60 Contoh Pantun yang Menarik Beserta Cara Membuatnya yang Baik dan Benar
Agar kamu lebih paham mengenai pantun, simak informasi seputar pengertian pantun hingga cara membuat dan contoh-contoh pantun dalam artikel ini.
Jenis-jenis Pantun
Pantun memiliki beberapa jenis yang dibedakan berdasarkan isinya. Berikut jenis pantun yang paling umum:
1. Pantun nasihat
Jenis pantun nasihat ini bertujuan menyampaikan pesan moral dan didikan.
Dimana pantun nasihat biasanya memiliki pesan-pesan bijak yang mengajak untuk pembaca berbuat baik.
2. Pantun jenaka
Dibuat untuk tujuan hiburan, pantun jenaka juga kerap dijadikan media untuk saling menyindir dalam suasana yang penuh keakraban sehingga tidak menimbulkan rasa tersinggung.
Pantun jenaka umumnya digunakan untuk mencairkan suasana agar semakin ceria.
3. Pantun teka-teki
Pantun teka-teki biasanya memiliki kalimat pertanyaan pada baris akhir pantun.
Jenis pantun ini biasanya berisikan sebuah teka-teki untuk para pendengarnya.
4. Pantun cinta
Berisikan pesan yang berhubungan dengan romantisme antara dua insan, pantun cinta hingga kini masih banyak digunakan untuk mengungkapkan perasaan.
5. Pantun agama
Bertujuan untuk memberikan pesan moral dan didikan, isi pantun agama lebih membahas mengenai manusia dengan pencipta-Nya.
Berbeda dari pantun nasihat, jenis pantun ini lebih spesifik isinya karena diselipkan nilai-nilai dan prinsip agama tertentu.
6. Pantun peribahasa
Sama seperti namanya, jenis pantun ini berisikan peribasaha dalamnya. Umumnya, terdapat kalimat peribahasa yang memiliki susunan tetap di dalam pantun peribahasa.
7. Pantun kiasan
Berisi Bahasa atau kalimat kiasan, pantun kiasan berisikan pesan yang disampaikan secara tersirat.
Cara Membuat Pantun
Membuat pantun tergolong gampang-gampang susah, terlebih jika kamu sebelumnya belum terbiasa membuat pantun.
Agar kamu bisa lebih mudah membuat pantun sendiri, berikut adalah langkah-langkah membuat pantun yang bisa kamu ikuti:
1. Pahami karakteristik pantun
Hal pertama yang harus kamu lakukan ketika ingin membuat pantun adalah memahami karakteristik dari pantun terlebih dahulu.
Tujuannya, agar ketika kamu membuat pantun tidak banyak menimbulkan kekeliruan.
Perlu diingat bahwa pantun adalah salah satu puisi lama yang tersusun dari empat baris, berisi sampiran dan isi, dan mempunyai rima a-b-a-b.
2. Menetukan tema
Setelah memahami karakteristik atau ciri dari pantun, maka selanjutnya silahkan tentukan tema yang diinginkan.
Ada baiknya jika kamu memilih tema yang menarik agar kamu dapat lebih mudah membuatnya.
Ada beragam jenis tema yang bisa dipilih, mulai dari pantun jenaka, pantun nasihat, pantun agama, pantun cinta, dan lainnya.
