Advertisement
Source : pexels.com/Fauxels

25 Contoh Masyarakat Multikultural dalam Kehidupan Sehari-hari

Multikultural dapat dipahami sebagai keberagaman budaya. Dapatkah kamu sebutkan apa contoh masyarakat multikultural dalam kehidupan sehari-hari?

1 Januari 2026 Nana

Memahami Ciri-ciri Masyarakat Multikultural

Ada sejumlah ciri-ciri yang bisa dengan gampang kamu kenali dari sebuah masyarakat multikultural.

Penjelasan mengenai apa saja ciri dari masyarakat multikultural tersebut antara lain adalah:

  • Masyarakat yang terintegrasi ke dalam kelompok-kelompok sosial yang mempunyai ciri khas budaya yang berbeda antara satu sama lainnya.
  • Berbagai lembaga sosial yang saling tergantung satu sama lain karena adanya tingkat perbedaan budaya yang tinggi atau cukup mencolok.
  • Kurang mengembangkan konsensus (pemufakatan bersama) di antara anggota masyarakat di suatu daerah.
  • Dapat bersatu padu melalui waktu yang lambat.
  • Cenderung terjadi sebuah konflik lebih besar di antara kelompok satu dengan yang lain karena adanya keragaman/perbedaan.
  • Integrasi sosial dapat tumbuh di antara kelompok sosial yang satu dengan yang lain.
  • Memiliki norma yang sudah disepakati bersama-sama.
  • Terdapat kekuasaan politik oleh suatu kelompok atas kelompok yang lain (misalnya kaum/kelompok mayoritas pada minoritas)/dominasi kelompok.

Masyarakat multikultural juga dapat disebut sebagai suatu masyarakat yang menghargai adanya perbedaan satu sama lain atau keragaman dengan kelompok masyarakat lain di suatu daerah.

Contoh Multikultural dalam Kehidupan Sehari-hari

Kamu pasti sudah tak sabar juga ingin segera tahu apa saja contoh-contoh masyarakat multikultural yang bisa kamu temui dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut ini sudah Mamikos rangkum penjelasan lengkap dari contoh masyarakat multikultural tersebut untuk dapat kamu baca dengan saksama.

Mengenal Primordialisme dan Etnosentrisme Beserta Contoh dan Perbedaannya
  1. Tidak menyindir orang lain yang memiliki perbedaan suku, budaya atau agama.
  2. Menghargai setiap orang yang sedang beribadah sesuai agama maupun kepercayaannya.
  3. Menghormati pendapat, pemikiran, serta pendirian orang lain yang berbeda dengan kita.
  4. Tidak memberi komentar dengan nada rasis kepada kelompok masyarakat tertentu yang ada di lingkungan sekitar.
  5. Menjaga persatuan dan kesatuan di antara semua masyarakat tanpa membedakan.
  6. Bertoleransi dalam kehidupan beragama di dalam masyarakat untuk mempererat hubungan dan kesatuan sebagai warga negara.
  7. Tak ragu berbaur antara satu dengan yang lain tanpa mempedulikan latar belakang dari orang-orang, apakah memiliki satu visi dan misi dengan kita atau tidak.
  8. Mengadakan kegiatan gotong royong setiap akhir pekan untuk menjaga kebersihan, kelestarian lingkungan dan memelihara hubungan baik dengan sesama.
  9. Menghadiri undangan berkunjung dengan senang hati saat teman yang berbeda agama merayakan hari raya atau hari besar keagamaan mereka.
  10. Memberikan kebebasan bagi mereka yang beragama, bersuku, beradat istiadat lain dengan kita.
  11. Tidak dengan sengaja/tidak sengaja menyinggung ciri khas ras atau golongan tertentu. Sebab masing-masing golongan memiliki ciri khas dari kearifan lokal dan aset budayanya, yang menjadikan Indonesia sebagai negara multikultural yang cukup besar.
  12. Mengikuti kegiatan budaya yang berbeda suku, misalnya menghadiri festival tari tradisional dari suku lain.
  13. Belajar bahasa daerah lain untuk lebih memahami teman atau tetangga dari latar belakang berbeda.
  14. Membentuk kelompok belajar atau komunitas yang anggotanya berasal dari berbagai latar belakang agama, suku, dan budaya.
  15. Mengadakan acara makan bersama yang menampilkan makanan khas dari berbagai daerah, sehingga saling mengenal budaya kuliner.
  16. Memberikan dukungan atau apresiasi kepada teman yang merayakan tradisi atau ritual tertentu, meski berbeda dengan tradisi keluarga sendiri.
  17. Mengikuti lomba atau kompetisi yang pesertanya berasal dari berbagai suku dan daerah.
  18. Mengajak teman yang berbeda agama untuk ikut kegiatan sosial bersama, misalnya kerja bakti atau donor darah.
  19. Mengadakan diskusi kelompok di sekolah atau kampus dengan peserta dari latar belakang budaya berbeda.
  20. Menghormati adat-istiadat pernikahan teman atau tetangga yang berbeda budaya saat menghadiri acara.
  21. Membiasakan diri menggunakan sapaan atau bahasa yang sopan dan inklusif untuk semua orang, tanpa memandang latar belakang.
  22. Mengikuti klub atau komunitas hobi yang anggotanya multietnis dan multireligius.
  23. Menyediakan makanan yang sesuai untuk berbagai kebutuhan agama atau budaya saat mengadakan acara bersama.
  24. Membuat proyek seni atau pertunjukan budaya kolaboratif yang menggabungkan unsur dari beberapa suku atau budaya.
  25. Memberikan contoh toleransi kepada anak-anak dengan memperkenalkan keberagaman budaya melalui cerita atau permainan.

Bahasan mengenai contoh-contoh masyarakat multikultural dalam kehidupan sehari-hari seperti penjelasan di atas harus berakhir sampai di sini.

Mamikos harap apa yang telah kamu baca dan simak pada bahasan contoh-contoh masyarakat multikultural dalam kehidupan sehari-hari di atas dapat menambah wawasan umum yang bermanfaat.


Halaman:

Advertisement