4 Contoh Peralatan Pada Zaman Neolitikum dan Fungsinya, Cek Penjelasannya
Manusia pada zaman Neolitikum menciptakan alat pertanian yang inovatif. Simak artikel ini untuk penjelasan selengkapnya terkait zaman Neolitikum hingga contoh dan fungsi peralatannya.
Sejarah Zaman Neolitikum
Berbicara soal sejarah, sekitar 12000 tahun lalu kemajuan ilmu pengetahuan dan keterampilan manusia purba sudah mulai memungkinkan mereka untuk mengolah batu-batuan dengan baik serta hidup menetap.
Fase ini terjadi setelah zaman batu madya (Mesolitikum) dan akhirnya dikenal sebagai zaman batu muda (Neolitikum).
Di zaman Neolitikum, manusia sudah mulai menerapkan hidup menetap di tempat tinggal semi permanen dan permanen.
Tak hanya itu, manusia juga sudah mulai melakukan aktivitas bercocok tanam serta peternakan yang sangat sederhana.
Manusia purba pada zaman Neolitikum juga sudah menanam beberapa tanaman tertentu seperti keladi, labu air, padi, sukun, pisang, serta ubi rambat.
Karena sudah menerapkan proses pertanian dan peternakan sederhana, maka kebudayaan manusia pada masa ini juga berubah dari berburu dan meramu menjadi mencari makan (food gathering) menjadi memproduksi makanan (food producing).
Manusia purba pada zaman Neolitikum sudah tidak berpindah-pindah lagi atau bersifat sedenter.
Sehingga mereka akhirnya mulai mengembangkan teknologi perumahan yang lebih baik. Rumah-rumah pun dibangun untuk melindungi mereka dari bahaya alam.
Selain itu, manusia purba pada zaman Neolitikum juga sudah mulai berpikir mengenai ketahanan pangan dengan cara membangun lumbung pangan untuk menyimpan surplus produksi pangan.
Untuk meregulasi semua hal ini, maka manusia purba pada zaman Neolitikum sudah mengenal sistem kasta dan juga sistem tingkatan-tingkatan hierarki.
Terdapat seorang yang dianggap sebagai Primus Interpares (utama dari sesamanya). Umumnya, seorang ini adalah kepala suku atau tetua adat dari komunitas tersebut.
Konsep ini juga didukung oleh masyarakat yang sudah mengenal spiritualitas dalam bentuk animisme dan dinamisme.
Dalam ilmu pertanian, zaman Neolitikum kerap dianggap sebagai revolusi pertanian pertama (revolusi neolitikum), dimana pertanian dan peternakan mulai menyebar ke seluruh penjuru dunia.
Ciri-ciri Zaman Neolitikum
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, zaman Neolitikum adalah periode dimana kelompok manusia sudah tidak hidup secara nomaden (berpindah-pindah) dan mulai menetap.
Pada periode ini juga manusia sudah mengenal cara bercocok tanam untuk menghasilkan bahan makanan sendiri (food producing).
Selain itu, manusia juga masih melakukan kegiatan berburu untuk bertahan hidup.
Halaman:

