Advertisement
Source : Pexels/Karola G

13 Contoh Pencemaran Lingkungan di Sekolah beserta Cara Mengatasinya

Sudah tahu apa saja contoh pencemaran lingkungan di sekolah beserta cara mengatasinya? Jika belum, berikut ini Mamikos sajikan ulasan lengkapnya.

4 Januari 2026 Ikki Riskiana

3. Menggunakan Kapur Tulis

Meskipun di mayoritas sekolah sudah menggunakan spidol untuk menulis di papan, namun di beberapa sekolah masih menggunakan kapur tulis sebagai alat tulis untuk papan.

Debu yang dihasilkan oleh kapur tulis bisa menyebabkan salah satu contoh pencemaran lingkungan di sekolah berupa pencemaran udara.

Bahkan apabila debu kapur tulis tersebut terhirup oleh siswa, maka akan memberikan sedikit rasa panas dan tidak nyaman di tenggorokan.

Sehingga, untuk meminimalisir pencemaran udara akibat debu kapur tulis, akan lebih baik jika menggunakan spidol sebagai penggantinya.

10 Contoh Hutan Lindung di Indonesia beserta Fungsi, dan Ciri-cirinya

4. Tidak Melaksanakan Piket dan Membersihkan Kelas

Salah satu contoh pencemaran lingkungan di sekolah yang sering terjadi yaitu karena tidak melaksanakan piket dan membersihkan kelas sebelum pelajaran dimulai.

Kondisi kelas yang kotor sudah mencerminkan bahwa kelas tersebut sudah tercemar oleh berbagai macam virus dan bakteri sehingga akan mengganggu konsentrasi pelajar untuk belajar.

5. Asap Kendaraan

Para pelajar saat ini sudah banyak yang memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi seperti sepeda motor untuk berangkat ke sekolah.

Keputusan tersebut akan membuat para pelajar lebih cepat sampai ke sekolah. Namun, terdapat asap kendaraan yang justru akan menyebabkan terjadinya pencemaran udara sehingga udara di sekolah tidak bersih.

6. Suara Dengan Volume yang Keras

Seringkali para siswa mengeluarkan suara dengan volume yang sangat besar. Apalagi ketika sedang tidak ada guru yang mengajar.

Suara dengan volume yang besar tersebut akan menjadi salah satu contoh pencemaran lingkungan di sekolah berupa pencemaran suara dan berakibat pada terganggunya aktivitas kegiatan belajar mengajar di kelas-kelas yang lain.

7. Menggunakan AC

Tak jarang di beberapa sekolah para pelajar difasilitasi dengan AC di setiap kelas dengan harapan bisa membuat kondisi kelas kondusif ketika proses belajar mengajar berlangsung.

Namun, keputusan tersebut juga akan menjadi salah satu bagian dari pencemaran udara.

Hal ini dikarenakan penggunaan AC apalagi dalam jumlah yang banyak akan menghasilkan zat-zat polutan yang nantinya akan mengotori udara.

Sehingga, akibat dari salah satu contoh pencemaran lingkungan di sekolah berupa pencemaran udara ini yaitu udara menjadi kurang bersih dan kurang sehat untuk makhluk hidup.

8. Penggunaan Kantong Plastik sebagai Wadah Makanan

Tak bisa dipungkiri bahwa hampir semua jajanan yang dijual belikan di sekolah akan menjadikan plastik sebagai wadahnya. Salah satu alasan yang melatarbelakangi yaitu karena wadah plastik memiliki harga yang murah.

Sehingga, untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar, wadah plastik menjadi solusi untuk menampung jajanan tersebut.

Namun penggunaan plastik ini akan sangat tidak baik untuk kesehatan. Apalagi jika kantong plastik diisi oleh makanan yang dalam kondisi panas.

Selain itu, penggunaan plastik juga dianggap sebagai salah satu contoh pencemaran lingkungan di sekolah . 

Penggunaan plastik secara terus-menerus setiap hari akan membuat sampah menjadi lebih banyak dan menimbulkan pencemaran lingkungan di sekolah.

Apabila dibiarkan, maka sampah akan menumpuk dan mencemari tanah. Namun ketika di bakar, maka akan menyebabkan terjadinya pencemaran udara yang sangat tidak baik untuk kesehatan tubuh.

9. Limbah Cair dari Kantin Sekolah

Air bekas mencuci peralatan makan di kantin sekolah sering kali langsung dibuang ke selokan tanpa proses penyaringan.

Sisa minyak, sabun, dan kotoran makanan tersebut dapat mencemari saluran air dan menimbulkan bau tidak sedap. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa menyebabkan pencemaran air dan menjadi sarang bakteri serta serangga.

10. Penggunaan Kertas Berlebihan

Kegiatan belajar mengajar di sekolah masih banyak menggunakan kertas, seperti fotokopi materi, tugas, dan ujian.

Jika tidak dikelola dengan baik, penggunaan kertas berlebihan akan menghasilkan banyak sampah kertas yang berpotensi mencemari lingkungan sekolah. Selain itu, hal ini juga berdampak pada meningkatnya penebangan pohon sebagai bahan baku kertas.

11. Sampah Sisa Makanan di Lingkungan Sekolah

Sisa makanan dari kantin atau bekal siswa sering dibuang sembarangan di laci meja, kolong bangku, atau halaman sekolah.

Sampah organik ini dapat membusuk dan menimbulkan bau tidak sedap serta mengundang lalat dan tikus, yang akhirnya mencemari tanah dan mengganggu kebersihan lingkungan sekolah.

Halaman:

Advertisement