5 Contoh Naskah Drama Komedi Singkat Lucu Bikin Ngakak Sampai Nangis
Sebuah naskah menjadi elemen yang penting untuk dirancang saat hendak mementaskan sebuah drama, apapun genre dan media pementasannya.
2. Contoh Naskah Drama: Santri dan Harimau
Di bawah ini adalah naskah drama berjudul santri yang sedang hendak dimangsa oleh seekor harimau.
- Karakter: Santri dan Harimau
- Latar: Hutan
Alkisah, ada seorang santri yang sedang dikejar oleh harimau. Usai si santri merasa kelelahan dan tak bisa berlari lagi, santri tersebut akhirnya pasrah kepada Tuhan.
Santri tersebut pun memejamkan mata sambil berdoa. Setelah beberapa saat, santri tersebut heran kenapa harimau itu hanya diam saja.
Santri tersebut lalu membuka matanya. Ternyata si harimau sudah ada di sebelahnya dan sedang berdoa juga.
Santri tersebut sudah merasa sudah aman lalu bertanya. “Hai, harimau. Rupanya kamu sedang berdoa juga, ya?”
Harimau itu kemudian menjawab. “Iya, saya sedang berdoa sebelum makan,” ucap si harimau santai.
3. Contoh Naskah Drama: Anak SD mau ke Surga

Contoh naskah drama singkat tapi lucu dan bikin ngakak berikutnya ini mengisahkan tentang seorang anak SD yang mau ke surga.
- Karakter: Guru, murid-murid SD
- Latar: Di kelas (sekolah)
Pada suatu ketika, sejumlah murid di salah satu kelas di sebuah Sekolah Dasar sedang menjalani pelajaran agama. Dengan penuh semangat, ada guru bernama Ucok yang sedang memberikan pelajaran mengenai surga.
Usai memberikan penjelasan mengenai surga tersebut, guru Ucok lantas memberikan pertanyaan kepada murid-muridnya.
“Anak-anak, siapa di antara kalian yang mau masuk surga?” tanya Pak Ucok.
“Saya pak, saya, pak,” teriak hampir seluruh murid.
Dari seluruh anak yang mengajukan diri, rupanya Pak Ucok melihat ada satu murid bernama Udin yang tidak ikut berteriak. Hal itu membuat Pak Ucok kembali bertanya.
“Yang mau masuk surga tunjukkan tangannya,” ujar Pak Ucok lagi.
“Saya, Pak, saya!” teriak para murid berlomba-lomba mengangkat tangannya.
Lagi-lagi, Udin tetap bergeming. Demi memacu semangat muridnya yang lain, Pak Ucok kembali bertanya.
“Yang mau masuk surga ayo berdiri!”
Mendengar itu, seluruh muridnya berdiri, kecuali Udin yang tetap diam dan malah sibuk dengan bukunya sendiri.
Merasa ada murid yang justru tak bersemangat, Pak Ucok pun menghampiri Udin dan bertanya, “Udin, kamu mau masuk surga nggak?”
“Mau dong pak!” jawab Udin kemudian.
“Terus kenapa kamu nggak berdiri seperti teman-teman yang lain?” lanjut Pak Ucok penasaran.
“Memang kita semua mau berangkat sekarang, Pak?” tanya Udin lagi.
Halaman:

