Contoh Naskah Drama Roro Jonggrang Singkat Cocok untuk Referensi
Dalam artikel berikut, Mamikos akan memberikan contoh naskah drama Roro Jonggrang yang bisa kamu gunakan sebagai referensi. Yuk, pelajari naskah dramanya!
Roro Jonggrang
Begini, Emban. Aku akan mengajukan sebuah persyaratan yang teramat sulit untuk dipenuhi Bandung Bondowoso.
Soal apa yang menjadi permintaanku itu, engkau tunggu saja. Sebab, aku juga akan meminta bantuan darimu.
Kita akan berjuang bersama-sama demi keselamatan kerajaan kita.
Emban
Baik, gusti putri. Hamba dengan senang hati akan membantu gusti.
Babak V
Setting:Ruang pertemuan
Bandung Bondowoso
Bagaimana keputusanmu putri Prambanan yang jelita? Sudah siapkah engkau menjadi istriku?
Roro Jonggrang
Tentu. Aku sangat senang kalau menjadi istri pangeran agung dari kerajaan pengging. Tetapi, apakah engkau benar-benar mencintaiku?
Bandung Bondowoso
Apa yang kau sangsikan dari cintaku padamu?
Roro Jonggrang
Kau seorang pangeran yang tampan. Tentu mudah bagimu untuk mendapatkan perempuan.
Bandung Bondowoso
Tetapi, tidak ada perempuan lain secantik dirimu?
Roro Jonggrang
Ah, gombal. Lelaki memang seperti itu.
Bandung Bondowoso
Demikian pula perempuan. Selalu meminta bukti atas cinta seorang lelaki. Lalu, bukti seperti apa yang engkau inginkan dariku?
Roro Jonggrang
Jika engkau memang benar-benar cinta kepadaku, aku mau engkau membuatkanku seribu candi yang harus jadi dalam waktu semalam.
Jika engkau gagal memenuhi permintaanku, engkau dan seluruh pasukanmu harus segera meninggalkan kerajaanku dan jangan pernah engkau usik lagi kerajaanku.
Bandung Bondowoso
Baiklah. Aku akan memenuhi permintaanmu. Tetapi, ingat. Kau harus mau menjadi istriku setelah ku buatkan seribu candi.
Apabila kau sampai menolak, aku tidak akan ragu untuk melenyapkanmu dan kerajaanmu beserta seluruh rakyatmu.
Roro Jonggrang
Baik. Kita sepakat.
Babak VI
Setting:Kamar pribadi Roro Jonggrang
Roro Jonggrang
Emban. Tolong perintahkan kepada pengawal untuk mengumpulkan jerami padi sebanyak mungkin di sisi timur sungai opak.
Jangan lupa untuk mengumpulkan lesung sebanyak mungkin.
Emban
Baik, paduka. Tetapi apakah hamba boleh tahu untuk apakah barang itu?
Roro Jonggrang
Engkau akan tahu sendiri nanti.
Emban
Baik. Hamba akan segera melakukan titah paduka.
Babak VII
Seting: Sebuah tanah lapang
Bandung Bondowoso memejamkan mata. Ia terlihat sedang membaca mantra. Tiba-tiba langit menjadi gelap. Tak lama kemudian, ribuan makhluk mengerikan muncul.
Raja Jin
Wahai manusia. Apa tujuan kamu memanggilku dan seluruh rakyatku?
Halaman:
