Advertisement

Contoh Proposal Penelitian Kualitatif yang Baik dan Benar

Penelitian kualitatif adalah penelitian yang menghasilkan data dalam bentuk deskriptif berupa kata-kata tertulis dari fenomena yang diamati. Proposal dibuat untuk mendapatkan izin, bantuan pendanaan, dan motivasi agar hasilnya dapat bermanfaat.

28 Juni 2021 Weni Y

9. Sistematik Penelitian

Bagian ini hanya berisi urutan isi proposal saja seperti  Bab 1 (Pendahuluan), Bab 2 (Landasan Teori), Bab  3 (Pembahasan), dan Bab 4(Kesimpulan).

Bagaimana teman-teman Mamikos, sampai sini kamu sudah mendapat pencerahan, belum? Kalau belum, kita langsung simak saja contoh proposal penelitian kualitatif di bawah ini agar lebih memahami, ya. 

12 Contoh Penutup Makalah/Skripsi, Kesimpulan dan Saran yang Baik dan Benar

Contoh Proposal Penelitian Kualitatif

Judul Penelitian 

Efektivitas Kerjasama Negara-negara ASEAN dalam Penanggulangan Bencana di Asia Tenggara.

Latar Belakang

Bencana alam yang terjadi di negara-negara kawasan Asia Tenggara selain mengakibatkan korban jiwa dan kehilangan harta benda, juga berdampak langsung pada kerugian ekonomi yang berpotensi menghambat pembangunan ekonomi. Untuk itu dibutuhkan kerjasama penanggulangan bencana diantara negara-negara anggota ASEAN sebagai bentuk kesiapan dalam menghadapi bencana. 

Perkembangan dalam kerjasama penanggulangan bencana di Asia Tenggara sangat dipengaruhi bencana besar tsunami Aceh yang terjadi pada Desember 2004. Peristiwa tersebut mendorong ASEAN membentuk kelompok kerja bernama ASEAN Committee on Disaster Management (ACDM). ACDM melalui  AHA Center sebagai  badan operasional telah merespon 13 bencana yang terjadi di Kawasan Asia Tenggara dalam kurun waktu 2010-2015

Dalam upaya merespon bencana-bencana tersebut ternyata ACDM mengalami banyak kendala dan tidak berjalan sesuai dengan norma, aturan dan prosedur yang berlaku. Fungsi penawaran dan permintaan bantuan belum berfungsi sepenuhnya, hanya sebatas mengumpulkan, mengolah dan menyebarkan informasi bencana. Bencana bencana Topan Haiyan  pada tahun 2013 di Filipina misalnya, ACDM tidak dapat berfungsi maksimal karena tidak ada dukungan dari negara-negara ASEAN lainnya. 

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang permasalahan diatas, adapun rumusan masalah yang dibuat dalam penelitian ini adalah “Bagaimana efektivitas kerjasama negara-negara ASEAN dalam penanggulangan bencana di Asia Tenggara?” 


Tujuan dan Manfaat Penelitian

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas kerjasama penanggulangan bencana di Asia Tenggara. Dengan mengetahui hal tersebut, penelitian ini diharapkan dapat berguna untuk memunculkan solusi mengenai penanganan bencana dan mendorong masing-masing negara agar dapat berpartisipasi maksimal dalam penanggulangan bencana di kawasan. 

Landasan Teori

Teori pertama yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Rezim Internasional. Rezim internasional seringkali diartikan sebagai bagian dari perangkat dalam proses pembuatan kesepakatan antar negara yang menyediakan norma, prinsip, dan prosedur yang berperan membentuk para aktor untuk mengatasi hambatan dalam pembuatan keputusan.

Teori kedua adalah tentang Risiko Bencana. Pengkajian aspek risiko bencana adalah  sebuah pendekatan untuk memperlihatkan potensi dampak negatif yang mungkin timbul akibat suatu potensi bencana yang ada. Potensi dampak negatif akan dihitung juga dengan mempertimbangkan tingkat kerentanan dan kapasitas kawasan tersebut.

Kerangka Pemikiran 

Penelitian ini akan menguji setiap bencana yang terjadi di masing-masing negara di Asia Tenggara sejak ACDM dibentuk. Uraian tersebut sekaligus melihat respon yang diberikan oleh negara-negara terhadap salah satu negara yang terkena bencana melalui kerja sama ACDM. Dengan melihat hal tersebut akan terlihat keefektifan kerja sama yang dibentuk. 

Argumen Pokok

Berdasarkan penjabaran sebelumnya maka argumen yang muncul adalah kerjasama Negara-negara ASEAN dalam Penanggulangan Bencana di Asia Tenggara melalui ACDM belum efektif sejak respon pertama yang diberikan terhadap bencana yang muncul setelah kesepakatan kerjasama. 

Metode Penelitian

1. Metode Penelitian. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif untuk menjelaskan problematika dengan menganalisis secara mendalam permasalahan yang terjadi. Penelitian Kualitatif ini bersifat deskripsi. 
2. Metode Pengambilan Data. Penelitian ini memanfaatkan sumber data sekunder untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Data sekunder berupa studi pustaka dari buku-buku, dokumen-dokumen, jurnal, surat kabar, laporan tahunan, dan website
3. Metode Analisis Data. Metode ini menggunakan metode deskriptif analitis. Dengan tahapan adalah proses pengumpulan dan penyusunan data untuk dianalisis. Analisis akan dilakukan dengan menganalisis beberapa kasus bencana yang telah ditangani oleh ACDM. 

Sistematika Penulisan

1. BAB I : Membahas tentang Latar belakang, Rumusan Masalah, Tujuan dan Manfaat Penelitian, Landasan Teori, Kerangka Pemikiran, Argumen Pokok, Metode Penelitian, dan Sistematika Penulisan.
2. BAB II :Bab ini memaparkan Program Kerja ACDM,  Institusi-institusi, Perangkat oprasional, da Standard Operating Procedure
3. BAB III :Bab ini akan membahas tentang persoalan-persoalan yang menjadi tantangan bagi ACDM, perkembangan norma-norma ACDM, dan upaya ACDM dalam menghadapi tantangan yang terjadi.
4. BAB IV :Penutup berisi Kesimpulan

Format dan Contoh Proposal Skripsi, Struktur dan Penjelasannya Terbaru

Nah, di atas adalah contoh proposal penelitian kualitatif yang membahas tentang efektivitas kerjasama. Contoh tersebut merupakan proposal dalam keilmuan sosial dan politik yang berkaitan dengan hubungan antar negara. 

8 Cara Membuat Jurnal Ilmiah yang Baik dan Benar

 Apakah contoh proposal penelitian kualitatif yang baik dan benar diatas cukup membantumu? Sekian dulu pengetahuan yang dapat Mamikos bagikan kepadamu tentang contoh proposal penelitian kualitatif. Semoga berhasil, ya.


Halaman:

Advertisement