10 Contoh Novel Sejarah Singkat yang Perlu Dibaca Sebelum Menyesal
Memahami histori segala sesuatu bisa lebih menyenangkan melalui kisah yang dibalut dengan alur lebih menarik dibandingkan kamu membaca buku teks formal.
8. Gadis Pantai – Pramoedya Ananta Toer

Hadir lagi dengan karya legendaris, Pramoedya Ananta Toer menuliskan kisah Gadis Pantai sebagai salah satu cerita bersejarah.
Tepatnya novel ini menceritakan tentang kawin paksa seorang gadis pantai dengan priyayi dan ketika berumah tangga, gadis pantai ini harus berjuang keras.
Konon, cerita tentang gadis pantai sebenarnya ada tiga buku, namun karena terbit pada zaman rawan maka kedua buku lainnya dirampas dari Pram.
Sampai saat ini yang banyak beredar dan bebas tersebut adalah buku Gadis Pantai hingga mengalami berulang kali cetak.
Zaman dulu, hierarki kedudukan atau kasta masing-masing golongan sangat penting adanya, makanya muncul gelar priyayi, dsb.
Sekarang juga tidak jauh beda meskipun tidak tersurat langsung. Namun, tidak jarang terasa ketika dihadapkan pada sebuah kepentingan.
Meskipun kedua novel lainnya harus diamankan pihak tertentu, namun contoh novel sejarah singkat ini memberikan pengetahuan cukup menarik.
Kamu bisa membeli novel karangan Pramoedya ini secara daring maupun membeli dari toko langsung.
9. Tenggelamnya Kapal van Der Wijck – Hamka

Masih hangat di ingatan meskipun filmnya sudah lama berlalu, bagaimana Pevita Pearce, Reza Rahadian, dan Herjunot Ali beradu akting dalam film adaptasi novel ini.
Garis besarnya sebenarnya menyinggung persoalan adat dan budaya Minang terkait perkawinan.
Tenggelamnya Kapal van Der Wijck Hamka menjadikan tiga tokoh mengalami cinta segitiga bahkan hingga berumah tangga.
Tragisnya, peran perempuan yang dimainkan oleh Pevita Pearce justru mengalami akhir hidup menyedihkan karena meninggal tenggelam di kapal.
Bagi penonton yang baru tahu ada yang mengaitkannya dengan film Titanic, padahal alur dalam film itu tidak ubahnya mengadaptasi alur dari dalam novel.
Tenggelamnya Kapal van Der Wijck sendiri sudah berpuluh tahun lalu ditulis Hamka dan berulang kali proses cetak.
Hamka adalah seorang putra Minang, jadi wajar saja apabila akhirnya menelurkan karya sebuah contoh novel sejarah singkat yang berhubungan dengan budaya Minang.
Sampai saat ini sepertinya tidak semua orang Minang tetap melakukan budaya pernikahan tersebut.
10. Halaman Terakhir – Yudhi Herwibowo

Karya fiksi terakhir sebagai contoh novel sejarah yang singkat datang dari Yudhi Herwibowo dimana ia menceritakan seorang Kapolri bernama Hoegeng.
Ceritanya Hoegeng ini seorang polisi jujur yang ingin mengungkap kasus besar pemerkosaan dan pencurian mobil.
Namun, di luar dugaan ternyata selama penyelidikan dan pengungkapan fakta, Hoegeng dihadapkan pada politik dan kepentingan oknum kelas kakap.
Singkat cerita, Hoegeng tidak bisa mengungkapkan fakta di balik kasus besar tersebut sampai akhir.
Alur dalam novel tersebut seolah menggambarkan situasi politik kotor yang menghalalkan segala cara untuk terlepas dari hukuman.
Nahasnya, sampai saat ini oknum-oknum kerdil seperti itu masih banyak berkeliaran, menyulitkan kinerja kepolisian yang jujur.
Kesepuluh daftar novel sejarah di atas bisa menjadi referensi kamu memilih bacaan. Jika memiliki rekomendasi contoh novel sejarah singkat lain, kamu bisa berbagi informasi dengan sesama teman.
Halaman:

