65+ Contoh Majas Repetisi, Pengertian beserta Ciri-ciri Lengkapnya
Majas bisa membuat sebuah tulisan atau karya sastra menjadi lebih menarik, cek dan pelajari contoh majas repetisi selengkapnya di sini
Fungsi Majas Repetisi
Umumnya, majas repetisi digunakan untuk membuat puisi, karena mampu memberi tekanan serta menciptakan ritme. Dengan jurus tersebut, sebuah puisi bisa tampak lebih nyata bagi para pembacanya.
Tidak hanya itu, majas repetisi juga memberi kesempatan bagi kamu untuk mengembangkan ide-ide cemerlang, sehingga nilai estetikanya akan meningkat. Meski demikian, kamu tetap bisa menerapkannya di dalam sebuah kalimat.
Penerapan contoh majas repetisi yang tepat akan memberi penegasan pada maknanya. Maka dari itu, penting untuk mempelajari majas repetisi ini secara lebih gamblang terlebih dahulu, agar tidak salah sasaran.
Cara Menerapkan Majas Repetisi
Majas repetisi sebenarnya sangat mudah untuk diterapkan, terutama dalam kepenulisan. Meski demikian, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan saat akan menggunakan majas ini, seperti:
- Hanya kata-kata penting yang sebaiknya kamu berikan pengulangan.
- Terapkan pengulangan dengan cara yang mudah diingat.
- Letakkan hanya beberapa kali saja dan jangan terlalu banyak, karena justru bisa mengurangi maknanya.
- Berikan penekanan pada ide pokok atau sesuatu yang memengaruhi emosional pembaca.
Jenis dan Contoh Majas Repetisi
Untuk memudahkanmu dalam praktik, berikut Mamikos berikan ulasan mengenai jenis dan contoh majas repetisi berikut penjabarannya. Sebab, majas ini memang terdiri dari beberapa jenis, yakni:
1. Epifora
Majas epifora, yakni sejenis majas repetisi yang pengulangan frasa atau katanya berada di akhir kalimat. Beberapa orang ada yang mengenal majas ini dengan sebutan epifora, tetapi keduanya sama saja. Berikut contoh majas repetisi epifora:
- Saat kamu sedang bersedih, aku selalu ada. Ketika kamu jatuh dan terluka, aku selalu ada. Kapanpun saat kamu membutuhkan, aku selalu ada. Namun nyatanya, kamu tidak pernah bisa menghargaiku.
- Aku sedang bermain, saat kau tidur. Ayah mencuci mobil, saat kau tidur. Sementara ibu sedang memasak, saat kau tidur.
- Aku baru datang, kamu diam. Meski aku sudah berusaha untuk bicara, kamu diam. Saat aku memutuskan untuk pergi pun, kamu diam.
- Aku sudah banyak berkorban untuk kamu. Semua waktu yang aku miliki tertuju hanya untuk kamu. Sampai tiada lagi hal penting dalam hidupku, kecuali kamu.
- Kemarin aku berusaha untuk mencintaimu. Hari ini akhirnya aku benar-benar mencintaimu. Hingga 50 tahun lagi, aku akan tetap mencintaimu.
- Kalau kamu mau aku akan datang, kalau kamu yang meminta aku akan datang, kalau kamu berkenan aku akan datang.
- Raya sedang bermain boneka saat aku mandi, ibu sedang memasak saat aku mandi, ayah sedang bekerja di halaman saat aku mandi.


