Advertisement
Source : pojokseni.com

Contoh Naskah Lakon Drama Malin Kundang Singkat untuk Beberapa Orang

Legenda tentang Malin Kundang tak hanya bagus dijadikan referensi pembuatan cerpen, tetapi bagus pula untuk dijadikan naskah drama. Di bawah ini adalah contohnya.

22 Januari 2026 Zuly Kristanto

Malin Kundang
Kalau kerja di kapal. Kamu akan merantau?

Rasyid
Iya, aku akan merantau. Kamu mau ikut?

Malin Kundang
Iya, aku ingin ikut merantau. Sebab, aku sudah bosan hidup miskin seperti ini  saya mau merubah nasib, ya saya mau sekali jadi kapan kita mulai berangkat ?

Rasyid              
Baik bagaimana kalau besok pagi ?

Malin Kundang 
Baiklah kalau begitu lebih cepat lebih baik, tetapi saya harus meminta restu kepada ibuku lebih dulu.

Rasyid
Baiklah, Malin. Mintalah restu pada ibumu. Siapa tahu berkat restu dari ibu akan membukakan rejeki buatmu di perantauan nanti.

Malin Kundang
Besoknya pagi atau siang?

Rasyid              
Kira-kira sekitar matahari sepenggalah kutunggu kau dermaga, ya?

Malin Kundang
Baiklah, kawan. Terima kasih, ya .

Rasyid
Iya sama-sama, kawan.

Babak II

Malam harinya Malin Kundang segera meminta restu kepada ibunya untuk pergi merantau

Malin Kundang
Bu, Malin mau minta restu

Mande
Kamu mau kemana, Nak?

Malin Kundang
Saya mau mengubah nasib keluarga kita, Bu.

Mande                
Bagaimana caranya, Nak?

Malin Kundang
Tadi pagi saya ketemu Rasyid. Dia memberi tahu ada kapal yang bersandar di pantai dekat desa kita. Lalu kami berdua memutuskan untuk pergi merantau lewat kapal itu

Mande               
Malin, apakah kau tega meninggalkan ibumu yang sudah tua ini tinggal di rumah sendirian?

Malin Kundang
Malin juga tidak tega, Bu. Tetapi Malin juga ingin merubah nasib keluarga kita supaya bisa menjadi kaya. Malin sudah bosan hidup miskin dan dihina sama tetangga terus menerus, Bu.

Mande             
Baiklah, Malin. Jika itu memang sudah menjadi keputusanmu. Ibu akan memberimu restu. Doa ibu akan senantiasa menyertaimu. Ibu berharap kamu akan sukses dan menjadi kaya seperti yang kamu inginkan. Tetapi, jika sudah kaya jangan lupa untuk pulang, ya, Nak.

Malin
Baik, Ibu. Terima kasih atas doa dan restunya, Bu. Malin berjanji akan pulang dan menjemput ibu bila sudah sukses nanti. Kapan kamu berangkat, Nak?

Malin Kundang  
Malin akan berangkat merantau besok pagi, Bu.

Mande             
Secepat itukah kamu akan pergi, Nak, Kamu akan pergi meninggalkan ibu sendirian?

Malin Kundang
Iya, Bu. Doakan Malin agar selamat dan berhasil sampai tujuan ya, Bu.

Babak III

Keesokan harinya dengan diantarkan ibunya. Malin Kundang dan Rasyid pergi menuju ke pantai desa mereka, tempat kapal besar milik saudagar kaya itu bersandar.

Tidak lama berselang kapal itu segera berlayar meninggalkan kampung halaman Malin Kundang dan Rasyid.

Malin Kundang
Akhirnya kita sampai juga di tanah perantauan, kawan.

Rasyid             
Iya, Malin kita sudah dekat dengan cita-cita kita.

Malin Kundang
Bagaimana ini kawan, kita di sini akan kerja apa?

Rasyid              
Tidak tahu Malin Kundang, saya juga sedang kebingungan. (Lalu tiba-tiba saudagar kaya pemilik kapal muncul)

Saudagar        
Apakah kalian benar-benar sedang menginginkan sebuah pekerjaan?

Rasyid             
Benar, Tuan Saudagar!

Saudagar           
Kebetulan saya sedang mencari 2 orang pekerja untuk kapalku. Apakah kalian mau bekerja bersamaku?

Rasyid            
Tentu saja kami mau Tuan saudagar. Kira-kira kapan kami diperbolehkan mulai bekerja?

Saudagar          
Nanti kalau kapal ini sudah sampai. Kalian bisa bekerja di rumahku.

Malin Kundang  
Rumah Tuan Saudagar ada di mana?

Saudagar
Nanti saja kalau kapal ini sudah berlabuh. Kalian berdua ikuti saja langkahku

Malin Kundang dan Rasyid
Baik Tuan Saudagar.

Babak IV

Akhirnya kapal pun sampai. Saudagar segera turun usai memerintahkan anak buahnya menurunkan barang-barang yang dibeli dari Pantai Air Manis.

Malin Kundang dan Rasyid mengikuti kemana pun saudagar itu pergi. Hingga sampailah mereka pada sebuah rumah besar yang sangat indah.

Kedatangan saudagar kaya itu disambut oleh seorang perempuan muda yang sangat cantik parasnya. Belakangan diketahui bahwa perempuan muda itu merupakan putri dari saudagar.

Begitu sampai di rumah saudagar. Rasyid dan Malin Kundang segera bekerja seperti yang diperintahkan sang saudagar.

Putri
Ayah siapakah nama dua orang itu .

Saudagar           
Yang mana?

Putri                    
Yang gagah, tampan dan rajin dan itu, Yah.

Halaman:

Advertisement