5 Contoh Osmosis dalam Kehidupan Sehari-hari beserta Pengertiannya
Istilah osmosis diperkenalkan pada tahun 1854 oleh seorang ahli kimia Inggris bernama Thomas Graham. Simak pengertian hingga contoh osmosis dalam kehidupan sehari-hari di sini.
Contoh Osmosis dalam Kehidupan Sehari-hari
Berikut ini adalah beberapa contoh osmosis dalam kehidupan sehari-hari.
1. Penyerapan air oleh tumbuhan
Penyerapan air oleh akar tumbuhan merupakan contoh peristiwa osmosis dalam kehidupan sehari-hari yang pertama.
Dilansir dari Biology Dictionary, akar tumbuhan mempunyai konsentrasi zat terlarut lebih tinggi dibandingkan tanah di sekitarnya.
Hal tersebut menyebabkan osmosis terjadi. Dimana air dalam tanah masuk ke dalam akar tumbuhan yang kemudian memasuki xilem untuk kemudian ditransportasikan ke seluruh tubuh tumbuhan.
2. Siput dan ular yang mati karena garam
Contoh peristiwa osmosis dalam kehidupan sehari-hari yang kedua adalah siput dan ular yang mati karena ditaburi sejumlah besar garam.
Diketahui, garam membuat konsentrasi zat di luar permukaan tubuh siput dan ular tinggi.
Hal tersebut akan memicu proses osmosis, di mana kandungan air dalam tubuh siput dan ular akan tertarik ke luar permukaan tubuhnya.
Akibatnya, sel tubuh siput dan ular akan kehilangan banyak air, mengerut, dan kemudian mati.
3. Ikan air asin tidak bisa hidup di air tawar
Contoh peristiwa osmosis yang selanjutnya adalah ikan yang hidup di air asin tidak dapat hidup di air tawar. Sebaliknya, ikan air tawar juga tidak bisa hidup di air asin.
Dilansir dari Biology LibreTexts, jika ikan air asin selnya isotonik (konsentrasi garam zat terlarut sama) dengan air laut ditempatkan ke dalam air tawar, maka akan terjadi osmosis.
Di mana air dari laut akan masuk ke dalam tubuh ikan karena konsentrasi zat terlarut yang tinggi.
Hal ini menyebabkan sel ikan akan dimasuki oleh terlalu banyak air, membengkak, hingga kemudian meledak atau mengalami lisis. Nah, inilah alasan mengapa ikan laut tidak bisa hidup dalam air tawar.
4. Pembuatan asinan
Contoh dari peristiwa osmosis keempat adalah pembuatan asinan, seperi kimchi.
Seperti yang kita ketahui, asinan dibuat menggunakan garam untuk mengurangi kandungan air di dalam sayuran atau buah-buahan.
Secara otomatis, air dalam bahan asinan akan tertarik keluar karena garam yang membuat lingkungannnya memiliki konsentrasi lebih tinggi.
5. Wortel yang melunak
Wortel menjadi lunak akibat kehilangan air karena menguap. Ini dapat dikembalikan dengan merendam wortel dalam air. Wortel akan tampak segar karena menyerap kembali air yang hilang.
Penutup
Nah, itulah informasi yang bisa Mamikos bagikan untuk kamu terkait pengertian hingga contoh osmosis dalam kehidupan sehari-hari.
Semoga informasi di atas bisa membantu kamu memahami lebih jauh materi tentang osmosis ya.
Jika kamu ingin mengulik materi Biologi lainnya, kamu bisa kunjungi situs blog Mamikos dan temukan informasinya di sana.
Halaman:
