Advertisement
Source : education.ec.europa.eu

80 Contoh Majas Eufemisme Bahasa Indonesia Dilengkapi Pengertiannya

Majas eufemisme merupakan majas yang dimaksudkan untuk memperhalus kata. Simak contoh dan pengertian majas eufemisme pada ulasan di bawah ini.

29 September 2024 Fajar Laksana

Contoh Tambahan Majas Eufemisme

  1. Paman sudah berpulang tadi malam. Pembahasan: “Berpulang” digunakan sebagai pengganti kata “meninggal.”
  2. Nenek kini beristirahat dengan tenang. Pembahasan: “Beristirahat dengan tenang” menggantikan kata “meninggal.”
  3. Pak Burhan sudah dipanggil oleh Yang Maha Kuasa. Pembahasan: “Dipanggil oleh Yang Maha Kuasa” menggantikan “meninggal.”
  4. Dia sedang mengalami kesulitan finansial. Pembahasan: “Kesulitan finansial” menggantikan “bangkrut” atau “miskin.”
  5. Kondisi keuangannya sedang seret. Pembahasan: “Seret” menggantikan “kesulitan keuangan.”
  6. Ibu sedang beristirahat di kamar karena kondisinya kurang sehat. Pembahasan: “Kurang sehat” menggantikan kata “sakit.”
  7. Pak Guru telah memasuki masa purna tugas. Pembahasan: “Purna tugas” menggantikan “pensiun.”
  8. Karyawan tersebut sudah diistirahatkan dari pekerjaannya. Pembahasan: “Diistirahatkan” menggantikan “dipecat.”
  9. Anak-anak itu diasuh di panti asuhan. Pembahasan: “Diasuh” menggantikan “ditampung.”
  10. Dia memiliki keterbatasan penglihatan sejak kecil. Pembahasan: “Keterbatasan penglihatan” menggantikan “buta.”
  11. Andi memilih untuk melanjutkan hidup di tempat yang lebih sederhana. Pembahasan: “Tempat yang lebih sederhana” menggantikan “rumah kecil” atau “kos.”
  12. Petugas kesehatan merawat pasien di fasilitas isolasi. Pembahasan: “Fasilitas isolasi” menggantikan “rumah sakit.”
  13. Banyak buruh yang sudah diberhentikan sementara waktu. Pembahasan: “Diberhentikan sementara” menggantikan “dipecat” atau “dirumahkan.”
  14. Dia bekerja sebagai tenaga kebersihan di kantor itu. Pembahasan: “Tenaga kebersihan” menggantikan “pembantu” atau “cleaning service.”
  15. Dia sekarang sudah bekerja sebagai tenaga pendukung di rumah sakit. Pembahasan: “Tenaga pendukung” menggantikan “asisten” atau “bawahan.”
  16. Pria itu memiliki keterbatasan fisik akibat kecelakaan. Pembahasan: “Keterbatasan fisik” menggantikan “cacat.”
  17. Kakek lebih banyak beristirahat di rumah saat ini. Pembahasan: “Beristirahat” menggantikan “tidak bekerja.”
  18. Kakak sedang mengurus keperluan terakhir almarhum ayah. Pembahasan: “Keperluan terakhir” menggantikan “pemakaman.”
  19. Anak-anak tuna rungu itu sangat cerdas dalam berkomunikasi. Pembahasan: “Tuna rungu” menggantikan “tuli.”
  20. Dia baru saja menerima penghargaan di usia senjanya. Pembahasan: “Usia senja” menggantikan “tua.”
  21. Karyawan itu dipindahkan ke bagian yang lebih sesuai. Pembahasan: “Dipindahkan” menggantikan “dikeluarkan.”
  22. Dia memiliki gaya hidup yang sederhana. Pembahasan: “Gaya hidup sederhana” menggantikan “miskin.”
  23. Pria itu menjalani hari-harinya di tempat penampungan. Pembahasan: “Tempat penampungan” menggantikan “panti.”
  24. Dia tinggal di daerah pemukiman yang terjangkau. Pembahasan: “Terjangkau” menggantikan “miskin.”
  25. Ibu ingin mengunjungi rumah singgah di pinggir kota. Pembahasan: “Rumah singgah” menggantikan “tempat sementara.”
  26. Dia sudah dipanggil untuk menjalani tugas mulia di alam lain. Pembahasan: “Dipanggil untuk tugas mulia” menggantikan “meninggal.”
  27. Kondisi kesehatannya semakin hari semakin menurun. Pembahasan: “Menurun” menggantikan “memburuk.”
  28. Sampai sekarang, dia belum mendapatkan pasangan yang cocok. Pembahasan: “Pasangan yang cocok” menggantikan “belum menikah.”
  29. Dia mendapat teguran karena ketidaksesuaian dalam pekerjaannya. Pembahasan: “Ketidaksesuaian” menggantikan “kesalahan.”
  30. Kantornya sekarang menempati gedung yang lebih terjangkau. Pembahasan: “Terjangkau” menggantikan “murah.”
  31. Dia memutuskan untuk mengikuti program penyesuaian keahlian. Pembahasan: “Penyesuaian keahlian” menggantikan “pelatihan ulang.”
  32. Pria itu memiliki cara pandang yang berbeda. Pembahasan: “Cara pandang berbeda” menggantikan “aneh.”
  33. Mereka sedang menjalani program pengurangan berat badan. Pembahasan: “Pengurangan berat badan” menggantikan “diet.”
  34. Dia dipanggil untuk memperbaiki kesalahan dalam laporannya. Pembahasan: “Memperbaiki kesalahan” menggantikan “ditegur.”
  35. Keluarga itu pindah ke tempat tinggal yang lebih ekonomis. Pembahasan: “Ekonomis” menggantikan “murah.”
  36. Dia sekarang bekerja di industri jasa makanan. Pembahasan: “Industri jasa makanan” menggantikan “restoran.”
  37. Kakek sering berobat untuk menjaga kondisi kesehatannya. Pembahasan: “Berobat” menggantikan “sakit.”
  38. Anak itu memiliki kelebihan dalam berkomunikasi menggunakan isyarat. Pembahasan: “Kelebihan” menggantikan “keterbatasan.”
  39. Keluarga itu tinggal di kawasan yang lebih inklusif. Pembahasan: “Inklusif” menggantikan “daerah miskin.”
  40. Dia lebih memilih pekerjaan dengan penghasilan yang stabil. Pembahasan: “Penghasilan stabil” menggantikan “gaji kecil.”

Itulah Contoh Majas Eufemisme

Itulah beberapa contoh majas eufemisme Bahasa Indonesia beserta pembahasannya. Melalui berbagai contoh di atas, kamu sudah paham tentang majas ini, bukan?

Tentunya penjelasan dan contoh majas eufemisme Bahasa Indonesia sangat membantu. Jadi, selamat belajar!


Halaman:

Advertisement