Advertisement
Source : Unsplash.com/@allentaylorjr

7 Contoh Pantun Jenaka dan Maknanya 2 Bait dan 4 Bait yang Menarik

Ingin membuat pantun jenaka yang menarik? Simak contoh pantun jenaka yang terdiri dari 2 bait dan 4 bait berikut ini sebagai referensi.

15 September 2023 Lailla
Contoh-Contoh Pantun Nasihat dan Maknanya, Cara Membuat & Ciri-Cirinya

Contoh Pantun Jenaka 4 Bait dan Maknanya

Contoh 1

Makan ikan tersedak duri
Akibat kepala terkena bola
Jangan suka senyum sendiri
Nanti disangka orang gila

Duri tertinggal muka membiru
Mulut terbuka seperti ikan
Nasib mujur untuk si tukang batu
Dapat rezeki batu berlian

Duri diambil pakai benang
Akhirnya lega bisa bicara
Kalau hati sedang senang
Lebih baik berdoa bersama

Duri ikan sudah musnah
Anak tertawa lanjut makan
Jika nanti dapat sebongkah
Jangan dijual ditukar ikan

Makna: Pantun di atas menceritakan tukang batu yang beruntung karena mendapatkan batu berlian.

Ia diminta berdoa karena hatinya senang. Selain itu, ia juga diingatkan agar tidak menukar berlian tersebut dengan ikan.

Bagian pantun jenaka terdapat pada sampiran karena menggambarkan seseorang yang tersedak duri ikan.

Mulanya ia terkena lemparan bola, kemudian tubuhnya membiru dan duri tersebut dapat diambil menggunakan benang. Akhirnya ia dapat makan kembali seperti biasa.

Contoh 2

Tukang kayu memahat pintu
Dapat uang malah merana
Bukan saya melihat hantu
Itu ibu pakai mukena

Bergegas ia pergi ke seberang
Kejar rezeki sampai jadi kaya
Janganlah suka bikin kaget orang
Kalau jantungan bisa bahaya

Makna: Pantun di atas menggambarkan seseorang yang terkejut karena ibunya memakai mukena. Ia menyangka bahwa ibunya adalah hantu. Ia beranggapan bahwa membuat orang kaget bisa membahayakan jantung.

60 Contoh Pantun yang Menarik Beserta Cara Membuatnya yang Baik dan Benar

Penutup

Demikian informasi terkait 7 contoh pantun jenaka dan maknanya 2 bait dan 4 bait yang menarik untuk kamu gunakan.

Kamu bisa memodifikasi contoh pantun tersebut dengan menyesuaikan kebutuhan atau tujuan penyampaian pantun.

Perlu kamu ketahui bahwa tantangan saat menulis pantun jenaka adalah pemilihan kata agar pantun terdengar lucu.

Mungkin kamu akan merasa kesulitan saat pertama kali membuat pantun jenaka, apalagi jika kamu belum terbiasa.

Namun, dengan membaca referensi penulisan pantun jenaka dan membaca banyak contoh-contoh pantun jenaka, kamu akan lebih mudah saat membuatnya sendiri. Tetap semangat dan jangan menyerah, ya!

Dapatkan informasi tentang puisi dan pantun lainnya di blog Mamikos. Semoga bermanfaat.


Halaman:

Advertisement