Advertisement
Source : Pexels/cottonbro

Contoh Naskah Drama 6 Orang tentang Perjuangan Meraih Cita-cita

Kamu sedang mempelajari naskah drama dan sedang mencari contoh naskahnya? Kamu perlu membaca artikel ini dengan lengkap, sebab kami juga menyertakan contoh naskahnya.

22 Januari 2026 Aditya

Naskah drama merupakan dasar utama dimana drama dapat ditampilkan.

Oleh karena itu, naskah drama sangat diperlukan agar suatu pementasan drama dapat memiliki kejelasan dalam cerita serta pesan-pesan yang ingin disampaikan oleh penulisnya.

Lalu, seperti apa contoh naskah drama 6 orang tentang perjuangan meraih cita-cita? Berikut disajikan penjelasan serta contoh naskah dramanya. πŸ”ŽπŸ“–

Pengertian dari Naskah Drama

Contoh Naskah Drama 6 Orang Tentang Perjuangan Meraih Cita-Cita
ulasmedia.com
15 Contoh Soal Teks Drama beserta Jawabannya Pilihan Ganda dan Essay Lengkap

Menurut etimologi, istilah pada drama itu berangkat dari bahasa Yunani yaitu β€œdraomai”, yang dimana memiliki sebuah arti yakni sebagai yang berbuat, berlaku, bertindak, dan juga beraksi.

Berdasarkan dengan sejarah dari kata tersebut, maka teks drama atau naskah drama dapat dipahami sebagai suatu bentuk perbuatan atau juga tindakan yang ditulis dan juga selanjutnya digunakan dalam suatu pementasan di sebuah panggung.

Seiring dengan perkembangan zaman, drama tentu tidak hanya terbatas untuk dipentaskan antar panggung.

Sekarang ini, sebuah drama dapat juga didefinisikan sebagai suatu cerita yang akan dipentaskan di atas panggung atau juga tidak dipentaskan di atas sebuah panggung, misalnya seperti film, televisi, drama radio, dan jenis lain sebagainya.

Contoh Naskah Drama Pendek 2 Orang Tentang Cerita Rakyat Bahasa Indonesia

Dalam artian yang luas, bentuk teks drama atau naskah drama pada dasarnya merupakan bagian lain dari bentuk karya sastra dapat berisi cerita mengenai kehidupan yang akan dipamerkan atau ditunjukkan dalam sebuah bentuk tindakan atau perbuatan.

Sementara itu, sebuah drama sendiri biasanya akan diperankan oleh seseorang yang disebut sebagai aktor atau aktris.

Dalam melakukan bentuk pementasan drama, para aktor dan aktris ini akan membuat suatu gerakan dan juga dialog sesuai dengan isi teks atau naskah drama untuk bisa dipertontonkan kepada banyak orang.

Cuplikan Naskah Drama Janji Senja Melukiskan beserta Unsur Intrinsiknya

Ciri-ciri Naskah Drama

Setelah kamu mengetahui mengenai pengertian tentang naskah drama, maka selanjutnya yaitu akan dijelaskan mengenai ciri-ciri dari teks drama.

Ciri-ciri yang ada pada teks drama dapat digunakan untuk bisa menandai ataupun membedakan teks ini dengan bentuk teks lainnya.

Selain itu, ciri-ciri pada naskah drama juga dapat menjadi tanda khusus sebagai pembeda dengan karya sastra yang lainnya.

Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri dari naskah drama yang perlu untuk diperhatikan, di antaranya yaitu:

1. Naskah drama memiliki sebuah cerita yang berbentuk dialog, baik yang akan dituturkan oleh narator maupun dari tokoh.

2. Seluruh dialog yang ada pada naskah drama tidak akan menggunakan tanda petik.

3. Naskah drama memiliki beberapa petunjuk khusus yang harus dapat dilakukan oleh para aktor atau aktris yang akan memerankan tokoh-tokoh di dalam teks tersebut.

4. Naskah drama terletak di bagian atas dialog atau di bagian samping kiri dialog.

5. Naskah drama dapat memuat banyak konflik dan juga aksi.

6. Naskah drama harus bisa dilakonkan atau juga dipentaskan.

7. Naskah drama biasanya dapat untuk dipentaskan dengan lama durasi kurang dari tiga jam.

8. Naskah drama tidak dapat untuk diulang dalam pada satu masa tertentu.

Unsur-Unsur Pada Teks Drama

Setelah kamu mengetahui pengertian dan juga ciri-ciri dari naskah drama, lalu selanjutnya kamu akan dijelaskan lagi tentang unsur-unsur yang ada dari naskah drama.

Unsur di dalam naskah drama ini hampir sama dengan genre dalam sastra yang lain. Dalam sebuah naskah drama, terdapat dua jenis unsur yaitu, unsur intrinsik dan juga unsur ekstrinsik.

1. Unsur Intrinsik

Unsur intrinsik, itu berarti suatu unsur yang terdapat di dalam sebuah teks drama. Unsur-unsur intrinsik ini memiliki beragam jenis sebagai berikut:

a. Tokoh dan Penokohan

Tokoh di dalam naskah drama memiliki artian sebagai sebuah karakter rekaan yang ada di dalam sebuah cerita drama.

Sementara itu, penokohan atau disebut juga karakterisasi dalam naskah suatu drama merupakan sebuah gambaran yang akan menceritakan karakter dari tokoh tersebut.

b. Latar (Setting)

Latar atau setting di dalam sebuah naskah drama yaitu suatu aspek dari ruang atau tempat, waktu, sehingga suasana ketika terjadinya suatu peristiwa di dalam sebuah naskah drama.

c. Alur

Alur di dalam naskah drama merupakan sebuah bentuk rangkaian peristiwa yang dapat terjalin pada sebuah teks sastra, dengan berlandaskan pada hukum sebab dan juga akibat.

Alur sendiri juga dapat dipahami sebagai sebuah pola dan juga keterkaitan peristiwa untuk dapat menggerakkan suatu cerita ke arah pertikaian dan sebagai bentuk penyelesaian cerita tersebut.

d. Tema

Tema dalam sebuah naskah drama adalah suatu gagasan pokok yang dapat didukung oleh jalinan pada unsur lainnya, misalnya yaitu seperti tokoh, alur, dan latar cerita dengan wujudnya sebuah dialog.

e. Amanat

Amanat di dalam naskah drama yaitu suatu bentuk pesan yang akan disampaikan oleh pengarang kepada para pembaca naskah drama atau penonton dalam pementasan drama.

2. Unsur Ekstrinsik

Selanjutnya yaitu unsur ekstrinsik pada naskah drama dapat diartikan sebagai semua unsur yang berada di luar naskah drama, tetapi tetap memiliki peran penting dalam keberadaan suatu naskah drama tersebut.

Unsur-unsur ekstrinsik ini dalam naskah drama adalah sebagai berikut ini:

a. Biografi atau riwayat hidup dari pengarang naskah drama.

b. Falsafah hidup dari pengarang naskah drama.

c. Unsur sosial dan budaya masyarakat yang dapat menjadi inspirasi dalam pembuatan suatu naskah atau teks drama.

Struktur Naskah Drama

Setelah mengetahui pengertian, lalu ciri, dan juga unsur dari naskah drama, selanjutnya yaitu akan dipaparkan kembali penjelasan mengenai struktur naskah drama.

Sebagai bagian yang juga menjadi kerangka dari adanya sebuah teks, struktur pada naskah drama terdiri akan dari tiga bagian, yaitu meliputi prolog, dialog, dan juga epilog. Berikut ini adalah beberapa penjelasannya:

1. Prolog

Bagian yang pertama dari struktur sebuah naskah drama adalah prolog. Prolog dapat juga dipahami sebagai kata pendahuluan atau kata-kata pembuka yang dapat memiliki peran sebagai sebuah pengantar.

Prolog sendiri biasanya akan berisi penjelasan atau gambaran secara umum tentang tokoh, konflik, serta latar belakang cerita, atau juga berbagai hal yang akan terjadi dalam drama.

Dalam suatu pementasan drama, prolog sering kali akan disampaikan oleh narator atau bisa disebut juga sebagai dalang, terkadang juga suatu prolog secara khusus akan disampaikan oleh tokoh tertentu di dalam sebuah drama.

Dengan adanya prolog, penonton dapat lebih mudah memahami alur cerita sejak awal pementasan. Prolog juga membantu membangun suasana dan emosi agar audiens lebih tertarik untuk mengikuti jalannya drama hingga akhir.

Selain itu, prolog berfungsi sebagai pengantar yang menghubungkan penonton dengan isi cerita, sehingga pesan yang ingin disampaikan melalui drama dapat diterima dengan lebih jelas dan mendalam.

Halaman:

Advertisement