Advertisement
Source : Canva/@worawee-meepians-images

60+ Contoh Perilaku Ramah Lingkungan di Sekolah, Rumah, dan Lingkungan Masyarakat

Pengin tahu apa saja contoh perilaku ramah lingkungan, rumah, dam lingkungan masyarakat? Yuk, temukan jawabannya di sini!

29 Desember 2025 Zuly Kristanto

Contoh Perilaku Ramah Lingkungan di Rumah

5 Contoh Perilaku yang Dapat Mendukung Tercapainya Indonesia Emas Tahun 2045

Berikut ini beberapa contoh perilaku ramah lingkungan yang bisa kamu terapkan saat berada di rumah:

  • Mematikan lampu ketika hari sudah terang atau saat sedang tidak diperlukan.
  • Menghemat air ketika sedang mandi.
  • Menghemat air ketika sedang mencuci baju atau peralatan makan.
  • Memilah sampah rumah tangga agar tidak campur antara sampah organik dengan sampah anorganik.
  • Tidak membuang baterai yang telah habis secara sembarangan.
  • Memasak secukupnya agar tidak ada bahan makanan yang terbuang sia-sia.
  • Menanam tanaman sayur dan buah di pekarangan apabila memungkinkan.
  • Membuat kompos dari sampah organik atau sisa makanan untuk kebutuhan sendiri.
  • Menggunakan peralatan yang sudah memiliki teknologi ramah lingkungan.
  • Tidak membuang sampah ke selokan atau saluran air.
  • Membawa tas belanja sendiri ketika berbelanja ke pasar atau mini market.
  • Membuka jendela untuk sirkulasi udara lebih lancar dan sebagai upaya meminimalisir pemakaian AC.
  • Tidak membakar sampah agar tidak mencemari udara.
  • Tidak membuang minyak bekas penggorengan ke sumber air.
  • Selalu berusaha menghabiskan makanan karena dalam setiap makanan ada alam yang dikorbankan.
  • Mematikan peralatan listrik apabila sedang tidak digunakan.
  • Mengurangi penggunaan deterjen berlebihan saat mencuci pakaian atau mencuci piring.
  • Menghemat penggunaan gas LPG saat memasak makanan.
  • Memiliki peralatan listrik dengan teknologi hemat energi.
  • Memilih lampu LED supaya konsumsi listrik menjadi lebih hemat.
  • Membersihkan lingkungan rumah secara berkala demi membuat rumah nyaman dan sehat untuk ditinggali.
  • Mengurangi penggunaan tisu dalam kebutuhan rumah tangga.
  • Jika memungkinkan menyimpan dokumen dalam bentuk digital sebagai langkah menghemat penggunaan kertas.
  • Membiasakan gaya hidup minimalis agar bisa turut serta dalam gerakan hemat energi.
  • Memperbaiki barang rusak sebelum membeli barang yang baru.
  • Melakukan pengelolaan limbah rumah tangga dengan bijak.
  • Menanam tanaman obat keluarga (TOGA) untuk menjaga kesehatan keluarga.
9 Contoh Penerapan ASRI di Sekolah dan Manfaatnya, Guru dan Siswa Wajib Tahu ini

Contoh Perilaku Ramah Lingkungan di Lingkungan Masyarakat

Berikut ini beberapa contoh perilaku ramah lingkungan yang bisa kamu terapkan saat berada dalam lingkungan masyarakat:

20 Contoh Budi Pekerti di Sekolah, Masyarakat, dan Rumah dalam Kehidupan Sehari-hari
  • Mengikuti kerja bakti lingkungan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali bersama.
  • Tidak membuang sampah sembarangan karena bisa mendatangkan banyak masalah seperti bencana alam maupun wabah penyakit.
  • Ikut melakukan gerakan penanaman lahan tandus sebagai upaya pencegahan bencana alam.
  • Melakukan pembersihan sungai secara gotong royong untuk menghindari terjadinya banjir.
  • Menjaga aliran sungai tetap lancar dengan cara memastikan tidak lagi membuang sampah ke sungai.
  • Membiasakan diri untuk membuang sampah pada tempatnya dan bukan ke sumber-sumber air.
  • Tidak mendirikan bangunan apapun di DAS demi menghindari terjadinya banjir.
  • Melakukan penanaman kembali tanaman bakau untuk mencegah terjadinya abrasi di bibir pantai.
  • Membawa pulang sampah ketika berada di tempat yang tidak tersedia tempat sampahnya.
  • Memperbanyak tong sampah agar tidak lagi ada sampah yang dibuang sembarangan.
  • Membersihkan selokan secara rutin untuk menghindari banjir,
  • Tidak membuang oli bekas ke sumber air karena bisa mencemari ekosistem.
  • Meminimalisir pembelian air minum kemasan karena sampah plastiknya berpotensi mencemari lingkungan.
  • Beralih menggunakan bahan bakar yang ramah lingkungan dan terbarukan.
  • Mengurangi penggunaan sedotan plastik dari plastik saat membeli makan.
  • Menanam pohon di lingkungan sekitar tempat tinggal apabila memungkinkan.
  • Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor saat bepergian dalam jarak dekat.
  • Membiasakan diri menggunakan transportasi umum saat bepergian.
  • Membiasakan diri berjalan kaki atau bersepeda saat bepergian dalam jarak dekat.
  • Memilih lampu LED untuk lampu penerangan jalan umum.
  • Menghemat air saat berada di tempat umum.
  • Menjaga kebersihan taman umum dengan cara tidak melakukan vandalisme.
  • Tidak melakukan pengrusakan fasilitas umum.
  • Membentuk bank sampah agar proses daur ulang lebih efektif.
  • Mendukung kegiatan daur ulang dengan cara membiasakan membeli makanan dengan bungkus yang mudah didaur ulang secara alami.
  • Tidak terlalu lama memanasi kendaraan bermotor karena asapnya dapat mencemari lingkungan.
  • Menghindari penggunaan bahan berbahaya yang dapat mengancam dan mencemari lingkungan.
  • Menanami kembali daerah yang menjadi resapan air dengan tanaman yang mampu menyimpan air dalam waktu lama.
  • Tidak memburu satwa liar agar ekosistem tetap seimbang.
  • Tidak menangkap ikan dengan memakai racun atau bahan peledak karena bisa merusak ekosistem dan mematikan benih-benih ikan.
  • Tidak membuang sampah plastik ke laut karena mikroplastiknya dapat membahayakan ekosistem.
  • Tidak melakukan penggundulan hutan karena dapat mengganggu keseimbangan ekosistem.
  • Tidak mengubah hutan lindung menjadi kebun kelapa sawit agar tidak mengganggu kehidupan alam liar.
  • Melaporkan segala bentuk pencemaran lingkungan kepada pihak terkait.
  • Menjaga dan mematuhi segala ketertiban lingkungan sebagaimana yang tertulis dalam undang-undang.
  • Mengurangi kebisingan dengan cara tidak memutar musik dengan keras-keras.
  • Tidak membakar hutan saat membuka lahan.
  • Menanami kembali lahan miring dengan tanaman yang memiliki daya cengkram kuat untuk menghindari tanah longsor.
  • Tidak menebar bibit ikan invasif seperti ikan nila, mujair, dll ke sumber air karena bisa merusak habitat asli.
  • Tidak membunuh ular sawah sebagai langkah untuk mengurangi hama tikus.
  • Tidak memasang jebakan kawat listrik sebagai pengendali hama karena bisa membahayakan bagi manusia.
  • Menggunakan burung hantu sebagai langkah alami untuk mengurangi hama tikus.
  • Mengurangi penggunaan pupuk kimia untuk menjaga unsur hara di dalam tanah.
  • Menjaga keindahan lingkungan dengan cara tidak melakukan penggundulan hutan.
  • Selalu aktif dalam setiap kegiatan peduli lingkungan.
  • Menjaga kelestarian lingkungan bersama warga demi kenyamanan bersama.

Halaman:

Advertisement