri dari perusahaannya supaya mendapatkan pekerjaan lain yang gajinya lebih besar.
- Lebih baik kita berbicara di tempat sepi supaya tidak menimbulkan keributan di sini.
7. Contoh Kalimat dengan Konjungsi Penerangan Waktu
Konjungsi yang menerangkan waktu digunakan untuk menerangkan dua kalimat yang memiliki unsur waktu. Ciri-ciri dari konjungsi penerang ini seperti ada kata hubung.
Seperti apabila, ketika, hingga, tatkala, sesudah, selama, sampai, sesudah, sebelum, sejak, bila, sementara. Berikut beberapa kalimat yang menggunakan konjungsi penerang waktu:
- Tanaman hias itu akan berubah warna ketika sore hari.
- Ibu sudah selesai memasak opor ayam ketika ayah pulang bekerja.
- Istrinya selalu merajut dan protes dengan gaji suaminya hingga ia harus diceraikan.
- Dia masih saja betah duduk dan membaca buku di situ hingga perpustakaan mau tutup.
- Ibu sudah pergi ke pasar pagi tadi tatkala adik masih tidur.
- Aku lebih suka meneduh tatkala hujan turun sangat deras.
- Rencananya kita akan bertemu di restoran sesudah pulang bekerja.
- Aku akan segera ke rumahmu sesudah menyelesaikan semua pekerjaan ini.
- Ayo kita liburan ke Bali selama tidak mengganggu aktivitasmu.
- Aku akan menetap di Bandung selama satu bulan penuh.
- Anna masih saja belum menyelesaikan pekerjaannya sampai jam pulang kerja sudah hampir tiba.
- Dia memang sengaja tidak tidur sampai pagi.
- Padahal dia anak yang ceria sebelum ayahnya meninggal.
- Aku harus bergegas pulang sebelum bos datang.
- Aku lebih memilih pergi bila dia datang.
- Mengapa dia kembali datang ketika aku sudah berusaha melupakannya.
Halaman:

