Advertisement
Source : Canva

Contoh Metode Penelitian Karya Ilmiah Kuantitatif, Kualitatif, dan Deskriptif

Agar tak bingung menyusun metode penelitian karya ilmiah kuantitatif, kualitatif, dan deskriptif, sebaiknya lihat dulu contoh penulisannya.

28 Juli 2022 Uyo Yahya

Tahap Persiapan

Peneliti mempersiapkan berbagai hal seperti perizinan, rumusan masalah, bahan literasi, informan tepat, jadwal wawancara, daftar pertanyaan, buku, alat tulis, perekam suara, dan kamera.

Tahap Pelaksanaan

Berikut ini tahapan pelaksanaan penelitian untuk kepentingan karya ilmiah ini:

  1. Wawancara narasumber
  2. Pelaksanaan observasi
  3. Dokumentasi semua proses wawancara
  4. Pengumpulan dokumen kepemilikan tanah yang akan diserahkan 
  5. Pengorganisasian data ke dalam beberapa kategori
  6. Penjabaran menjadi unit-unit
  7. Pelaksanaan sintesa
  8. Penyusunan pola
  9. Pemilihan istilah penting dan mana yang akan dianalisis
  10. Pembuatan kesimpulan

Tahap Penyusunan Laporan

Setelah semua selesai, tahapan terakhir ialah penyusunan laporan hasil penelitian yang telah berhasil dilaksanakan.

Peneliti memberikan data dalam bentuk kategori, dokumentasi penelitian, analisis deskripsi, dan pemberian kesimpulan hasil penelitian.

Itulah contoh metode penelitian kualitatif. Untuk melengkapi contoh metode penelitian karya ilmiah kuantitatif, kualitatif, dan deskriptif, berikut ini contoh untuk yang deskriptif ada di bagian selanjutnya, ya!

Contoh Landasan Teori Makalah, Proposal Penelitian, Karya Ilmiah, dan Cara Menulisnya yang Benar

Contoh Metode Penelitian Karya Ilmiah Deskriptif

METODE PENELITIAN

Jenis Penulisan

Penulisan karya ilmiah ini bersifat deskriptif analisis yang merupakan cara kerja untuk memecahkan masalah dengan menggambarkan, menjabarkan, mendeskripsikan, dan menjelaskan serta melakukan analisis terhadap satu lingkungan, kondisi, maupun situasi.

Penelitiannya sendiri berdasarkan pada hasil studi pustaka penunjang.

Fokus Penulisan

Objek dari karya ilmiah ini merupakan industri pengolahan limbah cangkang udang.

Penulis mencoba membantu memberikan solusi tepat untuk masalah tersebut dengan menjelaskan apa saja manfaat yang bisa didapat dari pengolahan limbah udang.

Fokus penulisan karya ilmiah ini adalah sintesis nano kitosan berikut mekanismenya untuk mengikat ion logam timbal cair.

Sumber Data

Sumber data yang dipergunakan dalam penyusunan karya ilmiah ini merupakan sumber data sekunder.

Data tersebut bisa didapat dari berbagai pustaka penunjang seperti jurnal, data penelitian, buku teks, dan berbagai dokumentasi relevan.

Teknik Pengumpulan Data

Pengumpulan data dengan melakukan studi kepustakaan. Data-data sekunder yang memiliki relevansi kuat dengan topik pemanfaatan limbah udang dikumpulkan.

Analisis Data

Proses analisis data baru dilakukan setelah semua data sekunder berhasil terkumpul. Membaca, menelaah, membandingkan, dan mempelajari dilakukan sebagai cara analisis data.

Penarikan kesimpulan pun dilakukan sebagai tahap akhir untuk menjawab permasalahan.

Contoh Ruang Lingkup Makalah, Karya Ilmiah, dan Laporan Kegiatan, Lengkap!

Kesimpulan

Itulah 3 contoh metode penelitian karya ilmiah kuantitatif, kualitatif, dan deskriptif. Masing-masing jenis metode penelitian memiliki karakternya tersendiri.

Semoga setelah melihat contoh di atas kamu bisa mendapatkan gambaran apa perbedaan di antara ketiganya.

Kamu juga bisa menjadikan contoh di atas sebagai referensi saat ingin memuat metode penelitian untuk karya ilmiahmu.


Halaman:

Advertisement