24 Contoh Perubahan Sosial secara Cepat dan Lambat yang Ada di Masyarakat
Simak apa saja contoh perubahan sosial secara cepat dan lambat yang dapat kamu temui di dalam masyarakat pada artikel yang ada di bawah ini.
- Perubahan sosial dibagi dua: perubahan cepat (revolusi) yang terjadi dalam waktu singkat dan mengubah struktur pokok masyarakat—memerlukan keinginan kuat, pemimpin yang mampu memobilisasi, dan momentum; serta perubahan lambat (evolusi) yang terjadi bertahap tanpa perencanaan dan melibatkan rangkaian penyesuaian sosial.
- Contoh perubahan cepat: revolusi digital dan media sosial, perkembangan telekomunikasi dan e‑commerce, layanan transportasi online, digitalisasi layanan publik, pembelajaran daring, serta pembangunan infrastruktur yang cepat mengubah pola hidup dan ekonomi.
- Contoh perubahan lambat: pergeseran dari berburu-meramu ke kehidupan menetap, kemerdekaan bangsa, transisi energi dan pertanian modern, evolusi bahasa, peningkatan kesetaraan gender, perubahan peran keluarga, dan urbanisasi—memahami jenis-jenis ini membantu mengidentifikasi dampak sosial di lingkungan sekitar.
10. Perubahan Gaya Hidup Sehat
Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat, seperti olahraga online, diet, dan meditasi berbasis aplikasi, menyebar dengan cepat melalui media sosial dan influencer kesehatan.
11. Adopsi Fintech dan Dompet Digital
Penggunaan aplikasi dompet digital seperti OVO, DANA, atau LinkAja memungkinkan transaksi non-tunai menjadi cepat dan mudah, mengubah perilaku ekonomi masyarakat hanya dalam beberapa tahun.
12. Revolusi Lingkungan dan Energi Terbarukan
Kesadaran masyarakat akan lingkungan memicu perubahan cepat, misalnya beralih ke kendaraan listrik, penggunaan panel surya, dan pengelolaan sampah berbasis teknologi.
Perubahan Sosial Lambat (Evolusi)
Pembahasan selanjutnya mengenai contoh perubahan sosial secara cepat dan lambat kali ini akan lebih berfokus dengan perubahan sosial lambat atau evolusi.
Secara mendasar, evolusi merupakan sebuah bentuk perubahan yang berjalan dalam kurun waktu yang lama dengan adanya rentetan dari perubahan yang saling mengikuti.
Perubahan yang terjadi di dalam masa ini biasanya terjadi secara natural, tanpa adanya perencanaan sebelumnya.
Perubahan sosial secara lambat terjadi karena usaha yang dilakukan oleh masyarakat untuk bisa menyesuaikan diri dengan kondisi baru yang ada.
Mengingat bahwa evolusi ini sendiri terjadi karena adanya perubahan secara kecil, maka dari itu seringkali tidak dirasakan prosesnya.
Kamu mungkin baru akan merasakan adanya perubahan setelah proses itu terjadi atau dampaknya dirasakan.
Terdapat tiga jenis teori evolusi yang ada dan bisa kamu gunakan untuk semakin memahami terjadinya perubahan sosial secara lambat ini.
1. Teori Evolusi Unilinear
Pada teori satu ini, kamu akan memahami bagaimana perkembangan bisa berjalan sesuai dengan tahapan tertentu. Tahapan terjadi mulai dari yang paling sederhana hingga mencapai sebuah kesempurnaan.
Selain itu, masyarakat bisa berkembang melalui tahapan ini juga didasarkan pada sebuah kebenaran yang ada.
2. Teori Evolusi Universal
Teori ini lebih menekankan pada perkembangan masyarakat yang dapat terjadi tanpa adanya proses atau tahapan yang sifatnya tetap.
Hal ini dikarenakan masyarakat sendiri mengalami perkembangan dari adanya kelompok homogen ke dalam kelompok heterogen. Termasuk juga dilihat dari sifat maupun susunan yang dimilikinya tersebut.
3. Teori Evolusi Multilinear
Pada teori ini, ia lebih fokus terhadap penelitian yang dilakukan kepada fenomena perkembangan dalam proses evolusi masyarakat.
Misalnya juga seperti bagaimana sistem kekeluargaan terkena dampak dari adanya perubahan mata pencaharian masyarakat.
Contoh Perubahan Sosial Lambat
Pemahaman akan lebih mendalam jika kamu juga mengetahui apa saja contoh perubahan sosial secara cepat dan lambat.
Kamu mungkin nantinya juga akan bisa merasakan dan mengidentifikasi tahapan dari proses evolusi yang terjadi.
Mengingat juga proses evolusi membutuhkan waktu yang cukup lama agar bisa berkembang membawa perubahan.
Berikut ini merupakan beberapa contoh dari adanya perubahan sosial secara lambat atau evolusi di tengah masyarakat.
1. Perubahan Manusia dari Berburu dan Meramu ke Kehidupan Tetap
Contoh evolusi yang sangat terkenal yaitu adanya perubahan kehidupan masyarakat yang awalnya berburu dan meramu menjadi kehidupan yang tetap.
Pada awalnya, manusia secara berkelompok memenuhi kebutuhan hidupnya dengan cara berburu dan meramu dari tumbuhan yang ditemukan.
Kehidupan ini juga terjadi secara nomaden dan berpindah dari satu tempat ke tempat yang lainnya.
Seiring dengan berjalannya waktu, masyarakat mulai mengenal berdagang, bertani, dan juga beternak yang masih digunakan hingga sekarang.
Selain itu, masyarakat juga mulai memilih untuk menjalani kehidupan yang menetap karena dirasa lebih stabil.
Proses kehidupan tersebut memakan waktu yang cukup lama dan tidak mudah untuk bisa terjadi begitu saja.
Terdapat berbagai aspek yang perlu untuk dipersiapkan hingga masyarakat bisa menerima perubahan tersebut dengan lebih baik.
2. Perubahan Negara Indonesia dari Terjajah Menjadi Merdeka
Salah satu contoh evolusi yang sudah pernah terjadi dan dialami Indonesia yaitu berkaitan dengan kemerdekaan.
Pada awalnya, Indonesia merupakan negara yang terjajah dan bisa merebut kembali kemerdekaan yang dimilikinya.
Proses untuk mencapai kemerdekaan ini membutuhkan waktu yang cukup lama agar bisa terealisasi.
Awal mula dari perubahan menjadi negara yang merdeka ini dimulai dari kelompok-kelompok dengan ukuran yang kecil.
Namun, kelompok ini bisa menjadi satu karena memiliki cita-cita dan kondisi kehidupan yang sama.
Tujuan menjadi negara yang merdeka akhirnya menyatukan masyarakat untuk bisa melawan penjajahan.
Halaman:

