20+ Contoh Mobilitas Sosial Vertikal Naik yang Dialami Individu dan Kelompok
Pergerakan mobilitas sosial yang terjadi secara vertikal dipahami sebagai berpindahnya status sosial seseorang atau kelompok. Berikut ulasan dan contohnya.
1. Pendidikan
Pendidikan turut mempengaruhi hubungan timbal balik pada mobilitas sosial, terutama mobilitas vertikal.
Hal itu dikarenakan pendidikan formal dianggap sebagai aset utama ketika mencari pekerjaan.
2. Ras dan Suku
Ras dan suku juga mempengaruhi hubungan timbal balik mobilitas sosial. Alasannya, ras dan suku memiliki hubungan dengan adanya peluang bagi individu dalam mencapai mobilitas sosial vertikal.
Diskriminasi terhadap ras atau suku tertentu masih terjadi di dunia pendidikan, bisnis, dan industri.
Maka dari itu, identitas ras dan suku mempunyai faktor hubungan timbal balik pada mobilitas sosial.
3. Perkawinan
Social climbing atau mobilitas vertikal naik dapat diperoleh melalui perkawinan. Misalnya, seseorang yang awalnya berada di kelas sosial rendah menikah dengan pasangan yang kelas sosialnya tinggi.
Akibatnya, seseorang yang awalnya berada di kelas sosial rendah akan naik kelas sosial, karena mengikuti pasangannya.
4. Ukuran Keluarga
Maksud dari ukuran keluarga adalah terkait dengan jumlah anggotanya. Keluarga dengan anggota sedikit relatif lebih aktif daripada yang anggotanya banyak.
Dengan begitu, anak-anak yang berasal dari keluarga kecil memiliki kesempatan atau peluang yang lebih besar dalam mencapai mobilitas sosial, daripada anak-anak dari keluarga yang besar.
5. Jenis Kelamin & Nomor Urut dalam Keluarga
Jenis kelamin dan nomor urut dalam keluarga mempengaruhi pertarungan untuk mobilitas vertikal di suatu keluarga.
Hal ini dikarenakan masih adanya perbedaan atau sentimen perlakuan antara anak laki-laki dan perempuan, khususnya dalam masyarakat Indonesia.
Tidak hanya itu, kesempatan untuk naik kelas sosial lebih besar terbuka kepada anak pertama dalam keluarga.
6. Program Pemerintah
Program pemerintah mempengaruhi peluang bagi individu atau kelompok supaya berpartisipasi dalam dinamika mobilitas sosial.
Pasalnya, program pemerintah dapat memberikan kesempatan bagi kelas menengah dan bawah agar dapat masuk ke lapisan sosial yang lebih tinggi.
Contohnya, dengan memberikan beasiswa pendidikan untuk mahasiswa kurang mampu yang berkuliah di PTN.
Dampak dari Mobilitas Sosial
Segala sesuatu akan menyebabkan dampak positif dan negatifnya masing-masing, tidak terkecuali untuk mobilitas sosial.
Nah, berikut Mamikos sajikan dampak positif dan negatif akibat adanya mobilitas sosial. Pertama, mari kita bahas dampak positifnya dahulu.
Halaman:

