Advertisement
Source : baseimage/Susannah Townsend

25 Contoh Majas Retorik, Pengertian dan Ciri-Cirinya

Artikel ini akan membahas tentang pengertian, ciri-ciri, dan 13 contoh majas retorik yang bisa digunakan dalam berbagai situasi.

29 September 2024 Fajar Laksana

Contoh 12

Pantas saja rumah makan ini ramai, siapa yang tidak tergoda dengan semua makanan enak ini?

Pertanyaan di atas bisa memberikan kesan sindiran, tapi bisa juga memiliki makna pujian yang tersembunyi. Penanya terlihat memuji rumah makan yang ramai ini karena makanannya enak dan pasti bisa membuat orang-orang tergoda.

35 Contoh Majas Simbolik, Pengertian dan Ciri-cirinya

Contoh 13

Apa menurutmu garam itu rasanya tidak asin?

Semua orang tahu kalau garam itu rasanya asin, jadi kalimat pertanyaan di atas bisa termasuk dalam majas retorik yang bertujuan untuk memberikan sindiran. 

Contoh 14

Apa kamu pikir tidur sepanjang hari bisa menyelesaikan semua masalahmu?

Pertanyaan ini digunakan sebagai sindiran kepada seseorang yang hanya bermalas-malasan.

Contoh 15

Kamu benar-benar tidak tahu mengapa dia marah setelah menunggu selama dua jam?

Ini adalah pertanyaan yang digunakan untuk menyindir, dengan maksud bahwa orang yang ditanya seharusnya sudah tahu jawabannya.

Contoh 16

Apakah uang jatuh dari langit sehingga kamu boros seperti itu?

Pertanyaan ini memberikan sindiran pada seseorang yang tidak mengontrol pengeluaran dengan baik.

Contoh 17

Siapa yang tidak ingin hidup dalam kemewahan dan tidak perlu bekerja keras?

Kalimat ini menunjukkan bahwa hampir semua orang menginginkan kemewahan, jadi pertanyaan ini hanya retorik.

Contoh 18

Kamu masih berharap bisa lulus ujian tanpa belajar?

Pertanyaan ini mengkritik kebiasaan buruk tidak belajar tapi mengharapkan hasil yang baik.

Contoh 19

Mengapa kamu kaget kalau bangun siang menyebabkan kamu terlambat?

Pertanyaan ini mengandung sindiran, karena jawaban dari pertanyaan tersebut sudah jelas.

Contoh 20

Kamu benar-benar berpikir bahwa berbohong tidak akan berdampak pada hubungan kita?

Ini merupakan pertanyaan retoris yang menyindir dampak buruk kebohongan.

Contoh 21

Apakah kamu pikir dengan terus mengeluh masalahmu akan selesai?

Pertanyaan ini digunakan untuk menegur seseorang yang terus-menerus mengeluh tanpa melakukan tindakan.

Contoh 22

Apakah ada orang yang suka dipermalukan di depan umum?

Pertanyaan retoris ini mengisyaratkan bahwa tidak ada orang yang suka dipermalukan.

Contoh 23

Siapa yang akan menolak jika ditawari uang secara cuma-cuma?

Kalimat ini digunakan untuk menegaskan bahwa tidak ada yang menolak hal yang menguntungkan.

Halaman:

Advertisement