Contoh Pengolahan Data beserta Proses dan Cara Pengolahannya
Sudah tahu tentang contoh pengolahan data beserta proses dan caranya? Simak pembahasan lengkapnya pada artikel ini.
Contoh Pengolahan Data
Ada beberapa contoh pengolahan data yang merupakan bentuk konkret dari fungsi pengolahan data dalam membantu pekerjaan manusia, salah satunya yakni dalam bidang pemasaran.
Misalnya, sekelompok orang dari profesi pemasaran atau sales ingin mengetahui perkembangan dari penjualan produk yang dilakukan.
Adanya pengolahan data ini akan membuat suatu data dari penjualan diketahui secara rinci mulai dari penghasilan dalam tiap harinya, setiap bulan, atau dalam suatu jangka waktu tertentu.
Contoh pengolahan data sederhana yang dapat dijumpai dalam sehari-hari adalah pengumpulan identitas siswa baru yang biasanya dibagi dalam beberapa kategori.
Misalnya kategori jenjang, usia, jurusan, nama, nomor ponsel, alamat, dan lain-lain.
Dengan adanya pengolahan data tersebut, maka akan dapat diketahui identitas siswa baru dengan jelas, ringkas, dan rinci. Adapun mengenai penyajian data tersebut dapat berupa tabel dan lain-lain.
Proses untuk Pengolahan Data
Biasanya, ada beberapa proses atau tahapan untuk melakukan pengolahan data. Proses tersebut bisa dimulai dari pengumpulan data hingga data tersebut dapat disajikan dalam bentuk yang sederhana.
Beberapa proses pengolahan data tersebut yakni sebagai berikut.
Penyalinan Data
Pada tahap pertama ini, biasanya orang-orang yang bertanggung jawab terhadap penyalinan data akan memindahkan data yang telah terkumpul dalam suatu formulir.
Atau, penyalinan ini juga diawali dengan pengumpulan data dalam suatu dokumen-dokumen online yang cenderung rumit.
Penyalinan data ini dapat dilakukan di Microsoft Excel, Microsoft Word, dan lain-lain.
Pemeriksaan Data
Tahap ini menjadi tahap sentral yang memerlukan ketelitian dengan tingkat yang sangat tinggi.
Hal tersebut dikarenakan keakuratan data yang akan dihasilkan bergantung pada pemeriksaan yang secara mendalam terhadap data.
Di samping itu, pada tahap pemeriksaan data ini atau yang juga dikenal dengan verifying juga akan mempengaruhi apakah suatu data terdapat kesalahan atau tidak.
Sehingga, pemeriksaan data ini tidak dapat dilewatkan jika ingin mendapatkan olahan data yang akurat.
Pengelompokan Data
Setelah dilakukan pemeriksaan, data yang akan diperoleh akan dibagi menjadi beberapa pengelompokan atau kategori.
Tujuan dari pengelompokan data ini bertujuan agar data yang diperoleh dapat menjadi runtut berdasarkan klasifikasi atau pemisahan data.
Adapun output dari pengelompokan data ini akan menghasilkan pencampuran data berdasarkan kategori masing-masing dan dapat dibaca dengan jelas berdasarkan kategori tersebut.
Halaman:

