2 Contoh Naskah Drama Panjang Tentang Berbagai Tema Menarik
Membaca contoh naskah drama panjang tentang berbagai tema yang menarik akan membantu kamu memperluas wawasan dan kemampuan menulis naskah.
DI DEPAN RUMAH SETIA MALAM HARI
Teguh sudah berdiri di depan pintu rumah Setia menunggu Setia pulang. Namun, Setia menolak mendekat dan meminta Teguh menjaga jarak karena ia belum berganti pakaian.
Bagian dalam contoh naskah drama panjang ini benar-benar menggambarkan masa pandemi. Sedih, namun apa yang Setia katakan pada dialog di bawah ini adalah persis seperti kekhawatiran banyak tenaga kesehatan saat pandemi covid-19 sedang naik.
Setia: Stop di sana. Kamu bukain pintu aja dan masuk duluan. Aku mandi dulu dan bersihkan semua pakaian aku. Aku takut bawa virus untuk kamu dan keluarga.
DI DALAM RUMAH SETIA
Teguh duduk di sofa sembari menunggu Setia selesai mandi. Sementara itu layar televisi memberitakan aturan ketat pemerintah memberlakukan social distancing, physical distancing, dan juga PSBB.
Setia baru selesai mandi dan berganti pakaian. Dengan dua cangkir teh hangat di tangan, Setia menghampiri Teguh yang saat itu handphonenya berdering.
Teguh: Halo? SIap, Komandan!
Setia: (Meletakkan teh) Ada apa?
Teguh: Aku dapet tugas jaga perbatasan kota. Sekarang orang-orang gak bisa sembarangan keluar masuk ke kota satu dan kota lain sampai corona benar-benar selesai.
Setia: (Menyeruput teh)
Teguh: (Menyeruput teh) Kita gak bisa sering ketemu. Tugas aku bakal berkali lipat mulai besok.
Setia: Aku juga mau bilang begitu tadi. Pasien corona bertambah cepat dari hari ini.
Teguh: (Mengangguk)
DI RUMAH SETIA PAGI HARI
Setia memandangi kalender, ada lingkaran merah pada salah satu angka. Seharusnya pernikahan ia dan Teguh digelar satu bulan lagi.
DI PINTU MASUK TOL LUAR KOTA
Teguh menghentikan mobil plat nomor B yang seharusnya sudah memasuki tol. Dengan sikap hormat, ia menghampiri pengendara. Ingat, bagian contoh naskah drama panjang ini pernah masuk berita dan memang terkesan sangat menyedihkan.
Teguh: Selamat siang, Pak. Mau ke mana?
Pengendara: Ke Bandung, Pak.
Teguh: Keperluannya apa?
Pengendara: Hm, anu, tugas kantor, Pak.
Teguh: Bisa tolong tunjukkan surat tugasnya?
Pengendara: Hm, anu, ketinggalan Pak di kantor. Boleh jalan gak, Pak? ini darurat.
Teguh: Karena Bapak tidak bisa menunjukkan surat tugas, kami mohon maaf, silakan Bapak putar balik.
Pengendara: Tapi, Pak …
Teguh: Silakan putar balik, Pak. Kami mohon kerjasamanya agar wabah corona ini cepat tuntas.
Pengendara hanya memasang wajah lesu. Pasti berat juga menjalankan tugas seperti Teguh, semoga melalui contoh naskah drama panjang ini, semua orang paham bahwa apa yang dilakukan orang-orang seperti Teguh adalah untuk kebaikan bersama.

