Advertisement
Source : Canva/@elnur

65+ Contoh Majas Repetisi, Pengertian beserta Ciri-ciri Lengkapnya

Majas bisa membuat sebuah tulisan atau karya sastra menjadi lebih menarik, cek dan pelajari contoh majas repetisi selengkapnya di sini

29 September 2024 Anang

7. Epizeukis

Majas epizeukis menerapkan pengulangan kata secara beruntun di dalam satu kalimat. Oleh karena itu, kalimat yang menggunakan majas epizeukis cenderung lebih pendek dengan satu titik, seperti:

  • Reno sangat menyukai balon, balon yang berukuran sangat besar dan bisa membawanya terbang. 
  • Mereka langsung berhasil menjadi kaya raya, kaya raya karena hasil menipu orang lain. 
  • Lastri di dapur sedang menggoreng ikan, ikan hasil tangkapan Surya di sungai. 

8. Tautotes

Majas tautotes berisikan kata, frasa, atau klausa berulang yang disebutkan hingga beberapa kali di dalam satu kalimat. Di bawah ini adalah salah satu contoh majas repetisi jenis tautotes:

  • Kamu berbohong kepada ibu guru. Dia berbohong kepada orang tuanya. Kamu dan dia ternyata sama saja, tidak dapat dipercaya. 
  • Dia memukuli kamu, kamu juga memukuli dia. Kamu dan dia memang sama-sama keras kepala. 
  • Matahari memberi manfaat dengan sinarnya, bulan menyuguhkan keindahan malam. Matahari dan bulan mempunyai peran yang sama, yakni menemani manusia. 

9. Antanaklasis

Majas antanaklasis merupakan pengulangan kata di dalam satu kalimat, tetapi mempunyai makna yang berbeda. Dalam keseharian, kondisi ini juga biasa dikenal dengan istilah homonim, contohnya:

  • Paman datang dan membawa buah tangan berupa buah rambutan. 
  • Bunga desa itu terlihat sedang memandangi bunga yang bermekaran di taman. 
  • Betapa malang nasib Randy, lebaran kali ini tidak bisa lagi mudik ke Malang

10. Aliterasi 

Meski masih termasuk majas penegasan, tetapi aliterasi cenderung jarang dikenal oleh kebanyakan orang. Kamu bisa mengenali majas aliterasi dari penggunaan huruf konsonan awal secara berurutan, seperti contoh berikut ini:

  • Susah senang sehidup semati (semua awal kata menggunakan huruf s).
  • Lampaui lautan, lanjut luruskan langkah.
  • Setiap susah selalu senyum saja. 
  • Melalui masa muda, mulai menua. 

Contoh Majas Repetisi Lainnya

ini beberapa contoh majas repetisi dalam kalimat yang singkat dan juga padat:

  1. Sesering apapun ia jatuh, jika sudah bertekad maka ia akan bangkit, mencoba terus bangkit dan bangkit untuk bisa berdiri dengan kokoh.
  2. Selama tinggal sahabat, selamat tinggal teman seperjuangan yang setia.
  3. Aku sayang kamu, aku mendambamu, aku merindukanmu.
  4. Yang saya muliakan kepala sekolah, yang saya muliakan para guru, dan yang saya muliakan seluruh orang tua dan wali murid.
  5. Optimis, optimis dan semangat dalam memulai perubahan untuk sikap dan perilaku yang baik.
  6. Duka adalah cobaan, duka juga ketabahan, duka juga merupakan hikmah.
  7. Rajin, rajin, dan rajin belajar agar nilai bagus.
  8. Pemanasan global ini haruslah dicegah, dicegah, dan dicegah.
  9. Orang yang mengalami masalah dengan obesitas sebaiknya kurangi porsi makan, tapi kamu hanya makan, minum, dan tidur terus menerus.
  10. Hidup adalah sesuatu yang semu, hidup juga hanya titipan dan opini saja, hidup adalah rintangan yang harus dihadapi.
  11. Kamu tak boleh menghina orang tuaku, karena mereka sudah susah payah membesarkanku, mereka sudah susah payah menyekolahkanku, mereka sudah susah payah merawatku.
  12. Wajahmu sangat manis, dan sangat, sangat, cantik.
  13. Rakyat harus mematuhi aturan hukum yang sudah ditetapkan oleh pemerintah untuk rakyat.
  14. Dalam diri yang bersih terdapat jiwa beriman, di dalam diri yang beriman terdapat jiwa yang ikhlas.
  15. Muslim atau muslimah harus selalu mengingat dan menyebut nama Allah, Allah, dan Allah.
  16. Rajin, rajin, dan rajin belajar menjelang ujian akhir nanti.
  17. Setiap orang tidak suka sifat yang arogan, sifat yang sombong, dan sifat yang egois.
  18. Hilangnya adat, hilangnya budaya, dan hilangnya kebiasaan di kehidupan masyarakat merupakan dampak globalisasi.
  19. Setelah ibunya wafat ia selalu memanggil nama ibu, ibu, dan ibu.
  20. Lirikan mata Diana membuat hatiku meleleh, meleleh karena lirikan matanya yang indah.
  21. Perlombaan bola basket di pekan olahraga minggu ini harus juara satu, satu, dan satu.
  22. Aku sudah memberitahu dia, bahkan sudah kusebutkan juga ketika melakukan aktivitas lakukan dengan hati-hati tapi dia sangat, sangat, dan sangat ceroboh.
  23. Untuk mendapat kesuksesan memang diperlukan usaha, usaha, dan usaha yang besar.
  24. Makanan yang kamu buat sangat lezat, enak, dan mantap sekali.
  25. Aku akan bangkit, bangkit, dan bangkit supaya bisa mendapat pekerjaan yang sesuai keahlian.
  26. Menurut mereka ia selalu sedekah, sedekah, dan sedekah karena memiliki kekayaan yang cukup banyak.
  27. Demokrasi itu harus dijunjung, harus dijaga, dan harus ditegakkan.
  28. Aku sudah memberitahu kamu jangan terlalu banyak makan makanan manis tapi kamu selalu menolak, menolak dan menolak.
  29. Aku harus rajin berlatih, berlatih dan berlatih supaya bisa menang di lomba nyanyi itu.
  30. Tidak ada kata lelah dalam bermunajat doa, doa, dan doa untuk mencapai rahmat dari Allah.
  31. Tak peduli berapa banyak ia melakukan kebaikan, tetap saja ia yang salah, salah, dan salah di mata banyak orang.
  32. Doa yang diucapkan oleh seorang ibu merupakan keberkahan, keberkahan, dan keberkahan untuk anaknya. Maka sayangilah ibu dengan lebih lagi.
  33. Sinta dan Erik adalah sepasang kekasih yang saling sayang tapi karena agama mereka berbeda maka mereka tak bisa bersatu, bersatu, dan bersatu.
  34. Upacara hari ini berjalan dengan khusyuk, khusyuk, dan khusyuk bagi seluruh peserta upacara.
  35. Desaku tersayang, di sanalah aku dilahirkan, di sanalah aku tumbuh, di sanalah aku menuntut ilmu, dan disanalah aku menghabiskan waktu dengan keluarga dan teman-teman.
  36. Apapun yang dikaruniakan oleh Allah SWT maka hal itu sudah menjadi rezeki, rezeki, dan rezeki karena hal itu adalah anugerah yang harus disyukuri.
  37. Saat kami bersilaturahmi ke rumah nenek di Jakarta, keluarga menyambut kami dengan sopan, sopan, dan sopan sekali.
  38. Aku sangat menyayangimu, menyayangimu, dan menyayangimu hingga akhir hayatku.
  39. Wangi makanan tersebut membuat aku ingin memakannya, memakannya sedikit, memakannya dengan kenikmatan.
  40. Seluruh pengusaha sukses tentu sudah berjuang dengan keras, terus berjuang dengan keras, dan selalu berjuang dengan keras hingga meraih sukses.
  41. Hak Asasi Manusia di muka bumi ini harus ditegakkan, ditegakkan, dan ditegakkan dengan benar.
  42. Udara pantai sangatlah panas, panas, dan panas sekali hingga telapak kaki rasanya seperti terbakar.
  43. Dia selalu bertanya tentang kamu, kamu, dan kamu, sepertinya ia merindukanmu.
  44. Mengapa kamu selalu mengulang, mengulang, dan mengulang selalu kejadian di masa lalu.
  45. Di pertandingan kali ini perwakilan sekolah harus menang dengan usaha, usaha, dan usaha terus.
  46. Ketika adik tidur di malam hari, ia terus mengingau dan memanggil ibu, ibu, dan ibu terus.
  47. Saat ini Ria hanya fokus latihan, latihan, dan latihan lebih keras agar bisa masuk ke final.
  48. Ketika seseorang jatuh cinta, yang ia pikirkan hanya kekasihnya, kekasihnya, dan kekasihnya saja.
  49. Supaya bisa meraih sukses kuncinya adalah usaha, usaha, dan terus usaha.
  50. Aku sayang ayah, sejak dulu aku sayang ayah, sampai sekarang aku sayang ayah.
  51. Kita adalah pemuda Indonesia, kita adalah harapan bangsa, kita adalah pemudah tanah air tercinta.
  52. Ia menangis saat ada di rumah, ia menangis saat ada di sekolah, ia menangis saat sedang berada di rumah temannya.
  53. Polisi mengatur lalu lintas setiap hari, polisi mengatur lalu lintas saat hari raya, polisi mengatur lalu lintas agar lalu lintas selalu lancar.

Halaman:

Advertisement