25 Contoh Majas Retorik, Pengertian dan Ciri-Cirinya
Artikel ini akan membahas tentang pengertian, ciri-ciri, dan 13 contoh majas retorik yang bisa digunakan dalam berbagai situasi.
Contoh 2
Coba lihat jam berapa sekarang, kamu baru pulang?
Contoh majas retorik selanjutnya di atas juga adalah kalimat pertanyaan yang bersifat sindiran. Pada kasus di atas, penanya menanyakan pertanyaan tersebut bukan untuk menanyakan jam ataupun menanyakan apakah orang yang ditanya sudah pulang atau belum.
Kalimat di atas menunjukkan bahwa penanya ingin memberikan sindiran kepada yang ditanya, kenapa baru pulang sekarang?
Contoh 3
Jadi, haruskah saya membahas ulang tentang materi pelajaran SMP untuk kalian para mahasiswa ini?
Kalimat pertanyaan di atas mengandung majas retorik yang bertujuan untuk memberikan sindiran.
Penanya, yang kelihatannya adalah seorang pengajar, terlihat menanyakan apakah dia benar-benar harus membahas dan mengajarkan tentang materi pelajaran SMP padahal para murid di depannya sudah mencapai tingkat mahasiswa yang seharusnya sudah memahami materi pelajaran setingkat sekolah menengah.
Contoh 4
Siapa yang tidak ingin hidup dengan baik dan sejahtera sampai tua?
Contoh majas retorik di atas bisa diartikan sebagai kalimat pertanyaan karena mengandung kata “siapa” sebagai kata tanya. Namun, pertanyaan di atas bisa ditujukkan untuk orang lain maupun diri di penanya sendiri.
Tujuan dari kalimat di atas adalah untuk memberikan sindiran, karena normalnya tidak ada orang di dunia ini yang tidak ingin hidup dengan baik dan sejahtera sampai masa tua tiba.
Contoh 5
Berapa banyak lagi korban yang harus kehilangan nyawa karena perang ini?
Kalimat pertanyaan di atas adalah termasuk majas retorik karena memiliki tujuan untuk memberikan sindiran.
Pertanyaan di atas diajukan karena perang ini sudah menyebabkan banyak korban harus kehilangan nyawa, dan sebaiknya tidak perlu dilanjutkan lagi. Si penanya tidak benar-benar menanyakan berapa banyak lagi korban yang akan meninggal dunia.
Contoh 6
Kamu dari mana saja baru tahu berita ini?
Kalimat majas retorik di atas ditanyakan pada orang yang sedang ketinggalan berita terbaru. Walaupun terkesan sederhana, pertanyaan di atas bisa mengandung maksud sindiran yang tersembunyi.
Penanya tidak memberikan pertanyaan itu untuk menanyakan lokasi sebelumnya dari orang yang ditanya, melainkan memberikan sindiran karena orang tersebut baru mengetahui berita itu sekarang.
Halaman:

