Contoh Rantai Makanan Ekosistem Sabana dan Ciri-cirinya dalam Ilmu Biologi

Ingin tahu contoh rantai makanan ekosistem sabana dan ciri-cirinya dalam ilmu biologi? Yuk, cari tahu informasinya dalam artikel berikut!

05 Agustus 2024 Zuly Kristanto

Contoh Rantai Makanan Ekosistem Sabana dan Ciri-cirinya dalam Ilmu Biologi – Terletak di daerah yang memiliki iklim tropis membuat Indonesia memiliki banyak jenis ekosistem. Salah satu jenis ekosistem yang dapat ditemukan di Indonesia adalah ekosistem sabana.

Ekosistem sabana memiliki sejumlah keunikan dan ciri-ciri khusus yang membedakannya dengan ekosistem lainnya. Salah satu keunikan dan ciri-ciri yang dimiliki ekosistem sabana adalah wilayahnya yang tidak banyak ditumbuhi pepohonan.

Di Indonesia sendiri keberadaan ekosistem sabana ini bisa ditemukan di Taman Nasional Ujung Kulon, Kepulauan Komodo, Taman Nasional Baluran, dan lain-lain. Ekosistem sabana juga mempunyai rantai makanan yang berbeda dengan ekosistem lainnya. Yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

A. Pengertian Ekosistem Sabana

Contoh Rantai Makanan Ekosistem Sabana
Canva/@sergeynovikov

Secara sederhana, ekosistem sabana merupakan suatu keragaman dari suatu komunitas makhluk hidup yang saling memiliki hubungan timbal-balik di kawasan sabana atau padang rumput.

Sementara sabana sendiri dapat diartikan sebagai suatu wilayah yang memiliki kekhasan berupa curah hujannya yang rendah.

Di Indonesia, ekosistem sabana ini dapat ditemukan di beberapa daerah di Jawa, Nusa Tenggara, dan beberapa daerah di Papua.

Kawasan ekosistem sabana ini dapat dikenali dengan mudah karena memiliki penampakan padang rumput yang sangat luas.

Selain itu, kawasan sabana ini jarang ditumbuhi oleh pohon-pohon keras. Beberapa jenis pohon yang mampu bertahan di kawasan sabana ini antara lain adalah palem.

Setiap ekosistem sabana dapat memiliki jenis hewan yang berbeda antara daerah satu dengan daerah lainnya.

Contohnya sabana di daerah Afrika didominasi oleh hewan rusa, macan tutul, gajah, banteng, hingga singa.

Sementara kawasan sabana di Taman Nasional Baluran hewan yang mendominasi antara lain banteng jawa, rusa, merak liar dan beberapa hewan lainnya.

Kemudian, taman nasional komodo yang terdapat di kawasan Nusa Tenggara didominasi oleh rusa, kerbau liar, dan tentunya komodo.

Keberadaan kawasan sabana ini selain menjadi ekosistem alami bagi makhluk hidup juga dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk berbagai macam keperluan.

Salah satu manfaat keberadaan savana ini sering dijadikan tempat menggembala ternak. Misalnya warga Flores dan Sumba menjadikan sabana sebagai tempat untuk menggembala beberapa jenis ternak mulai dari sapi, kuda, dan kerbau.

Close