55 Contoh Majas Paralelisme Dilengkapi Pengertian dan Ciri-cirinya
Pernahkah kamu membaca larik puisi yang awalannya diulang-ulang? Kemungkinan itu adalah contoh majas paralelisme dan pembahasan ini bisa memastikannya.
Contoh 5:
Kamu
Aku melihat kamu
Senyum kamu
Dalam balutan wajah putih menawan
Sayangnya, itu hanya angan
Pembahasan:
Majas paralelisme epifora pada puisi di atas ditunjukkan oleh kalimat ‘kamu’ yang berada pada belakang larik.
Epifora dalam Kalimat
Majas epifora tidak selalu terkandung dalam sebuah puisi. Ada juga contoh majas paralelisme epifora dalam kalimat. Berikut ini beberapa contoh dan pembahasannya.
Contoh 1
Tunggulah, aku akan datang. Nantikan, aku akan datang. Janganlah pergi, aku akan datang.
Pembahasan:
Majas paralelisme yang ada dalam kalimat contoh tersebut adalah ‘aku akan datang.’ Sebab pengulangannya berada di akhir, maka termasuk jenis paralelisme epifora.
Contoh 2
Jangan khawatir, dia pasti kembali. Tidak perlu resah, dia pasti kembali. Jangan takut, dia pasti kembali.
Pembahasan:
Majas paralelisme yang ada dalam kalimat contoh tersebut adalah ‘dia pasti kembali.’ Sebab pengulangannya berada di akhir, maka termasuk jenis paralelisme epifora.
Contoh 3
Aku sangat mencintaimu, takkan berhenti mencintaimu, dan akan selalu mencintaimu.
Pembahasan:
Majas paralelisme yang ada dalam kalimat contoh tersebut adalah ‘mencintaimu.’ Sebab pengulangannya berada di akhir, maka termasuk jenis paralelisme epifora.
Contoh 4
Ibu ada di rumah ketika Ayah ke kantor. Aku sedang kuliah ketika Ayah ke kantor. Kakakku sedang berbelanja ketika Ayah ke kantor.
Pembahasan:
Majas paralelisme yang ada dalam kalimat contoh tersebut adalah ‘ketika Ayah ke kantor.’ Sebab pengulangannya berada di akhir, maka termasuk jenis paralelisme epifora.
Contoh 5
Hidup akan hambar jika tanpa cinta. Hidup tidak akan berwarna jika tanpa cinta. Kita tidak akan hidup jika tanpa cinta.
Pembahasan:
Majas paralelisme yang ada dalam kalimat contoh tersebut adalah ‘jika tanpa cinta.’ Sebab pengulangannya berada di akhir, maka termasuk jenis paralelisme epifora.
Contoh Tambahan Majas Pararelisme
- Baik panas maupun dingin, suasana hati tetap harus dijaga.
- Di bawah sinar matahari atau di bawah cahaya bulan, langkahku tetap mantap.
- Cepat atau lambat, perubahan akan datang menghampiri.
- Kaya atau miskin, setiap manusia akan diuji dengan caranya masing-masing.
- Pagi atau malam, angin sejuk tetap menyapa.
- Besar atau kecil, masalah selalu membutuhkan penyelesaian.
- Baik di desa maupun di kota, masyarakat punya aspirasi yang sama.
- Saat bahagia atau saat sedih, sahabat sejati akan tetap di sampingmu.
- Meskipun jauh atau dekat, hubungan baik harus tetap terjaga.
- Entah sukses atau gagal, setiap usaha harus dihargai.
- Di atas maupun di bawah, langit tetap biru.
- Baik kanan atau kiri, setiap pilihan punya konsekuensi.
- Saat hujan atau cerah, perjalanan ini tetap harus dilalui.
- Di darat atau di laut, kekuatan alam tetap mengagumkan.
- Saat ramai atau sepi, kedamaian dalam diri adalah yang terpenting.
- Entah tinggi atau rendah, kualitas tetap menjadi prioritas.
- Di rumah atau di luar, kamu selalu berada di pikiranku.
- Baik sukses atau gagal, yang terpenting adalah pengalaman yang didapat.
- Saat terjaga atau terlelap, impian itu selalu menghampiri.
- Entah menang atau kalah, semangat harus tetap membara.
- Di tempat sejuk atau panas, perjuangan harus tetap dilanjutkan.
- Baik mudah atau sulit, setiap tantangan adalah kesempatan belajar.
- Entah benar atau salah, penting untuk tetap rendah hati.
- Di atas gunung atau di tepi pantai, keindahan alam selalu menenangkan.
- Saat pagi atau malam, doa tetap dipanjatkan.
- Entah di timur atau barat, matahari selalu terbit membawa harapan.
- Saat senang atau sedih, bersyukur adalah kunci kebahagiaan.
- Di dalam ruangan atau di luar, inspirasi bisa datang kapan saja.
- Entah dekat atau jauh, persahabatan sejati tidak pernah pudar.
- Baik di masa lalu atau masa depan, cintaku padamu tetap sama.
Itulah beberapa contoh majas paralelisme. Pelajari lebih dalam tentang majas yang satu ini agar mudah saat menjawab pertanyaan dan saat mengerjakan ujian nanti, ya! Selamat mencoba!
Halaman:


