Advertisement
Source : unsplash.com/MicahTindell

5 Contoh Osmosis dalam Kehidupan Sehari-hari beserta Pengertiannya

Istilah osmosis diperkenalkan pada tahun 1854 oleh seorang ahli kimia Inggris bernama Thomas Graham. Simak pengertian hingga contoh osmosis dalam kehidupan sehari-hari di sini.

14 Juli 2025 Bella Carla

Jika suatu larutan dipisahkan dari pelarut murninya oleh suatu membran yang permeabel terhadap pelarut tetapi tidak terhadap zat terlarutnya.

Maka, larutan tersebut akan cenderung menjadi lebih encer dengan menyerap pelarut melalui membran tersebut.

Proses ini dapat dihentikan dengan cara meningkatkan tekanan pada larutan dengan jumlah tertentu, yang disebut tekanan osmotik.

Hubungan ini menyebabkan persamaan guna menentukan berat molekul zat terlarut dalam larutan encer melalui efek pada tekanan uap pelarut, titik beku, atau titik didih.

Nantinya, hasil dari osmosis akan menjadi larutan yang seimbang (isotonik) dengan sendirinya.

18 Contoh Adaptasi Morfologi dan Fisiologi Pada Hewan beserta Penjelasannya

Faktor yang Mempengaruhi Osmosis

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi osmosis adalah sebagai berikut:

1. Ukuran molekul yang meresap

Faktor pertama yang mempengaruhi osmosis adalah ukuran molekul. Diketahu, ukuran molekul yang lebih kecil daripada garis pusat lubang membran akan meresap dengan lebih mudah.

2. Keterlarutan lipid

Molekul yang memiliki keterlarutan tinggi akan meresap lebih cepat daripada molekul dengan kelarutan yang rendah seperti lipid.

3. Luas permukaan membran

Jika luas permukaan membran yang disediakan untuk resapan lebih besar, maka kadar resapan menjadi lebih cepat.

4. Ketebalan membran

Suatu molekul memiliki kadar resapan songsang dengan jarak yang harus dilaluinya.

Berbanding dengan satu membran yang tebal, kadar resapan melalui satu membran yang tipis akan jauh lebih cepat.

5. Suhu

Pergerakan molekul akan dipengaruhi oleh suhu. Di suhu yang tinggi, kadar resapan akan menjadi lebih cepat dibandingkan dengan suhu yang rendah.

5 Jenis Ekosistem Laut Beserta Ciri-ciri, Gambar, dan Penjelasannya

Proses Osmosis

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, osmosis merupakan perpindahan molekul pelarut melalui selaput semipermiabel dari bagian yang lebih pekat atau dari bagian yang konsentrasi pelarut rendah (hipotonis) ke konsentrasi pelarut (misalnya air) tinggi (hipertonis).

Proses ini akan berlangsung hingga mencapai suatu kesetimbanga. Hal ini akan ditandai dengan berhentinya perubahan volume larutan.

Dikutip dari buku karya Asmadi berjudul Teknik Prosedural Keperawatan: Konsep dan Aplikasi Kebutuhan Dasar Klien, kecepatan osmosis akan tergantung pada konsentrasi solute di dalam larutan, muatan listrik solute, suhu larutan, dan perbedaan tekanan osmosis.

Untuk tekanannya akan bergantung pada konsentrasi molekul di dalam larutan.

16 Contoh Ekosistem Alami dan Buatan Beserta Penjelasannya

Jika konsentari molekulnya tinggi, maka tekanan osmosis pada larutan tersebut juga akan tinggi. Sehingga, air akan tertarik masuk ke dalam larutan tersebut.

Tekanan osmosis larutan disebut juga osmolalitas yang dapat dipengaruhi oleh jumlah albumin dan natrium.

Biasanya, proses ini terjadi antara cairan intravaskuler dengan cairan ekstravaskuler.

Halaman:

Advertisement