2 Contoh Naskah Drama Panjang Tentang Berbagai Tema Menarik

2 Contoh Naskah Drama Panjang Tentang Berbagai Tema Menarik – Kali ini, kamu akan belajar menulis dialognya, narasinya, dan berbagai hal penting lainnya.

Setiap tema memberikan alur menarik dan juga klimaks yang seru untuk disaksikan.

Karena drama adalah seni pentas, maka naskahnya harus bisa memberikan petunjuk sebaik mungkin agar pemain bisa luwes memerankannya di atas panggung.

2 Contoh Naskah Drama Panjang

https://www.freepik.com/author/suksao

Berikut ini adalah 2 contoh naskah drama yang panjang dengan berbagai tema menarik. Di antaranya adalah sebagai berikut ini:

1. Naskah Bertema Kesehatan

Untuk contoh naskah drama panjang pertama ini bertema kesehatan dan khusus untuk mengenang kejadian covid-19 tahun lalu.

Suasananya haru dan menjadi pengingat untuk kita semua yang hari ini masih diselamatkan dari covid-19.

Drama ini diperankan oleh dua tokoh saja:

  1. Teguh seorang Polisi
  2. Setia seorang Perawat

Sinopsis

Pandemi corona hingga pertengahan 2020 ini belum berakhir sehingga menyebabkan banyak hal tidak bisa dilakukan sebagaimana mestinya.

Salah satu hal yang tidak bisa dilakukan adalah pesta pernikahan dengan perayaan super mewah maupun sederhana. 

Orang-orang bisa melaksanakan pernikahan, namun lebih baik hanya di KUA. Mengingat tingginya lonjakan angka pasien terkena covid-19, semua pihak memang diminta untuk waspada.

Permasalahan tersebut menimpa Teguh dan Setia, dalam contoh naskah drama panjang ini, Teguh berprofesi sebagai polisi dan Setia adalah perawat.

Bukan hanya karena aturan pemerintah tidak memperbolehkan pesta pernikahan, namun juga keduanya berjuang mengentaskan corona.

DI SEBUAH BUTIK

Setia berdiri di depan cermin dengan gaun cantik di tubuhnya. Sementara Teguh sudah berdiri di belakang Setia sambil mengenakan jas pengantin dengan wajah terkesima. Teguh dan Setia merencanakan pernikahan sebelum kabar corona menyeruak.

Teguh: Cantik …

Setia: (Tersenyum manis)

DI DEPAN RUMAH SETIA MALAM HARI

Kali ini bagian dalam contoh naskah drama panjang untuk Teguh dan Setia untuk kejadian yang terjadi beberapa waktu ke belakang. Dimana keduanya saling berdiri di berdiri di depan pintu rumah Setia sambil berhadapan.

Teguh: Aku pulang, ya. Kamu istirahat.

Setia: Iya, makasih ya. Kamu hati-hati.

Teguh: (Tersenyum dan melambaikan tangan) Bye …

Setia: (Melambaikan tangan)

DI RUMAH SETIA 

Dalam contoh naskah drama panjang, diceritakan dua sudut pandang. Pertama, Setia sedang mengambil minum, baru saja menyalakan tv dan terdengar berita yang menghebohkan perihal kasus corona pertama kali di Indonesia.

DI RUMAH TEGUH

Teguh baru saja mandi, Ia masih memegangi handuk seraya mengeringkan rambutnya. Seketika gerak tangannya untuk mengeringkan rambut terhenti saat mendengar berita pasien positif corona pertama di Indonesia. 

DI RUMAH SETIA PAGI HARI

Handphone Setia berdering, tepat setelah Setia menutup pintu kamar. Ternyata itu merupakan panggilan telepon dari Teguh.

Setia: (Mengambil handphone dari tas kecilnya) Halo?

Teguh: Aku gak bisa jemput kamu. Ada perintah dari atasan untuk langsung ke kantor. Kamu gapapa berangkat sendiri?

Setia: Oke gapapa, kamu hati-hati ya.

Teguh: Iya, kamu juga.

DI RUANG PERAWAT RUMAH SAKIT

Pada bagian contoh naskah drama panjang ini sangat mirip dengan keadaan ketika pandemi terus meningkat. Setia baru saja sampai dan hendak berganti pakaian perawat. Tiba-tiba masuk seorang perawat lainnya sambil terengah-engah.

Setia: Kenapa?

Perawat: Pasien terduga corona bertambah pesat, Mulai sekarang kita ga bisa sembarangan interaksi sama pasien. Harus pake APD untuk melindungi diri dan pasien.

Setia: Serius?

Perawat: (Mengangguk lesu)

Secara detail, contoh naskah drama panjang juga menggambarkan suara terkecil dalam adegan. Jika diingat kembali, masih terekam jelas ketika para tenaga kesehatan harus memproteksi dirinya dengan pakaian berlapis-lapis demi kesembuhan pasien.

Terdengar suara pintu perawat dibuka

Perawat laki-laki: Hey, kalian. Siap-siap gih pake APD lengkap, ada pasien positif corona yang harus dijemput.

Setia: Oke, aku ganti baju dulu.

Perawat laki-laki: Cepat ya.

DI DEPAN RUMAH PASIEN 

Ini penggambaran contoh naskah drama panjang tanpa suara, namun tetap bisa diperankan oleh pemeran pendukung dengan bantuan suara efek. Jika dipentaskan dengan baik akan menarik perhatian penonton.

Dari kejauhan, ramai orang-orang memerhatikan ambulans yang nyaring berbunyi mendekat ke kediaman korban positif corona. Sirine ambulans perlahan berhenti seiring dengan tibanya ambulans tepat di depan rumah korban.

Bagian contoh naskah drama panjang ini juga kerap terjadi saat pandemi. Supir tetap diam di mobil, sementara Setia dan dua orang perawat lainnya dengan APD lengkap masuk ke rumah korban dengan tandu. 

Tak menunggu lama, para perawat keluar rumah seraya menggotong pasien dalam tandu. Pasien segera dibawa dengan ambulans menuju rumah sakit. Sesampainya di rumah sakit, dengan penjagaan ketat, pasien langsung diantarkan ke ruang isolasi.

Pasien akan menjalani serangkaian tes dan melakukan karantina selama 14 hari. Pada bagian contoh naskah drama panjang ini, siapa saja yang terpapar covid-19 dan harus rawat inap di rumah sakit atau Wisma Atlet pasti merasakannya dengan tepat.

DI DEPAN RUMAH SETIA MALAM HARI

Teguh sudah berdiri di depan pintu rumah Setia menunggu Setia pulang. Namun, Setia menolak mendekat dan meminta Teguh menjaga jarak karena ia belum berganti pakaian.

Bagian dalam contoh naskah drama panjang ini benar-benar menggambarkan masa pandemi. Sedih, namun apa yang Setia katakan pada dialog di bawah ini adalah persis seperti kekhawatiran banyak tenaga kesehatan saat pandemi covid-19 sedang naik.

Setia: Stop di sana. Kamu bukain pintu aja dan masuk duluan. Aku mandi dulu dan bersihkan semua pakaian aku. Aku takut bawa virus untuk kamu dan keluarga.

DI DALAM RUMAH SETIA

Teguh duduk di sofa sembari menunggu Setia selesai mandi. Sementara itu layar televisi memberitakan aturan ketat pemerintah memberlakukan social distancing, physical distancing, dan juga PSBB.

Setia baru selesai mandi dan berganti pakaian. Dengan dua cangkir teh hangat di tangan, Setia menghampiri Teguh yang saat itu handphonenya berdering.

Teguh: Halo? SIap, Komandan!

Setia: (Meletakan teh) Ada apa?

Teguh: Aku dapet tugas jaga perbatasan kota. Sekarang orang-orang gak bisa sembarangan keluar masuk ke kota satu dan kota lain sampai corona benar-benar selesai.

Setia: (Menyeruput teh)

Teguh: (Menyeruput teh) Kita gak bisa sering ketemu. Tugas aku bakal berkali lipat mulai besok.

Setia: Aku juga mau bilang begitu tadi. Pasien corona bertambah cepat dari hari ini.

Teguh: (Mengangguk)

DI RUMAH SETIA PAGI HARI

Setia memandangi kalender, ada lingkaran merah pada salah satu angka. Seharusnya pernikahan ia dan Teguh digelar satu bulan lagi. 

DI PINTU MASUK TOL LUAR KOTA

Teguh menghentikan mobil plat nomor B yang seharusnya sudah memasuki tol. Dengan sikap hormat, ia menghampiri pengendara. Ingat, bagian contoh naskah drama panjang ini pernah masuk berita dan memang terkesan sangat menyedihkan.

Teguh: Selamat siang, Pak. Mau ke mana?

Pengendara: Ke Bandung, Pak.

Teguh: Keperluannya apa?

Pengendara: Hm, anu, tugas kantor, Pak.

Teguh: Bisa tolong tunjukkan surat tugasnya?

Pengendara: Hm, anu, ketinggalan Pak di kantor. Boleh jalan gak, Pak? ini darurat.

Teguh: Karena Bapak tidak bisa menunjukkan surat tugas, kami mohon maaf, silakan Bapak putar balik.

Pengendara: Tapi, Pak …

Teguh: Silakan putar balik, Pak. Kami mohon kerjasamanya agar wabah corona ini cepat tuntas.

Pengendara hanya memasang wajah lesu. Pasti berat juga menjalankan tugas seperti Teguh, semoga melalui contoh naskah drama panjang ini, semua orang paham bahwa apa yang dilakukan orang-orang seperti Teguh adalah untuk kebaikan bersama.

DI LOBBY RUMAH SAKIT

Setia dengan APD lengkap baru saja selesai menangani pasien dari ruang isolasi. Sejenak langkahnya terhenti mendengar berita di televisi terkait larangan melaksanakan pesta pernikahan di tengah pandemi covid-19.

Bagian ini tanpa dialog, akan tetapi akan menguatkan penjelasan latar suasana dalam drama apabila perlengkapan dramanya lengkap. Karena drama bukan hanya persoalan tokoh yang menghayati, akan tetapi juga properti yang mendukung.

NOVEMBER 2020

Setia dengan wajah lelah baru saja selesai menangani pasien corona dan sedang menghela napas panjang di ruang perawat. Setia hendak bersiap pulang dan di saat itu handphonenya berdering menandakan ada pesan masuk.

Whatsapp dari Teguh yang masuk ke kotak pesan Setia:

Aku di depan rumah sakit. Kita bisa ketemu?

Setia bergegas sambil berlari kecil. Sesampainya di lobby rumah sakit, Setia yang tidak berani keluar ruangan menemui Teguh dengan kaca jendela besar rumah sakit sebagai penghalang. Keduanya melepas rindu dengan senyum dan tangis secara bersamaan.

Lantas, apakah mereka jadi menikah? Sayangnya, penggambaran akhir cerita mereka memang dibuat sampai di sana. Sengaja karena memang fokusnya adalah ke permasalahan covid-19 dan penggambaran kerja perawat serta polisi yang menjadi garda terdepan.

Wabah corona ini belum berakhir. Sebagai warga negara, peran tiap-tiap orang sangatlah penting. Ada yang berjuang di garda depan mengentaskan wabah, ada juga yang diminta diam di rumah demi memutus rantai penularan covid-19. 

Mari lakukan bagian kita masing-masing, teguhlah kita untuk setia kepada negara dengan menomorsatukan kemanusiaan. Sebagai contoh naskah drama panjang, semoga kisah Setia dan Teguh bisa menjadi naskah yang tidak hanya baik, namun juga menginspirasi.

2. Naskah Bertema Misteri

Lanjut ke contoh naskah drama panjang kedua, kali ini temanya tentang horor di rumah. Jika dipentaskan, sepertinya drama horor akan menjadi semakin menarik, asalkan pemainnya mampu memerankan adegan demi adegan dengan baik.

Ingat, cerita ini hanya diperankan oleh dua tokoh, namun alurnya tidak kalah menarik:

Tokoh:

  1. Istri
  2. Suami

Sekitar 3 tahun lalu, seharian aku dan istriku menjalani aktivitas di luar rumah.

Saat itu kami masih belum dikaruniai anak sehingga main sampai larut malam pun tidak akan ada yang memarahi. Ya, siapa juga yang marah, pulang ke rumah isinya hanya kami berdua.

Waktu menunjukkan pukul 10 malam ketika kami tiba di rumah untuk beristirahat.

Saat itu istri sudah mengingatkanku untuk lebih dulu sholat Isya sebelum tidur. Aku hanya mengiyakan, padahal mata rasanya sudah berat sekali.

Istri masuk kamar mandi dan membersihkan diri sambil berganti pakaian tidur. Selepas ia mendirikan sholat, aku masih di kasur sambil main hp dan terus-menerus menguap. 

Pada bagian contoh naskah drama panjang ini memang akan persis kamu temukan pada kebanyakan rumah tangga asli. Dimana seketika itu pula istri membaweliku dengan berulang kali bilang,

Istri: Sholat dulu sholat. Cepetan sana, sholat dulu ih!

Nampaknya ia agak kesal karena aku hanya menyahut,

Suami: Hmm, nanti sholat…, tapi terus-menerus menguap.

Istri keluar kamar sambil kesal. Tapi, ia bukan marah dan berniat tidur di lain ruangan.

Ia ada pekerjaan yang harus diselesaikan saat itu juga. Melihat istri keluar kamar, aku malah makin terkantuk-kantuk dan memeluk guling.

Tapi, belum sampai ke alam bawah sadar, aku teringat bahwa kura-kura darat peliharaanku masih kusimpan di teras belakang.

Akhirnya, kuputuskan memindahkan mereka ke kandang yang berada di ruang antara dapur dan teras belakang.

Ketika selesai mengambilnya, aku masuk melalui ruang dapur dan betapa kagetnya aku istriku sudah berdiri mematung tanpa mengucapkan sepatah katapun di hadapanku.

Ia hanya melihat aku, mengikuti pergerakan langkahku dengan bola matanya.

Bagian dialog pada contoh naskah drama panjang ini cukup membuat bulu kuduk merinding. Ketika si Aku bertanya sekenanya,

Suami: Kamu ngapain? udah selesai kerjanya?, tanyaku sambil berlalu.

Namun, kulihat dia hanya terus memandangiku sampai aku masuk kembali ke kamar tanpa mengucapkan sepatah katapun. Di kamar, aku tidak bisa tidur, malah main hp terus, tapi tidak juga mendirikan sholat Isya.

Kontra dengan kejadian sebelumnya, di contoh naskah drama panjang ini sepertinya bulu kuduk kamu akan lari.

Tepat pukul 11 malam istriku kembali ke kamar. Raut dingin yang tadi kulihat di dapur tidak lagi terlihat dari wajahnya. Aku bertanya lagi,

Suami: Kamu ngapain tadi di dapur?

Ditanya seperti itu, ia malah kebingungan dan menjawab,

Istri: Hah, di dapur? kapan?

Suami: Tadi, pas aku ambil kura-kura dari teras belakang…

Istri: Apaan sih, ngaco, deh, Orang aku dari tadi di ruang tamu lagi ngerjain artikel. Ngarang aja, kamu!

Klimaks pada contoh naskah drama panjang horor ini akan semakin tergambar jelas melalui adegan ini.

Balik lagi ke suasana malam itu, aku masih bingung dengan jawaban istri. Sementara istriku masih menganggapku bercanda hingga akhirnya kami ketakutan karena…

Suami: Serius, kamu gak di dapur tadi?

Istri: Apaan sih… nggak ih. Ngaco deh!

Suami: Sumpah, aku liat kamu berdiri doang ga ngomong apa-apa tadi sambil liatin aku. Persis banget kok, bener, kamu pake daster ini tadi.

Istri: Ah, apaan sih, males ah, istriku memang penakut.

Aku saja sudah keringat dingin, apalagi dia. Merangsek ke ketiakku, si istri memastikan sambil berkata,

Istri: Serius kamu? jangan bohong ah males!

Suami: Serius. Ih, sumpah itu tadi siapa yang aku liat kalo gitu?

Istri: Jangan bohong ah!

Suami: Beneran, tadi tuh kamu cuma liatin aku doang. Aku tanya kenapa kamu ga jawab.

Istri: Sumpah aku dari tadi di ruang tamu. Ini aja ke sini cuma mau ambil charger doang…

Penggambaran karakter si istri di contoh naskah drama panjang tergambar jelas melalui bagian ini. Istriku semakin merangsek ke arahku, namun aku ragu apakah dia istriku betulan atau bukan. 

Suami: Ih sumpah aku keringet dingin ini… bentar, kamu siapa?

Istri: Ih apaan sih, ini aku lah!

Aku memegang tangan, kening, dan pipinya, memastikan bahwa ia manusia dan memiliki suhu hangat tubuh. Aku baru yakin setelah merasakan detak jantungnya.

Suami: Oh iya bener ini kamu, ada detaknya

Mendengar hal tersebut, istriku takut, kesal, dan juga ingin menggaplokku, sepertinya. 

Karena ketakutan, ia tidak jadi melanjutkan pekerjaannya dan akhirnya kami ketakutan bersama di atas kasur. Demi menyelamatkan situasi, kami perlahan tidak lagi membahas hal tersebut dan beralih topik ke obrolan ringan. 

Bagian contoh naskah drama panjang ini seolah menjadi akhir bagi sang istri, tapi tidak bagi sang suami. Penasaran seperti apa kelanjutan kisahnya? Simak dialog dan penjelasan narasi di bawah ini!

Tapi, ketakutan di relung hati terdalam tidak bisa dihindari hingga akhirnya kami terjaga sampai dini hari.

Pukul 1 pagi istriku terlelap tidur, sementara aku masih terjaga sambil bermain hp. Reminder, aku belum juga sholat Isya saat itu.

Jam menunjukkan pukul 01.58, aku sudah terkantuk-kantuk dan hendak bersiap tidur. Dalam tidur, sempat bermimpi aku memeluk istriku, namun dia hanya menatapku tanpa mengedip sambil berkata,

Aku bukan istri kamu, istri kamu ada di belakang kamu,

Tidak berpikir aneh dengan ucapannya karena hanya menganggap dia bercanda, aku spontan menghadap belakang dan…

Ingin tahu apa yang terjadi selanjutnya dalam adegan contoh naskah drama panjang ini? Benar saja ada istriku sedang tertidur pulas.

Keringat dingin mengucur seketika dan perlahan kaki yang tubuh yang membeku kuarahkan kembali ke belakang, ternyata tidak ada siapa-siapa di sana. Hanya guling dan bantal saja.

Saking menyeramkannya mimpi itu, aku yang sudah merasa tidur cukup lama ternyata hanya tidur lima menit dan bangun kembali dalam kondisi ruangan kamar serba gelap.

Suami: Ah, mati lampu.

Cerita horor dan menegangkannya masih belum selesai untuk suami.

Dalam contoh naskah drama panjang, diceritakan bahwa si Aku pun bergegas keluar kamar untuk mengambil lilin di dapur. Di lorong menuju kembali ke kamar, tiba-tiba aku dengar suara istriku memanggil, 

Mas?!

Suami: Iya, aku bentar lagi ke sana…, jawabku.

Namun, sekembalinya aku ke kamar, ternyata istriku masih tertidur dengan pulas. Sama sekali tidak mungkin ia yang memanggilku barusan. Tapi, aku benar-benar mendengar suara. Lantas siapa yang memanggilku? 

Pada bagian contoh naskah drama panjang juga masih masuk ke dalam konflik.

Dimana sang suami belum menemukan penyelesaiannya dengan baik. Pemain dapat menggambarkan situasi dengan baik dengan menempatkan tangan di lehernya.

Aku menenangkan diri dengan meletakkan lilin di samping meja tempat tidur. Sementara aku meraih handphone dan memainkannya sebentar. Karena tidur terputus-putus, akupun cepat merasakan kantuk kembali.

Akan mendekati akhir, apakah contoh naskah drama panjang ini menjadi ketenangan bagi suami? Atau justru teror tersebut tidak selesai sampai sang suami shalat Isya? 

Baru saja menguap, kuusap wajahku sejenak, seketika saat aku membuka mata… terlihat sosok yang menyerupai istriku berdiri mematung dengan wajah pucat di sudut ruangan. 

Sepanjang ini, pelajaran apa yang bisa kamu petik dari naskah di atas? Pertama, jangan menunda shalat karena shalat adalah kewajiban.

Kedua, jangan lupa berdoa sebelum tidur untuk meminta perlindungan kepada Yang Maha Kuasa atas segala bentuk mimpi buruk.

Dua tema yang kami jadikan contoh di atas bisa kamu amati dengan baik dan dijadikan sebagai inspirasi sebelum menulis.

Ingat, jangan tiru sepenuhnya contoh naskah drama panjang tersebut, namun variasikan ide kamu dengan penulisan tepat.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta